
Selesai UAS Lara tidak langsung pulang, karena teman-teman dikelasnya mengajak untuk foto bersama.
"Eh ehh.. kita foto bersama dulu yuk.." Ajak Roki.
"Ayo, gue biar ganteng yaa di fotonya" ucap Faisal.
"Yehhh muka lu gak detect di kamera sal " ledek Roki.
"Syalan"
Mereka berbaris dengan rapih, yaa susah memang mengatur mereka sampai benar-benar rapih untuk di foto. Sekitar 10 menit baru bisa kumpul semua anak-anak kelas.
1...2...3
Cherrrsss....
Kamera di atur menggunakan timer sehingga mereka bisa foto berkali-kali tanpa ada yang memencet tombol.
Roki niat banget bawa tripod dan kamera hanya untuk berfoto bersama teman kelasnya.
"Bentar... gue liat hasilnya dulu" kata Roki.
Dia bergegas melihat kameranya dan hasil fotonya agak ngeblur..
"yahh ngeblur... sekali lagi deh"
"Yahhh jelek kamera lu Ki"
"Anj kamera mahal gini lu bilang jelek"
Cekcok mulu nih mereka heran...
Mereka sekali lagi melakukan pose bebas dan akhirnya mendapatkan hasil foto yang bagus.
Lalu mereka keluar kelas dengan wajah yang berbahagia.
Berbahagia karena besok mereka libur panjang.
"Ki... Itu kamera Lo?" tanya Lara.
"Iya Ra..."
"Lo hobby fotografi yaa?"
"Betul !! Gue suka banget foto-foto"
"Pantesan lu narsis sih"
"Yaa kali gue foto muka gue sendiri, gue foto objek lain Ra...!!"
"Ooh.. terus Lo hunting dimana aja?"
"Ke mana-mana sih, kadang gue ke puncak kadang gue ke sawah"
"Lo gak jadi kang photo keliling aja Ki, kan lumayan"
"Ya kali Ra, capek amat gue keliling buat nyari pelanggan.. Lagian sekarang jaman sosmed, gue kadang dipanggil buat foto keluarga orang gitu"
"Aaah iya bagus tuh.. maksud gue begitu Ki"
"Lah lu bilang foto keliling, masih jaman ?"
"Dulu di kampung gue soalnya ada yang keliling gitu Ki, yaa kali lu minat hahaha"
"Au amat Ra.."
Mereka melempar canda satu sama lain.
Namun bagaimana dengan Fita?
Apakah dia ikut foto bersama tadi?
Dia tetap ikut, tapi harus di paksa dulu sama Ketua kelas. Karena dia selesai UAS seperti biasa langsung pergi ke sekret HIMATI. Perlu waktu untuk membujuk dia mau ikut foto bersama teman kelasnya.
Setelah foto saja, dia langsung pergi. Entah kenapa?
__ADS_1
Hal itu menjadi perbincangan diantara teman-teman kelasnya. Mereka menganggap sikap Fita berlebihan.
"Ra.. temen lu kenapa sih? Kayaknya akhir-akhir ini jarang nyampur sama kita yaa?" tanya Surya.
"Hemm gak tau, coba tanya orangnya langsung" jawab Lara santai.
"Lah kan elu yang paling deket sama dia, apa jangan-jangan elu ada masalah ya sama dia?"
"Engga kok, gue biasa aja..."
"Masa sih? Gue perhatiin juga dari kemarin dia gak pulang bareng sama elu"
"Hemm gimana yaa jawabnya"
"Biarin aja sih, urusan dia mau gimana juga. Masa dia mau selamanya kek gitu" jawab Roki yang tiba-tiba.
"Eh iya juga sih" jawab Surya.
"Nah gue setuju sama Roki" Lara.
"Kalo dia pindah kelas malam gimana Ra? Entar Lo sendirian disini?"
"Gapapa, gue kan masih punya elu berdua buat diajak gibah"
"Yeuuh gibah" jawab Surya kesal.
"Hahahaha iyakan boy"
"Emang cewek gitu suka ngajak gibah, kalo engga ngomongin cowok" sindir Roki.
"Lah emang cowok kalo lagi kumpul ngomongin apa?" tanya Lara.
"Banyak lah.. ngomongin bola, game, dan lain-lain" jawabnya.
"Bohong Ra. Roki juga biasanya ngomongin orang." jelas Surya.
"Yeuhh jangan ngadi-ngadi lu surrr"
Mereka larut dalam candaan, karena besok mereka tak bisa bertemu dalam jangka lama sehingga masih ada waktu untuk kumpul bersama.
