
Setelah melakukan hubungan itu.Aku menjadi pria yang sangat bahagia.Aku menjalani hari-hariku dengan semangat 45.
Aku bahagia telah membuat mantan istriku tersiksa.Selama ini dia bahagia dan aku menderita.
Tapi,kini aku yang bahagia setelah membuatnya menderita.
Aku berharap Rein hamil anakku.Agar aku bisa kembali lagi dengannya.Agar dia tidak lagi menikah dengan pria lain.
Haahh...semoga saja itu terjadi.Jadi aku bisa kembali dengannya.
Kalau istriku yang kedua,bukan masalah besar.Karena aku tahu dia tidak menginginkan pernikahan ini.Dan dia wanita ******.Melakukan hubungan dengan pacarnya.Jadi,sekarang tidak masalah donk kalau aku jadi buaya.
Aku sama sekali tidak cemburu melihat Vania bermesraan dengan pria lain.Aku sama sekali tidak cemburu.
Walau begitu,aku memintanya untuk tidak memperlihatkan kemesraan ya didepan publik.Bisa-bisa nama baik keluarga kta ternoda.
Aku bebas karena Deddy tidak pernah kembali ke Indonesia.Beliau lebih suka di Amerika Serikat.
Deddy memilih tinggal disana sejak aku menceraikan Rein,istriku.Beliau juga mengatakan tidak akan mencampuri masalah ku lagi.Tapi,satu hal yang beliau minta adalah nama perusahaan jangan kotor karena ulah percintaanku sendiri.
Jika itu terjadi,maka Deddy akan mengeluarkan aku dari anggota keluarganya.Dan mengambil semua fasilitas yang ada padaku.
Jelas saja aku tidak mau itu.
Kalau aku miskin,pasti orang-orang akan menertawakanku,apalagi Rein,mantan istriku.Aku tidak mau itu terjadi.
Lanjut sekarang.
Aku didatangi oleh pria selingkuhan istriku.Ehhh bukan istri tapi mantan istri.
Dia mendatangi kantor ku dengan amarah yang tak terbendung.Aku melihatnya seperti itu diam dan santai saja sebelum dia menjelaskan maksudnya datang ke kantorku.
Dia memulai percakapan dengan pertanyaan yang menuduhku pelakunya.
Tapi aku bingung,pelaku apa?Apa Rein menceritakan kepada pria ini bahwa aku yang sudah mepe****nya.
Ahhh.. perempuan ini tidak tahu diri ternyata.Dia berani mengadu padahal aku sudah mengancamnya.
Kemudian pria yang bernama Zain mengatakan bahwa aku yang sudah melakukan pelecehan kepada Rein.Aku sempat terkejut,tapi aku berusaha semaksimal mungkin untuk berpura-pura tidak tahu.
Aku menjawab bahwa aku sudah bahagia dengan istri baruku.Jadi tidak mungkin aku melakukan itu kepadanya.
Jelas saja itu Bo-ong!
Sebenarnya aku panasaran,masak iya Rein bercerita kepada pria ini bahwa aku sudah melakukan itu dengannya.
__ADS_1
Aku akan mencari informasi terkait masalah ini.Jika benar,aku akan musnahkan adiknya yang di Malaysia itu.Agar dia paham bahwa aku tidak pernah main-main.
Aku mengusir Zain dari kantor dengan cara mengancamnya.
Dengan cara akan menjerumuskan dia kepenjara karena telah menuduh orang tanpa bukti dan atas pencemaran nama baik.
Mungkin karena takut,dia pegi meninggalkan kantorku.
Beberapa menit setelah kepergian Zain.Aku menyuruh Alex untuk mencari informasi tentang Rein.Kemudian melanjutkan pekerjaan yang tertunda karena Pria itu.
Pria yang selingkuh dengan mantan istriku.
Aku panasaran dengan pria yang bernama Zain.Apa pekerjaannya?lalu apa hubungan mereka berdua.Apakah dia suami Rein setelah aku,atau memang selingkuhannya?
Aku akan cari informasi tentang kalian berdua.Jika aku tau,kalian sepasang suami istri.Maka,aku akan melenyapkan salah satu diantara kalian berdua.
Jelas saja itu Zain.Sebab,aku tidak ingin membunuh Rein.Aku ingin memilikinya lagi.Ya,seperti dulu.
