Akhir Penantian Cita Dan Cinta

Akhir Penantian Cita Dan Cinta
Kegiatan Baru


__ADS_3

Sebulan berlalu menjadi seorang mahasiswi jurusan Teknik informatika. Ternyata begini rasanya kehidupan mahasiswi kupu-kupu. Tidak ada kegiatan lain selain kuliah, kadang hanya datang ke perpustakaan untuk mencari referensi materi atau membaca koleksi novel.


Fita dan aku masih bingung mau ikut kegiatan apa. Beberapa rekomendasi kegiatan kampus sudah terkumpul, hanya tinggal daftar diri saja.


Ada kegiatan dari jurusan, yang disebut HIMATI. Akhirnya kami memilih kegiatan tersebut, namun kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari Minggu. Sedangkan aku setiap Sabtu dan Minggu pulang ke rumah.


Fita berusaha merayu aku agar ikut kegiatan tersebut dan aku mempertimbangkan jadwal kepulangan aku ke rumah.


Di kantin :


"Lara... kamu mau ya ikut kegiatan HIMATI Minggu besok" Bujuk Fita.


"Hemm... tapi kan aku mesti pulang Sabtu dan Minggu."


"Tunda dulu deh pulangnya, atau kamu pulangnya Sabtu aja. Minggu balik kesini buat ikutan kegiatan"


"Biasanya kan aku pulang Jum'at sore, terus Minggu emang udah balik kesini. "


"Nah.. kan kegiatan itu diadakan jam 1 siang. Kamu bisa berangkat dari rumah pagi"


"Okey nanti aku pikirin lagi"


Keesokan harinya, aku mulai memutuskan mengiyakan ajakan Fita untuk mengikuti kegiatan HIMATI.


Siang hari setelah pulang kuliah, Fita langsung mengajak aku untuk mengunjungi ruang HIMATI yang biasa disebut sekretariat. Ruangan tersebut berada di gedung B kampus kami.


Ruang Sekret \= Sekretariat


Namun saat aku dan Fita sampai disana, nampaknya ruangan tersebut sepi tidak ada orang sama sekali.


"Lah kok sepi sih?" tanyaku.


"Mungkin masih pada dikelas kali orang-orangnya"


"Setau aku, ruangan sekret tuh pengurusnya kebanyakan anak kelas malam deh"


"Masa sih? Berarti kita nunggu sampe malam dong?"


"Iya... mau gak mau, tapi gak harus nunggu disini juga kan"


"Hemm.. sia-sia dong kesini, aduh capek kaki aku bolak balik kampus A ke B."


"Yee.. ya udah duduk dulu sini bentar..."


Lalu aku dan Fita duduk di kursi yang tepat berada didepan ruang sekret.


Beberapa saat kemudian ada seseorang yang datang. Dia berjalan menuju depan ruang sekret dan menundukkan kepalanya ketika melihat kami berdua. Dia sadar keberadaan kami, namun dia terlihat santai saja.


Nampaknya orang tersebut mau memasuki ruangan sekret dan dia berusaha membuka pintunya yang digembok itu. Sedangkan aku dan Fita diam saja mengalihkan pandangan satu sama lain, sampai menunggu dia masuk ke ruangan tersebut.


Aku yakin dia salah satu pengurus dari HIMATI, karena dia juga memegang kunci sekret tersebut.


Namun sepertinya setelah diperhatikan, aku merasa pernah bertemu dengan orang itu. Sembari mengingat-ingat orang itu, Fita yang juga sadar pernah bertemu orang tersebut tiba-tiba menyenggol tanganku dan membisikkan sesuatu.


"Lara.. kayaknya itu orang yang pernah tabrakan sama kamu di pintu perpustakaan deh?"


"Hemm iya deh kayaknya, aku juga rada lupa"


"Ooh ternyata dia senior di HIMATI?"


"Maybe..."


"Pantesan mukanya asing, dia emang anak semester atas"


"Terus gimana kita, mumpung ada orangnya tuh. Coba nanya aja sama dia"


"Betul juga, ayo kita tanya dia.."


Lalu tanpa ragu lagi Fita bangun dari duduknya dan menghampiri pintu ruang sekret. Fita tak segan untuk mengetuk pintunya dan memberikan salam.


