
Keesokan harinya, Adit datang ke rumah Reyfan. " Fan, besok malam kita kumpul di rumah Agus yuk!, ajak Reyfan". "Rey atau Fan?, canda Reyfan ". " Sudah sama saja, sahut Adit". "Memang ada acara apa kita ke sana?, tanya Reyfan". "Apa kau sudah lupa besok Agus kan ulang tahun?!, kalau kau mau, kau bisa ajak Indah!?!, ucap Adit". "Boleh juga idemu, tidak biasanya kau pintar?!, canda Reyfan". "Enak saja.. asal kau tahu, aku sudah pintar sejak bayi!?, tawa Adit". " Bayi ajaib dong?!, seru Reyfan". " Aku akan menghubungi Fajar dan Gilang, ucap Adit". Fajar dan Gilang menyetujui pendapat Adit. "Tenang saja Rey! Indah tidak sendiri karena rencananya Gilang akan mengajak Eka, sahut Adit". "Jika tidak ada Eka, aku siap kok jadi teman bicara Indah?!, canda Adit". "Enak saja.. tak kan kubiarkan Indah didekati oleh pria mana pun termasuk kau?!, sahut Reyfan". "Tenang saja Rey.. aku hanya bergurau, lagi pula aku tidak akan menyukai kekasih sahabatku kecuali terpaksa, sahut Adit tertawa".
__ADS_1
Wajah Reyfan sangat kesal dengan gurauan Adit. "Maaf Rey, aku hanya bergurau!?, ucap Adit". "Aku tidak suka gurauanmu itu!, sahut Reyfan". "Ya maaf, aku tak akan mengulanginya, sahut Adit menepuk punggung Reyfan". "Aku akan menghubungi Indah dulu, sahut Reyfan".
__ADS_1
Tak lama kemudian, Gilang dan Fajar tiba di rumah Reyfan. " Rey, bagaimana jika kita buat surprise untuk Agus, ucap Gilang". "Oke, besok sore kita siapkan tepung terigu, telur, kue ulang tahun, dan untuk air kita bisa ambil dari rumah Agus, sahut Reyfan ". " Setelah kita tiba di rumah Agus, pertama kau Adit ajak Agus ke samping halaman rumahnya, kedua kau Gilang yang menghamburkan tepung terigu di kepala dan sekujur tubuh Agus, ketiga Fajar menceplokan telur di kepala Agus, saat ia berusaha kabur aku yang akan menyiramkan air ke tubuh Agus dan terakhir Eka dan Indah yang membawakan kue ulang tahun, itu planning kita bagaimana menurut kalian, ucap Reyfan ". " Oke Rey, aku setuju!, sahut Gilang ". " Aku juga setuju denganmu, sahut Adit dan Fajar ". Mereka mempersiapkan semuanya.
__ADS_1
" Assalamualaikum, sapa Reyfan dan teman\-temannya". "Wa'alaikumsalam, sahut Agus". "Gus, ayo kita samping halaman rumahmu, ada hal yang harus kuberitahu tapi tapi hanya kau dan aku saja, ajak Adit". Agus mengikuti Adit. Langkah Adit perlahan lahan menjauhi Agus. Seketika itu pun Gilang menghamburkan tepung terigu, lalu Fajar pun menceploki telur hingga seluruh tubuh Agus bau amis, ia berusaha kabur tapi Reyfan bergegas menyiramnya dengan air. Indah dan Eka membawa kue ulang tahun. Mereka menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Agus. Agus menangis terharu dengan tindakan konyol para sahabatnya.
__ADS_1