
Setelah menemukan ruang kelas, ternyata disana sudah ada beberapa mahasiswa yang menunggu didepan ruangan untuk memastikan itu kelas mereka.
Saat itu juga aku berkenalan dengan beberapa teman baru.
Mereka menyapaku dengan ramah dan mengajak untuk mengobrol, walaupun masih agak canggung namun saat itu aku bisa mengimbangi obrolan dengan mereka.
Aku berharap bisa bertemu dengan teman-teman saat ospek, namun sepertinya tidak ada yang sekelas denganku.
Setelah cukup lama berbincang dengan teman baru, rupanya dosen sudah datang dan memasuki ruang kelas.
Rasanya gugup memasuki ruangan tersebut, karena untuk pertama kalinya aku berganti status menjadi seorang mahasiswi.
Hari pertama kuliah berlalu dengan perkenalan antara dosen dengan mahasiswa. Dan sedikit gambaran tentang materi pelajaran yang akan di pelajari pada semester awal.
Dosen juga memberikan konsep belajar di perkuliahan, yang berbeda dengan sekolah. Yaa, kami dituntut untuk kritis dalam segi apapun. Mahasiswa harus lebih aktif menyampaikan pendapat. Materi pun tidak sepenuhnya dijelaskan oleh dosen, sebagai mahasiswa harus mencari referensi materi dari berbagai sumber.
Dihari pertama itu pun tiba-tiba menjadi pesimis, karena aku pikir pasti yang berada dikelas itu adalah mahasiswa yang berasal dari sekolah-sekolah populer atau unggulan dikota. Namun aku teringat kata-kata ibu, bahwa aku harus selalu tampil percaya diri di manapun.
***
Selesai kuliah hari pertama, aku bersama teman baruku yang bernama Fita memutuskan untuk berkunjung ke perpustakaan. Ternyata Fita satu frekuensi denganku, walaupun baru pertama bertemu kami berdua sudah cukup nyambung dalam pembicaraan.
"Lara... kamu suka baca novel gak?" tanya Fita.
"Suka, suka banget malah hehe"
"Ya ampun kalo gitu kita se frekuensi dong, aku suka baca novel fiksi yang genre horor atau fantasi gitu. Kalo kamu sukanya apa?"
"Eum.. kalo aku sukanya genre romance atau tentang kehidupan gitu hehe"
"ouhh.. ya udah abis ini kita ke perpustakaan yuk, sekalian kita bikin kartu perpustakaan biar nanti kalo mau pinjem buku gampang "
"Oke, ayoo..."
"Oya tapi sebelumnya kita ke kantin dulu yuk. Aku laper nih hehe"
__ADS_1
"Hehe kebetulan aku juga sama.. laper"
"Ayo deh, kayaknya soal perut gak bisa ditunda deh hahaha"
"Bener tuh"
Lalu aku dan Fita menuju ke kantin.
Sesampainya dikantin kami memesan nasi goreng. Sambil menunggu pesanan datang, kami berdua lanjut mengobrol agar lebih mengenal satu sama lain.
"Oya selain suka novel kamu suka apalagi?" Tanya Fita.
"Aku suka dengerin musik, tapi payahnya aku suka lagu-lagu yang mellow gitu hahaa"
"Hahaha sama dong, aku juga. Kadang sampe kebawa perasaan gitu aku mah haha"
"Tapi aku kadang suka dengerin semua genre, gak cuma satu genre aja."
"Heump aku suka satu band yang lagu-lagunya mellow gitu, aku suka mereka dari sekolah.."
"Aku juga suka sama satu band, tapi mereka gak terlalu terkenal sih. lagunya enak-enak"
"Rindu Band"
"What? Kok sama sih. Ya ampun, kita ternyata banyak kesamaan loh"
"Haha serius?"
"Iyaa.. aku suka rindu band dari SMA"
"Heummp. aku suka mereka dari SMP malah"
"Lamaan kamu dong, ya ampun gak nyangka deh..."
"Takdir hehe... kebetulan banget kita ketemu dan banyak kesamaan"
__ADS_1
"Iya bener... Itu semua udah diatur sama yang maha kuasa. Mungkin kita berdua ditakdirkan untuk berteman hahaha"
Saat aku dan Fita sedang asyik mencocokkan satu sama lain. Nasi goreng pesanan kami pun datang.
"Ini pesanan nasi gorengnya, yang satu pedes yang satu lagi gak pedes yaa " ucap pelayan kantin.
"Terimakasih ya mbak" ucapku dan Fita.
"Kamu gak suka pedes?" tanya Fita.
"Enggak... Aku trauma makan pedes soalnya"
"Kenapa tuh?"
"Heummp.. gak tau kenapa kalo setiap makan pedes, perut aku selalu bermasalah"
"Masa sih? Berarti kamu bener-bener gak bisa makan pedes?"
"Aku makan pedes cuma buat uji nyali aja, tapi kadang aku pengen banget makan pedes. Tetep aja perut aku kayak gak nerima gitu"
"Mungkin gak terbiasa kali ya sebelumnya?"
"Heumm iya, ibu aku kalo masak juga jarang dipedesin.."
"Kapan-kapan kamu harus coba lagi, biar terbiasa makan pedes. Karena makan pedes itu nikmat banget. Kalo gak pedes, biasanya aku kurang nafsu makan tauu"
"Oya? Hehe berarti kita bedanya soal rasa yaa.."
"Iya... sayang banget kalo mau makan bakso, kita harus beda rasa hahaha"
Siang itu aku menghabiskan waktu bersama Fita baik dikantin maupun di perpustakaan. Aku senang bertemu dengan teman baru seperti Fita. Begitu pula dengan Fita yang bersedia bertanya banyak hal kepadaku, untuk kita saling mengenal lebih jauh. Kami berharap bisa berteman sampai 4 tahun kedepan.
Aku juga memberitahu Fita bahwa aku tinggal dikosan yang gak jauh dari kampus. Fita pun antusias ingin berkunjung ke kosanku. Dia malah berniat untuk numpang istirahat di kosan aku, kalau nanti ada tugas-tugas yang menyita waktu.
Mohon Maaf terlalu lama pending update episode ini 🙏
__ADS_1
Saya akan berusaha untuk update setiap saat 😇
Terimakasih yang setia menunggu dan membaca 🤗