
POV author
H-1 Ujian akhir semester pertama, para mahasiswa mulai sibuk mengambil kartu ujian dan mendaftarkan diri di sistem informasi.
Termasuk Lara yang sedang mengantri di warnet untuk mendaftar ujian akhir semester.
Di sana Lara bersama beberapa teman sekelasnya, kecuali Fita. Mungkin sudah seminggu Fita tidak menyapa Lara karena masalah tempo lalu. Namun Lara santai saja, tidak menanggapi dengan serius. Dia membiarkan temannya itu mendewasakan diri.
"Permisiiii... permisi...." ada segerombolan mahasiswa yang menyerbu dan ingin masuk ke ruangan warnet.
Lalu salah satu temanku bernama Faisal menegur mereka.
"Heh... antri dong...!!! kita aja udah nungguin daritadi"
"wehhh santay dong, gak usah ngegas" jawab salah satu dari mereka.
"Yaa kali lu mau pada nerobos aja, disini juga masih banyak yang nunggu" ucap Faisal lagi.
"Tenang aja, kita cuma ngecek doang!!"
"Ya bagus deh..."
"Udah yuk, kita pergi lagi. Masih rame !!"
"Okee..."
Usai ditegur temanku, mereka langsung pergi.
Tersisa seseorang salah satu dari mereka yang masih diam disana yang tidak beranjak pergi.
Orangnya tidak banyak bicara, sedari tadi asyik dengan dunianya. Tangannya memegang ponsel dan telinganya terpasang earphone. Walaupun teman-teman kelasnya sudah pergi meninggalkan dia sendiri, namun dia tetap tak perduli.
Lara hanya memandanginya dari jauh.
Dia nampaknya sadar pernah melihat orang itu, tapi dimana ya?
Tiba-tiba lamunannya tersadar ketika, temannya mengajak dia masuk ke ruang warnet.
"Lara... ayo, masuk !!" ajak Roki teman sekelasnya.
"Oh iya.. emang udah pada keluar?"
"udah tuh..."
"Okeey..."
Lalu Lara beranjak ke ruangan tersebut dan melewati seseorang yang sedang asyik dengan dunianya itu.
"Permisi..."
Lara berusaha sopan didepan orang tersebut, karna dia berdiri didepan ruang warnet.
Seseorang itu hanya menggeser tubuhnya dan pindah tempat.
"ck cowok aneh !!!"
Selesai menginput daftar UAS, Lara dan temannya keluar ruangan.
Sedangkan cowok itu sudah dalam posisi duduk, sendirian, tanpa melihat ke arah Lara dan teman-temannya yang baru keluar dari ruangan.
"Kak... udah sepi tuh warnetnya."
"Oh iya..?"
"Iya masuk aja.. sekalian ajak temen-temennya yang tadi"
"Hemm biarin deh, itu urusan mereka"
"Ohh. ya udah saya duluan"
Tanpa berkata-kata lagi cowok itu langsung pergi.
"basa basi dikit, gak bisa apa ya tuh orang" ucapku.
"Hahaha... orang kek gitu no lep Ra !" jawab Roki.
"Ha? No lep artinya apasih?"
"No Lep itu bahasa gaulnya No life. Artinya dia kek gak pernah interaksi sama orang lain, gamers sih biasanya"
"Masa sih? Ada orang kayak gitu?"
"Maybe !!"
__ADS_1
Lalu Lara pergi bersama teman-temannya.
Sebenarnya dia belum begitu akrab dengan teman kelasnya, namun karena beberapa hari belakangan Fita jarang berbaur dengannya sehingga Lara mengobrol dengan teman kelas lain yang kebanyakan cowok itu. Tapi karena terbiasa, Lara jadi nyaman berinteraksi dengan teman cowok dikelasnya.
Lagian mereka tak seburuk yang Lara kira awalnya. Dia tadinya takut berteman dengan cowok karena takut digodain, tapi semua itu tidak terjadi dikelasnya.
Ada Roki dan Sony yang menjadi teman ngobrolnya dikelas, bahkan mereka sering disatukan dalam kelompok tugas. Sehingga lambat laun mereka jadi akrab.
Setelah itu Lara pulang ke kosan.
Namun ditengah perjalanan menuju kosan, dia bertemu dengan Kak Angga. Yang menyapa duluan.
"Hai... Lara.." sapa Angga.
"Hai kak..."
"Sendirian aja?"
"Iyaa nih"
"Oya kamu udah daftar UAS belom?"
"Udah kak, baru aja aku dari warnet"
"Ohh.. temenin yuk !!"
"hah? emang kak Angga gak barengan sama temennya?"
