
POV author
UAS hari pertama dimulai, para mahasiswa sibuk mencari ruangan ujian. Dan sebagian ada yang sibuk menghapal kisi-kisi materi ujian.
Sedangkan Lara baru sampai dikampus, dia terheran melihat suasana kampus yang ramai. Tak seperti hari biasanya tampak sepi, karena sebagian ada yang telat datang sampai bolos kuliah.
Melihat hal itu, Lara berdecak kagum.
"Nahhh kayak gini baru rasanya kuliah, rame kampus + pake almamater. Kan kompak keliatannya" batinnya.
Saat Lara baru berjalan melewati gerbang, ada seseorang yang memanggilnya dari kejauhan.
Siapa kira-kira?
"Hai.. Lara..."
"Hai... Roki.."
Oh ternyata Roki yang menyapanya, dia baru sampai juga.
"Loh kok lu jalan? dari mana?"
"Gue abis parkir di gedung B. Kan disini parkiran penuh"
"Hah kok penuh?"
"Ya lu liat aja, tuh... !" sambil menunjuk ke arah parkiran.
"Lah iya, bener penuh ya parkiran. Gue baru ngeh"
"Yaa emang, kalo ujian pasti gini. Siangan dikit aja penuh parkiran. Coba hari biasa, yang ada parkiran berasa milih sendiri hahaha"
"Bisa aja lu... Iya sih, kenapa beda banget ya antara hari biasa kuliah dan ujian?"
"Soalnya kalo hari biasa, mereka kuliah semaunya bisa titip absen pula. Kalo ujian mah wajib dateng."
"Hemm gitu.."
Lalu mereka berjalan menuju ruang kelas yang akan ditempati.
Namun, ketika hendak menuju ruangan tersebut. Lara melihat banyak mahasiswa dari kelas lain banyak yang berdiri didepan ruangan itu.
Karena heran, jadi Lara bertanya pada Roki.
"Ki.. itu beneran kelas kita?"
tanyanya.
"Iyaa.. ruang 2.1 A kan"
"Kok banyak mahasiswa lain didepan kelas kita, itu bukan anak kelas kita deh"
"Lah iyaa.. terus anak-anak pada dimana?"
"Dih. gue juga gak tau"
Lalu mereka berdua tetap menuju ruang kelas tersebut.
Ternyata disitu ada seseorang yang Roki kenal.
"Lah ada elu disini Den...."
Deni namanya, dia anak kelas C.
__ADS_1
"Iya Ki. Oya.. Lu kelas A yaa?"
"Iyaa Den. Kenapa?"
"Kelas A sama C digabung"
"Lah kok bisa?" tanya Roki heran.
"Iya soalnya kelas gue juga disini"
"Bentar...bentar... Kok kelas gue gak dikasih informasi ya?"
"Lah emang ketua kelas lu, sape??"
"Si Surya. Tapi dia gak ngasih tau apa-apa ke gue"
"Lah gimana sih, gue aja dikasih tau"
"Wahhh ada miskomunikasi nih"
Lara yang sedari tadi hanya mendengar mereka berbicara, tak menanggapi apa-apa.
"Gimana Ra? ternyata kelas kita digabung"
"Ya udaah gapapa. Jadi rame dong kelasnya" jawab Lara santai.
"Eh iya sih..."
Tiba-tiba sang ketua kelas A baru saja datang.
"Lah si Roki, Lara, udah dateng"
"Ehh ketua kelas, lu gimana dah kaga ngasih tau kalo kelas kita digabung sama kelas C !!" tegas Roki.
"Hahaa.. gue juga baru di japri, tadi pagi sama dosennya. Gue gak sempet ngabarin elu, makanya gue dateng rada pagi buat ngasih tau"
"Jadi rame nih kelasnya kalo digabung"
Surya.
"Iyaa sih.."
"Kan enak kalo nyontek, gak ketauan" ujar Surya.
"Ehh lu kalo ngomong. Suka bener wkwkw"
"Yee kalian udah ada niat jelek nih, awas yaa...!!"
"Gak usah kaku lu Ra.. Kalo gak tau jawabannya juga lu bingung kan" ucap Roki.
"Gue kalo bingung, mending tulis soalnya lagi. Daripada gue ngaco jawabnya" jawab Lara.
