AKU MEMANG MISKIN!

AKU MEMANG MISKIN!
Lanjutan


__ADS_3

Gerimis membungkus kota.Sejauh mata memandang terlihat tetesan air berjatuhan.


Tetesan itu membasahi setiap ujung genteng,dedaunan juga halaman.Tidak lebat,tidak sampai menghalangi langkah orang-orang untuk mencari rejeki,pergi ke tempat kerja masing-masing.


Pagi yang sejuk menyapa wajah ku.Rasa senang dan bahagia mewarnai hariku sejak kembali ke Mension. Selain itu perubahan mas Haris membuat hidupku terasa sempurna.


Perhatiannya,perasaan cemburunya saat aku dekat dengan mas Zain dan laki-laki lain.


Aku diperlakukan seperti ratu,bahkan tak sedikitpun membuatku menangis.Sikap mas Haris semakin membuat cinta ini bermekaran seperti bunga. Tak bisa menjelaskan seperti apa rasanya.


"Sayang...."


Aku memeluk mas Haris dari belakang.Mencium punggungnya,parfum yang dipakainya membuatku candu untuk selalu dekat dengannya.


Mas Harris membalikkan badannya yang tadi sedang berselancar dengan gawainya.


"Iya sayang....?"dia memegang pipiku yang semakin hari semakin cabi, sama seperti perutku yang semakin membesar.


"Sayang,aku mau perawatan boleh ngak?"tanyaku dengan manja.


"Iya boleh donk sayang,tapi dirumah aja ya nanti mas minta Adam untuk mengurusnya."jawab mas Harris sibuk dengan leptopnya.


"Yahh....aku mau nya keluar sayang,aku bosen dirumah."rengekku tak terima.


"Sayang...Untuk sekarang tahan dulu ya.Kamu kan sedang hamil tua,mas khawatir sama kehamilan kamu. Kan tinggal menunggu hari H.Dan itu sudah dekat."jelasnya.


Aku memonyongkan bibir merasa kesal.Tapi apalah daya, memang benar itu adanya.


"Yaudah deh mas.Aku dirumah aja."jawabku terpaksa.


"Yang sabar ya sayang.Nanti kalau sudah melahirkan.Kamu boleh pergi kemana saja.Tapi untuk sekarang tahan dulu ya.Ini demi keselamatan kamu sama anak kita."jawab mas Harris membuatku sedikit terhibur.


"Iya sayang,tapi mas janji lho."


"Iya..iya,mas janji."


Aku heran,sejak hamil.Aku banyak berubah,mulai dari sensian,suka makanan pedas bahkan suka bersolek.Padahal dulu tidak seperti ini.


Entah ngidam entah keinginan saja,aku juga tak mengerti kenapa bisa seperti itu.


Syukurnya,mas Haris mengikuti semua kemauanku.Aku sangat bahagia memiliki suami sepertinya.


Pagi ini,mas Harris bersiap-siap hendak ke kantor.Kami turun ke bawah menuju meja makan untuk sarapan pagi.Seperti biasa mas Haris menyuapiku makanan yang dimakannya.Ini berjalan sejak aku kembali ke Mension hingga sekarang dan semoga seperti ini untuk selamanya.


Orang melihat, aku seorang istri yang sangat manja.Semua keinginanku selalu dituruti mas Haris.Banyak wanita-wanita yang diluar sana iri dengan kemesraan kami.Apalagi kepadaku.


Usai makan, aku mengantar mas Haris ke teras.Sebelum berangkat,kami sempat bermesraan terlebih dahulu.Yaa seperti biasanya,kebiasaanya ketika saat pergi kemana saja.


Tapi aku menyukai itu...

__ADS_1


Setelah mobil tersebut menghilang dari pandanganku. Aku masuk ke dalam menuju kamar.Setibanya dikamar aku mengambil gawai dan menghubungi Selena.


Selena temanku.Dia wanita berkarier,dia banyak membantuku untuk membuka usaha butik dengan barang branded.Umurnya besar dariku 2 tahun.Tapi masih menyandang status lajang.


Ngak masalah....


Selama kurang lebih 2 bulan,aku membuka sebuah Butik.Dengan bantuan Selena,butikku berkembang pesat dan terkenal banyak dikalangan menengah hingga kalangan atas.Bahkan ada beberapa artis yang juga langganan butikku.


Aku bersyukur bertemu dengan wanita seperti Selena.Dia sangat baik dan pandai.Aku menganguminya.


Dua bulan yang lalu.Aku membuka sebuah butik Namun,yang menjalankannya adalah Selena.Sebab aku sedang hamil besar.


Sebenarnya aku sudah lama berencana untuk membuka usaha ini tapi,belum kesampaian saja.


Dihari ulang tahunku,mas Harris memberiku hadiah dengan uang senilai 1M.Katanya ini sebagai uang jajanku sejak awal menikah hingga sekarang.Dari uang inilah aku jadikan untuk membuka usaha.


Memang benar,dulu sejak awal menikah dia tidak pernah memberiku uang sepersenpun.D an dihari ulang tahunku,dia memberikan kado itu.


Bukan itu saja.Deddy memberiku sebuah Apartemen mewah yang ada di kota D.Apartemen itu sudah atas namaku.


Tapi sayang,aku belum pernah berkunjung ke sana.


Kembali ke sekarang.


Setelah menghubungi Selena,aku menyimpan gawai dan pergi bersantai ke teras kamarku.Meminum susu dan buah yang bermanfaat untuk cabang bayi.