Seseorang yang sedang berada didalam ruangan, refleks melihat keberadaan Fita didepan pintu dan menghampirinya.


"Assalamualaikum... permisi..." salam Fita.


"Walaikumsalam... Ada apa yaa?" tanya dia.


"Hemm. gini kak, saya sama temen saya kesini sebenarnya mau daftar HIMATI. Tapi daritadi gak ada orang, untung ada Kaka dateng.." jawab Fita.


"Ohh. jadi kalian berdua anak TI yang mau daftar. Hemm gimana yaa, bentar saya ambil formulir pendaftaran dulu.. Oya kalian masuk aja sini, jangan didepan pintu aja"

__ADS_1


"Iya kak.. " jawab Fita.


Aku dan Fita hanya ikut kata dia saja, masuk ke dalam ruangan tersebut.


Setelah kami berdua duduk, orang itu memberikan 2 lembar kertas formulir kepada kamu.


"Ini formulir pendaftaran kalian bisa isi. Nanti dikasih kesini lagi" ucapnya.


"Bisa di isi diluar ruangan ini kan kak?"


"Bisa kok.. silahkan sesuka hati kalian aja"


"Hemm... Kalo boleh tau kegiatan di HIMATI apa aja ya kak selain pelatihan komputer?" tanya aku.


"Banyak kok, kita ada sosialisasi ke masyarakat, penggalangan dana, ngerjain projek bareng, sharing tugas dan lain-lain. Dijamin gak ngebosenin kegiatannya"


"Oh gitu... Ini kak apa kegiatannya dilaksanakan setiap hari Minggu, gak ada hari lain?"


"Oh masalah jadwal, sebenernya sih kondisional aja gak harus hari minggu. Tapi beberapa mahasiswa pengennya kegiatan di adakan pas hari libur. Karena kebanyakan anggota kami itu orang pekerja keras kalo dihari biasa hehe"


"Hemm... maksudnya mereka banyak anak kelas malam ya kak?" tanya Fita.


"Iya... kalo siang mereka kan gak ada waktu, jadi wajar aja sekret ini juga sepi... Nah kalo hari libur mereka baru bisa pada ngumpul semua"


"Anak Kelas pagi banyak yang ikut gak kak?"


"Awal-awal sih biasanya banyak, tapi tergantung kondisi aja hehe.. Ya kan orang gak selamanya ada waktu buat ngumpul, mereka juga akan ada kesibukan masing-masing..."


"Iya juga hehe... Oya maaf kak, daritadi kita tanya terus..." ucapku.


"Gak apa-apa kok, santai aja... "


"Kalo boleh tau, Kaka semester berapa ya?" tanya Fita.


"Saya? Hemm sekarang semester 5, sekalian aja yaa kenalin nama saya Anggara biasa dipanggil Angga. Dan saya salah satu pengurus sekretariat ini hehe..."


"Oh iya... kak Angga. Nama saya Fita dan ini temen saya..." sambil menunjuk aku.


"Lara..."


"Oh kalian baru semester 1 yaa..?"


"Iya kak, baru masuk sebulan lalu "


"Wah luar biasa kak, tugas Mulu hehe" jawab Fita.


"Kapan-kapan bisa nanya tugas kan kak?" tanyaku.


"Bisa kok bisa... Kalian jangan segan nanya tugas ke senior, yaa insyaallah kita bantuin. Bantuin do'a hahahaha"


"Yaah masa dibantu do'a doang kak" jawab Fita.


"Bercanda kok.. hehehe... pasti dibantu kok, anak TI mah apa sih yang gak bisa hahaha"


"Wah bagus dong, nanti kita bisa sering-sering kesini yaa kalo ada tugas..."


"Yaa gak sering juga Fita, kita juga mesti kerja sendiri..."


"Nah... betul tuh kata temennya hehe" jawab kak Angga.


"Iya deh hehe..."


"Ya udah kalo gitu kita keluar dulu yaa kak, mau isi formulirnya" ucapku.


"Oke... silahkan.."


Saat aku hendak keluar dari ruangan, Fita malah masih mengajak kak Angga mengobrol dan bercanda.


Fita dan Kak Angga.


"Btw Kaka kok sendirian aja, temen-temen Kaka dimana?"