Namun melihat keadaan kantin yang ramai membuat mereka mengurungkan niatnya.
"Guys.. Gimana nih kantin penuh orang, kemana yaa kita"
"Ke sevel yuk !" ajak Roki.
"Cuss lah" sahut Surya.
"punten.. sevel itu tempat apa? Gue gak tau" tanya Lara dengan polosnya.
"Tempat nongkrong Ra.. Itu namanya Seven Eleven kayak supermarket gitu tapi ada tempat duduk buat nongkrong" jawab Roki.
"Ohh.. maaf Lara dari kampung jadi gak ngerti"
"Hahaha iya gapapa Ra.. Kalo main sama kita, jadi anak gaul loh"
"Gak mau ah, gue mah biasa aja gak mau gaul"
"Yeuh terserah lah Ra.. ayok berangkat"
"Gue sama siapa?"
"Lo bonceng motor gue Ra" sahut Surya.
Lalu mereka pergi dengan motor. Lokasinya tidak terlalu jauh dari kampus. Lara dibonceng Surya sedangkan Roki membawa motornya sendiri.
Akhirnya mereka sampai di lokasi nongkrong tersebut.
Mereka masuk dan memesan makanan. Walaupun cuma kopi dan cemilan, namun setidaknya mereka bisa hangout bersama.
Roki sibuk memainkan ponselnya, namun tiba-tiba ada informasi penting.
"Guys... BEM Kampus kita ngadain rekrutmen anggota muda nih" ucap Roki.
"Terus kenapa?" jawab lara.
__ADS_1
"Ikut yuk !!!"
"Yakin lu mau ikut BEM? Itu organisasi besar loh di kampus" tanya Surya.
"BEM itu kayak OSIS ya?" tanya Lara.
"Iyaa.... betul"
"Gue sih yakin, soalnya gue waktu sekolah udah ikut OSIS" jawab Roki.
"Gue juga ikut OSIS, tapi kalo BEM gue gak dulu deh. Ngeri coy, dia mainnya keluar kampus juga. Yang ada Lo diajak demo Mulu"
"Yeuuhh biarin, gue mau ikut demo. Soalnya gue mau turun ke jalan buat membela rakyat !!" tegas Roki.
"Gue kalo ikut itu kayaknya mesti izin orangtua dulu deh" ungkap Lara.
"Yaa harus izin Ra. Apalagi Lo perempuan, pasti kalo ikut kegiatan itu mikir-mikir lagi dah" Surya.
"Yuk Ra.. Ikut sama gue, kita berjuang bareng di BEM !!"
"Gaya lu berjuang bareng, udah kek mau perang aja " Surya.
"kok jatohnya ngeri yaa, kita mau masuk organisasi" Lara.
"Yaa kalo kita masuk BEM automatis kita mengabdi pada rakyat"
"Banyak kok kegiatannya, bukan cuma demo-demo aja."
"Lo emang gak liat waktu mereka promosi di acara Ospek?"
Ungkap Roki.
"Gak tau, gue tidur pas ospek" jawab Surya.
"Pantesan!!!"
"Oya gue perhatiin kok, tapi gue agak lupa mereka bahas apa aja"
"Hemm mereka bahas beberapa kegiatan, termasuk bakti sosial ke lokasi bencana" jawab Roki lagi.
"Wah keren.. "
"Makanya ayo kita daftar Ra. " ajak Roki.
"Hemm entar deh gue pikir-pikir lagi"
"Ini pendaftaran paling lambat 2 hari lagi Ra."
"masa?"
"Tuh liat" menunjukkan ponselnya.
"Oh iya... terus gimana?"
"Abis ini kita daftar, terus tunggu informasi selanjutnya"
"Lo ngajak orang buat masuk organisasi, yaa Lo harus tanggung jawab kalo ada apa-apa" ucap Surya.
"Tenang aja, gue orangnya bertanggung jawab kok"
"Gimana Ra? Setuju?"
"Asli dah si Roki berbakat jadi pegawai marketing"
"Hahaha bisa diam tidak"
"Hemm ya udah deh"
"Terpaksa jawab iya kan elu?" tanya surya.
"Hehe sebenernya gue ragu, tapi disisi lain gue bosen kuliah gak ada kegiatan lain selain ngerjain tugas."
"Nah apalagi itu, kalo lo ikut organisasi dijamin gak bosen"
"Yahhh yahh dia mulai oleng..."
__ADS_1
Jadi pembicaraan mereka kali ini adalah niat masuk organisasi BEM. Bukan lagi gibahin orang.