Akhir Penantian Cita Dan Cinta

Akhir Penantian Cita Dan Cinta
Draft


__ADS_3

⚠️Hallo readers, author kembali aktif⚠️


Maafkan author yang ilang selama setahun lamanya 🙏


Author malah fokus ke story chat daripada novel ini😭


Bissmillah author update lagi novel ini👏


 -------------------------------------------


Lara telah bergabung bersama BEM dan berjibaku dengan kegiatan BEM juga kuliah.


Lara juga dipercaya menjadi ketua departemen agama, karena dilihat sosoknya yang tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu.


Ya, ternyata dari hasil wawancara pembagian divisi anggota itu Lara di pilih oleh sang ketua BEM untuk menjadi ketua departemen agama saja.


Dari tanggung jawab yang diembankan padanya, kini Lara menjadi sosok yang lebih baik.


Walaupun awalnya dia sempat menolak dijadikan ketua, namun karena ada orang lain yang mempercayainya sehingga dia berusaha untuk menerima tugas tersebut.


Beberapa bulan setelah menjadi bagian dari BEM, ternyata bukan hanya kegiatan progam kerja yang dijalani tapi juga kegiatan dari luar yang dia ikuti.


Seperti datang ke undangan yang diselenggarakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) kampus.


Seperti pada saat itu Lara ditawari menjadi panitia kegiatan turnamen, karena kekurangan anggota di UKM tersebut.


Ada salah satu anggota di BEM, yang juga mengikuti kegiatan UKM dan kini menjadi akrab dengan Lara, dia bernama Safira.


"Lara, aku boleh minta bantuan gak ke kamu?" tanya Safira.


"Bantuan apa? Ya insyaallah aku bisa bantu" jawab Lara.


"Gini loh, kan UKM basket mau ngadain turnamen antar anak SMA/SMK. Tapi kita butuh tambahan panitia, karena anggota kita tuh pada sibuk jadi gak bisa ikut kepanitiaan."


"Oalah... Emang kapan acaranya?"


"Minggu depan Ra, gimana? Mau yaa plisss" ucap Safira sambil memohon.


"Tapi aku gak ada pengalaman jadi panitia acara kayak gitu loh, gimana?" jawab Lara ragu.


"Gapapa, kan nanti juga pas acara di bagiin jobdesk nya apa. Gak perlu pengalaman, yang penting mau aja. Ayo lah Ra"


"Hmm.. Oke deh.. "

__ADS_1


"Yee makasih Lara."


"Tapi aku malu, emang gapapa kalo aku dari luar UKM ikut kepanitiaan?"


"Gapapa, malah ketuanya nyuruh aku buat nyari orang dari luar "


"Ohh.. Siapa si ketuanya?"


"Chandra!"


"What????"


"Kenapa lara? kamu kenal sama Chandra kan"


"Oh gapapa, iya itu si Chandra yang sering nongkrong deket Mading yaa?"


"Iya bener dia, emang dia disitu melulu ya haha"


"Hampir setiap hari deh kayaknya"


"Yaa, dia emang gamers sejati Ra. Eh dia malah jadi ketua panitia "


"Kok bisa dia kepilih?"


"Sebenernya, dia tuh orangnya pinter Ra. Sering ngasih argumen juga, aktif gitu deh pokonya. Makanya senior milih dia buat jadi ketua. Aku juga gak nyangka dia orangnya kayak gitu" tegas Safira.


"Emang kata kamu, dia orangnya gimana?"


"Gimana ya??? Setau aku dia cuek, terus kayak antisosial gitu"


"Yaa emang orangnya kalo belum kenal kayak ansos, tapi engga kok"


"Oh... "


"Nanti ketemu sama dia yuk, sekalian laporan ke dia kalo aku ngajuin kamu buat ikut kepanitiaan"


"Hari ini?"


"Iya"


"Hmm ya udah"


Lalu Safira mengajak Lara untuk menemui Chandra.

__ADS_1


Chandra sedang berada di sekret UKM basket.


"Woi Chandra"


Safira menyapa Chandra dengan akrabnya.


"Apa? Masuk kesini bukannya salam" jawab Chandra.


"Hehe assalamualaikum..."


"Walaikumsalam "


Lara hanya terdiam dan mengekor Safira.


"Ini Chand.. gue bawa anggota baru"


"Ha? ...


eh elo?"


"iya nih Lara anak kelas sebelah"


"Bagus deh, ada anggota panitia baru."


"Masih butuh berapa orang lagi emang?"


"Hmm berapa ya? 2 orang lagi kali ya"


"Kalo gitu gue ajak anak BEM lain"


"Terserah... " jawab Chandra.


"Oke.. Gimana kalo kita ajak Roki"


"Hah? emang si Roki mau" tanya Lara.


"Dia kan punya kamera tuh, kita jadiin seksi dokumentasi aja"


"Iya juga sih"


"Siapa aja deh, gue mah terima beres." jawab Chandra santai.


"Oke besok kita nego si Roki. Kamu juga bantu ya, kan sekelas sama Roki."

__ADS_1


"Oke..." jawab Lara


.....


__ADS_2