"Engga, justru kakak telat nih"
"Oohhh.."
"Yuk temenin kakak, mau yaa??"
"Hemm.. ya udah deh "
"Hehe okee..."
Akhirnya Lara berbalik arah, karena permintaan Angga yang ingin ditemani ke ruangan warnet.
POV LARA
Sebenernya udah mau pulang, tapi kak Angga minta ditemenin. Ya akhirnya nurut aja deh, daripada dimusuhi kakak kelas.
Tiba-tiba kak Angga sok akrab dan menyapa cowok itu.
"Woyyy candra !!"
"Hah? kok kak Angga kenal?" batinku.
Cowok itu yang lagi megangin handphone, auto ngeliat ke arah kak Angga. Dia juga menjawab sapaan kak Angga.
"Apa bang?" jawab cowok itu.
"Lo abis daftar UAS?"
"Iyalah, kan besok UAS bang."
"Oke. Abis UAS kita seneng-seneng ye"
"Halah seneng-seneng apaan, yang ada disiksa !!"
"Yee.. mana tau, angkatan gue sekarang gak bakalan pake bully lagi"
"Kaga percaya gue !!"
"dih ya udah, liat aja nanti"
"Hahaha ya udah, gue balik dulu"
"Mampir lah ke sekret"
"Males, gue ada urusan"
"Urusan apa sih lu, palingan aja game"
"Nah itu Lo tau bang hahaa"
"Kentara, haha"
Lalu cowok itu pergi, tanpa melihat keberadaan aku yang daritadi disamping kak Angga dan nyimak mereka ngobrol.
kalo kak Angga mah ketawa ketiwi aja, heboh sendiri abis nyapa orang.
__ADS_1
Abis dengerin percakapan dua orang itu, aku jadi merasa aneh. Apa dia satu angkatan sama kak Angga? Keliatan akrab gitu.
Tapi kok ngomongin pelantikan, berarti dia satu angkatan sama aku dong?
"Kamu kenal dia?" tanya kak Angga.
"engga, emang dia semester berapa?" jawabku penasaran.
"Lah kan bareng kamu.. Besok dia ikut pelantikan"
"Oya? Hemm baru tau"
"Ya elah.. masa seangkatan gak kenal, emang pas ospek gak pernah ketemu?"
"Hemm gak ngeh kak, soalnya yang ikut ospek waktu itu 200 orang haha"
"Oh iya sih hahaha"
Yaa udah, kak Angga menuju warnet mau daftar UAS di sistem informasi. Aku nunggu diluar aja deh.
Setelah menunggu beberapa menit, kak Angga keluar.
"Tumben sepi warnet." ucapnya.
"Tadi mah antri kak"
"Oya? berarti kakak ketinggalan dong"
"Mungkin" jawabku singkat.
"Ya udah yuk, balik"
"Emang kakak mau balik?"
"engga sih, kakak mau ke sekret. Kamu mau ikut?"
"Hemm gak deh"
"Oya.. Fita masih gak nanya sama kamu?"
"Hemm iya"
"Duuh susah ya. Besok deh kakak coba omongin ke dia"
"Gak usah kak, biarin aja mungkin butuh waktu"
"Yaa masa sih cuma gara-gara masalah kamu gak ikut pelantikan, dia sampe segitunya gak nanya kamu"
"Hemm gapapa kok kak, tenang aja nanti juga bakalan seperti semula kok"
"Sabar yaa Lara" tangan kak Angga menepuk bahu aku.
Aku jadi kaget di puk puk bahunya sama kak Angga.
Setelah itu aku pamit pulang, namun lagi lagi kak Angga menahan.
"Oya.. Makan siang dulu yuk" ajak kak Angga.
"Kakak duluan aja, aku masih belom laper"
"Yaahhh.. beneran?"
"iya bener, soalnya ini juga masih jam 10 kok. Aku biasanya kerasa laper kalo udah jam 12 hehe"
"Hemm ya udah deh... Lagian adil banget, laper pake segala diwaktuin"
"Gak juga sih, kadang-kadang. Yaa sekarang belom laper aja hehee"
"Okelahhh.. Kamu mau ke kosan sekarang?"
"Iyaa kak, aku duluan yaa"
"Hati-hati dijalan, awas ke paduk"
"Hehe iyaa"
Lalu aku berjalan menuju kosan, yang berjarak 5 meter dari kampus.
Sampai kosan, rebahan dulu karena capek berdiri nungguin kak Angga dan nunggu di depan warnet tadi.
FYI :
Warnet itu ruangan sistem informasi mahasiswa. Biasanya buat input FRS atau daftar Ujian dan lainnya.
__ADS_1