Tak lama datang beberapa orang yang sudah aku kenali. Siapalagi kalau bukan orang-orang yang akan merawat kulitku dan penampilanku.Agar cetar membahana seperti Syahrini..hehe


Aku menghubungi mas Haris,dia mengangkat Video call ku.Aku melihat mas Haris tersenyum diseberang sana.


"Sayang... Aku sudah cantik belum?"tanyaku sambil memperlihatkan penampilanku.


"Udah sayang,kamu terlihat manis dan cantik."jawab mas Harris diseberang sana.


"Ngomong-ngomong sayang lagi ngapain?itu dimana?"tanyaku panasaran.Aku menanyainya karena tidak seperti di kantornya.


"Aku baru saja usai meeting.Sebentar lagi aku pulang. Tunggu aku disana.Ok!"jawabnya mengacungkan jempol.


"Iya sayang aku tunggu ya."jawabku senang.


Aku memberikan senyuman manis kepada mas Haris.


Dia membalas dengan senyuman yang membuat aku terlena.Kemudian mematikan panggilan.


Aku membuka aplikasi Tektek dan membuat video tentang penampilan ku hari ini.


Beberapa jam kemudia,mas Haris datang.Tapi aku sudah tertidur pulas karena rasa lelah yang sering mengangguku.


Dalam keadaan mengantuk. Aku merasa ada tangan yang mengelus pipi dan kepalaku. Kemudian aku merasa ada yang mengangkat tubuhku ke kasur dan satu kecupan manis yang membuatku tersenyum.

__ADS_1


Entah aku sedang mimpi atau memang nyata.Tapi ini benar nyata,karena saat mata ini dibuka aku merasakan tubuhku sudah di kasur empuk.Padahal tadi aku tertidur di kasur yang sering aku pakai untuk bersantai di depan Tv.


Aku merenggangkan otot dan duduk.Melihat ke sekeliling tak ada siapapun.Mata beralih ke arah jam dinding yang melihatkan jam 6 sore.


Aku berjalan menuju kamar mandi, tapi saat pintu dibuka mas Haris keluar dengan tubuh yang terekspos dengan lilitan handuk.


Segar dan fres membuatku langsung memeluknya.Mas Haris membiarkan aku memeluknya.Dia sungguh memberikan kenyamanan untukku.


Aku pergi ke kamar mandi setelah puas membaui sang suami.


Melaksanakan mandi agar tubuh ku juga fres.Sedangkan mas Haris memakai pakaian santainya dan membuka laptop.


Usia mandi aku memakai pakaian dan mengeringkan rambut,kemudian bersolek.Aku akhir-akhir ini suka sekali bersolek.Walaupun hanya dirumah saja.


Setelah bersolek aku mendekati mas Haris dan aku duduk di pahanya yang saat itu ia duduk di kursi.Mas Haris melihatku dan mengacak rambutku.


"Iiiih sayang kok di acak-acak rambutnya.Kan jadi berantakan ini."ucapku dengan wajah cemberut.


"Sayang kamu benar-benar ya buat mas kepanasan.."jawabnya menggodaku dengan mengangkat dagu dan mengecup bibir ini.


Kami bertatap mata cukup lama.Sudah seminggu ini kami tak melakukannya.Bukan karena aku tak mau tapi mas Haris takut untuk melakukannya.


Usai permainan tersebut kami tak bisa lagi menahan yang seharusnya sudah tersalurkan.Dan malam itu kami melakukannya dengan hati-hati.


Keesokan harinya,


Seperti biasa mas Haris pergi kerja dan aku tentu saja dimension,ditemani hp dan laptop. Masalah butik aku serahkan kepada Selena,dia orang kepercayaanku. Kemudian kesalah satu karyawanku yang bernama Angel.Walau begitku,butikku memiliki Cctv rahasia yang hanya aku yang tau.


Jam 2 siang mas Haris pulang.Hari ini kami pergi pemeriksa kandungan.Kami pergi ke Rumah Sakit khusus untuk Ibu hamil dan Bayi.Tiba disana kami bertemu dengan Dokter Reza.


Dokter Reza yang seharusnya memeriksa kandungan ku tapi karena mas Haris tak suka,sehingga Dokter Reza hanya bisa menjelaskan masalah kandunganku,sedangkan yang menyentuh perutku adalah Dokter Yeye.


Kata dokter Reza kandungan ku baik semua.Tak ada masalah sedikit pun,Tentu saja kabar itu membuat aku dan mas Haris bersyukur serta bahagia.


Tapi ada sedikit pertanyaan yang ada di kepala ku.


"Dok prediksi kelahiran saya kan seminggu lagi.Lalu kalau saya tidak merasakan sakit seperti umum orang mau melahirkan bagaimana dok?"


"Prediksi kita ibu melahirkan tanggal 21 bulan ini.Nah kalau ibu belum merasakan sakit saat tanggal itu ibu datang langsung kesini.Agar kita bisa memantau.Tapi biasanya melahirkan ini maju mundur Bu,ada yang cepat lahiran belum tepat tanggal,ada juga yang kelebihan tanggal."


"Ohw begitu ya dok,jadi kalau seandainya saya merasakan sakit sebelum waktunya saya harus kesini ya dok untuk pemeriksaan."


"Betul Bu,ini kita lakukan untuk mengatasi hal yang tidak kita inginkan."


"Kalau begitu terimakasih dok infonya dan kami permisi dulu"jawabku setelah dokter Reza memberikan beberapa obat khusus untuk Ibu hamil."


Aku dan mas Haris kembali ke Mension.Tak henti-hentinya mas Haris mencium perutku dan mengelus nya.


Wajah bahagia terlihat diwajahnya.

__ADS_1


***


__ADS_2