"Hemm ada, mereka lagi ada urusan diluar. Tapi Kaka udah biasa sendirian sih huhuu..."


"Yaa ampun, kasian banget kak Angga...Sabar ya kak, kan kita ada disini hehe"


"Iyaa.. untung ada kalian disini, jadi gak sedih-sedih amat..."


"Tapi kita mau keluar sebentar, kak Angga gak apa-apa ditinggal?"

__ADS_1


"Gapapa, tapi jangan lama-lama yaa hehehe"


"Gak lama kok ka, paling nanti sore kita baru kesini lagi"


"Lama dong, lagian isi formulir doang kan masa lama sih"


"Engga ka, nanti rencananya kita mau keliling dunia dulu"


"Hahaha bisa aja..."


Baru beberapa saat mereka sudah nampak akrab. Fita memang sosok yang mudah akrab dengan orang yang baru dia kenal. Sehingga siapapun yang mengenalnya pasti nyaman.


Ditambah lagi sosok kak Angga yang ramah, dia mau menjawab semua pertanyaan aku dan Fita dengan sabar. Sampai kami berdua melupakan kejadian tabrakan di pintu perpustakaan waktu itu.


Lalu aku dan Fita keluar dari ruangan, untuk bergegas mengisi formulir pendaftaran.


Namun karena perut kami berdua sudah terasa lapar, akhirnya aku dan Fita memutuskan untuk pergi ke warung makan didepan kampus.


Selesai makan, kami berdua baru bisa mengisi formulir tersebut.


Sampai akhirnya kami kembali ke ruang sekret HIMATI untuk memberikan formulirnya kepada kak Angga.


Namun di dalam ruangan tersebut, ada beberapa teman kak Angga.


Aku dan Fita jadi merasa malu untuk masuk ke dalam ruangan tersebut.


"Tok tok tok..."


"Permisi kak..."


"Oya kalian udah selesai isi formulirnya?" tanya kak Angga.


Teman-temannya pun hanya memperhatikan kami yang berdiri didepan ruangan.


Kak Angga menyuruh kami masuk, namun kami segan karena ruangan tersebut ada beberapa cowok yang terlihat sedang santai.


Akhirnya kak Angga menghampiri kami yang berada didepan pintu, lalu mengambil formulirnya.


"Makasih yaa kak.. "


"Iya sama-sama, kalian udah cantumin nomer HP kan disini?"


"Udah kok..."


"Yaa bagus, nanti bakalan ada informasi"


Namun salah satu temannya ada yang meledek kak Angga.


"Awas neng, nanti dimodusin sama Angga..."


"Iya tuh, Angga masih jomblo kok. Gak sekalian daftar jadi gebetan neng?"


"Heh kalian yang sopan yaa...!! "


"Maaf ya.. jangan dengerin kata mereka..." tegas kak Angga.


Aku dan Fita hanya tersenyum melihat kelakuan teman kak Angga.


"Ya udah, kita pamit dulu yaa..."


Lalu aku dan Fita bergegas pulang. Namun diperjalanan Fita nampak senang dan memberikan kesannya terhadap kak Angga.


"Lucu ya kak Angga..." ucap


"Hemm iya..."


"Asik juga dia, bisa diajak bercanda"


"Iyaa..."


"Ehh tapi masa sih, cowok kayak kak Angga jomblo.. Dia kan ganteng, baik, ramah, keliatannya juga pinter"


"Emang kalo orang ganteng, gak boleh jomblo?"


"Hemm jarang-jarang ada cowok kayak gitu..."


"Iya sih jarang"


Sosok kak Angga mengingatkan aku pada kak Ardian. Dia juga baik, ganteng, ramah, jomblo pula. Waktu SMA gak percaya kalau dia belum punya pacar, tapi apa memang cowok seperti itu tidak tertarik pacaran. Mereka lebih memilih menyibukkan diri untuk kegiatan yang bermanfaat. Bahkan kedekatan aku dengan kak Ardian juga hanya sebatas adik dan kakak kelas.

__ADS_1


"Yah... Masa sih, aku harus dipertemukan lagi dengan seseorang yang mirip dengan kak Ardian."


Happy Reading Gaes 🤗


__ADS_2