"Gak lah.. Gue mending nyontek wkwk"
"serah lu dah"
Saat mereka meributkan contek menyontek, tiba-tiba dosen datang.
Dia memberitahu bahwa kelas akan dibagi menjadi 2 kelompok.
"Hallo.. anak-anak sini berkumpul dulu dikelas"
Mahasiswa Kelas A dan C yang sudah datang, menurut kata dosen.
__ADS_1
"Jadi gini, sistem ujian di kelas saya. Karena kalian ada 2 kelas sengaja saya jadiin satu waktu. Dan sistemnya akan dibagi menjadi 2 kelompok. Yaitu kelas A dan C dari nomer absen 1 sampai 15 di ruangan 2.1 A dan satu kelompok lagi dari nomer absen selanjutnya di ruangan 3.2.A. Silahkan beritahukan teman-teman kalian. Saya harap kalian paham, terimakasih."
Lalu dosen tersebut pergi tanpa memberikan informasi lanjutan.
"Tuh kan... Gue punya firasat buruk nih kalo kelas digabung" ucap salah satu anak kelas C.
"Yah bro kita gak sekelas" ucap teman lainnya.
"Standby chat bro"
"Lah mana bisa, kalo pengawasnya asyik. Kalo engga yaa wassalam"
Lara yang sedikit menguping pembicaraan mereka berdecak kesal.
"Iiih apasih, lagi ujian masih aaja kayak gitu. Emang dia gak bisa ngisi ujian sendiri?" batinnya.
Roki bersahut pembicaraan mereka.
"Lara... kayaknya kita beda ruangan deh..." ucap Roki.
"Hemm iyaa... Gue kan nomer absennya 9"
"Gue sama Surya seruangan, elu pisah.. Byeee"
"Byee.... Gue sama yang lain"
Lalu Lara tetap berada di ruangan itu, sedangkan Roki dan Surya pergi ke ruangan yang tadi disebutkan dosennya.
10 menit lagi ujian akan dimulai, namun ada beberapa mahasiswa yang masih bingung dengan keberadaan kelasnya. Lara memberitahukan pada teman kelasnya yang saat itu datang ke ruangan tersebut, bahwa nomer absen selain 10 mereka beda ruangan.
Lara standby didepan kelas demi memberitahu teman-temannya. Saat itu Fita baru datang tanpa menyapa Lara duluan. Namun memang Fita tetap berada di ruangan itu. Tanpa mengetahui kenapa kelasnya dipisah oleh teman kelas lainnya.
Lara dengan besar hari menyapa Fita.
"Fita... Kelas kita digabung sama kelas C, sebagian ada disini dan sebagian lagi ada di ruangan 3.2 A. Kamu sama aku tetep disini"
"Oh..." jawab Fita singkat.
Rupanya Fita masih saja menuruti egonya, tanpa memikirkan perasaan temannya.
Setelah diberitahu Lara, dia masuk ke dalam ruangan dan mencari kursi.
Lara ikut masuk, tadinya dia ingin memberikan kursi namun Fita sudah menemukannya.
Tapi Lara sadar bahwa hari itu ujian, dia tidak bisa seenaknya memberi kursi pada temannya.
Lara juga segera duduk, karena 5 menit lagi ujian akan dimulai. Lara mulai mempersiapkan alat tempur ujian serta kartu UAS nya.
Sepertinya mahasiswa lain sudah berkumpul, mereka berasal dari kelas A dan C. Benar saja suasana kelas jadi ramai.
Lara menghapal lagi materi yang akan diujikan sembari menunggu waktu ujian dan dosen pengawas datang.
Sesaat kemudian dia matanya tertuju pada seseorang yang berada didepan pintu.
POV LARA
"Ngapain dia disitu???"
Batinku, ketika melihat cowok yang kemarin berpapasan di warnet.
Cowok itu Clingak clinguk didepan pintu. Mungkin dia heran, kenapa didalam kelas itu ada mahasiswa dari kelas lain.
Dan tiba-tiba saja matanya melihat ke arahku.
__ADS_1
"waduh kok dia ngeliatin gue" batinku.
Dia perlahan masuk karena melihat keberadaan teman kelasnya. Tapi berjalan ke arah aku?