***
Meeting sedang berlangsung,tiba-tiba ada panggilan masuk.
Alex.
Aku menyudahi meting dan menyuruh mereka segera pergi.Aku mengangkatnya.
Perasaan senangku hilang setelah mendengar Rein masuk rumah sakit.Dia mencoba bunuh diri?
Aku bertanya-tanya kenapa dia melakukan itu.
Apa dia bunuh diri karena aku perko****?atau ada masalah lain?Atau dia cemburu kepadaku karena aku memiliki istri?Masak iya,dia bunuh diri karena aku perko***? seharusnya dia senang karena melakukan dengan suaminya.Biarpun kini aku mantan.
Hahh..Aku sangat bingung.
Aku pergi ke rumah sakit Xxxx untuk melihat keadaannya.Jujur aku khawatir dengan kondisinya.
Beberapa jam berlalu,aku tiba di rumah sakit Xxxx.Aku kesana dengan menyamar.Agar orang yang mengenaliku tidak tahu bahwa aku ke sana.
Aku masuk keruangan Rein saat tidak ada yang jaga.Saat aku masuk,aku melihatnya tertidur.
Aku mendekatinya dan berbicara agar dia bangun.Berkali-kali aku berbisik ditelinganya.Tak lama,aku melihat keringat mengucur di dahinya.Tangannya gemetaran.
Aku panik.
Aku memegang tangannya. Namun, aku mendengar suara telapak kaki berjalan menuju ruangan itu.Akhirnya aku bergegas keluar meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Dari kejauhan,aku mendengar bahwa Rein sudah lepas dari masa kritisnya.Aku yang mendengar itu merasa bahagi.
Aku berjanji akan menemuinya setiap ada kesempatan.
Aku janji sayang.
Kemudian aku memutuskan untuk pergi dari rumah sakit tersebut.
Diperjalanan,aku menyuruh Alex untuk terus mengawasi Rein.Agar aku tau perkembangannya bagaimana.
Diperjalanan ke kantor terjadi kemacetan panjang.Waktu itu mobilku berada di lampu merah.Disini bukan mobilku saja tapi banyak mobil dan motor lainnya antri menunggu lampu merah.
Aku memainkan gawaiku sambil menunggu.Menghidupkan nyanyian cinta yang membuatku semangat.Aku menghayalkan Rein.Menghayalkan dia kembali denganku,bermesraan denganku daannn.
Iiiiiitttttt...bum...Awaaaaaassss!!!
Aku terkejut dan merasakan mobilku bergerak kencang berputar kemudian menabrak mobil truk yang sedang jalan di arah yang berlawanan.
Aku merasa pusing,berusaha menggerakkan kepala yang sudah berdarah karena benturan yang sangat keras.
Aku berusaha bangun dan melihat diluar sana sudah berserakan.Walau mataku mulai berkabut,tapi aku bisa melihat bahwa diluar sana ada mobil dan motor yang sudah penyok.Orang-orang terluka bahkan aku sempat melihat salah satu korban yang tergeletak di samping mobilku dengan paha yang sudah hancur.
Aku gemetaran.
Tak lama,orang-orang datang menghampiri mobilku.Mereka melihat ke dalam mobilku dan aku berusaha bergerak agar mereka mengira aku masih selamat.
Salah satu berteriak bahwa aku masih hidup.Kemudian mereka berbondong-bondong mengeluarkan aku dari mobil yang sudah 50 Persen penyok.
Aku masih berusaha sadar tapi sakit ini membuatku tidak berdaya.Pada akhirnya,aku dibawa ke rumah sakit terdekat.Karen saat aku terbangun,aku sudah ada di Rumah Sakit dengan alat medis yang melekat di tubuhku.
Saat dikamar ini.Aku melihat Vania dan Adam.Sedangkan mommy dan deddy mereka masih di Amerika.Aku tidak tahu apa mereka akan pulang.
Vania bertanya ala kadarnya saja.Sedangkan Adam,terlihat khawatir dan sangat cerewet .
Dia bertanya ini itu kepadaku.Apa dia tidak lihat aku masih lemah dan terbaring di kasur ini dengan luka yang cukup banyak?
Hhahh...Pria ini benar-benar membuatku naik darah saja.
"Dam tolong hidupkan Tv itu.Saya mau melihat berita."
"Baik pak."
Adam menghidupkan Tv.Tak lama keluar berita yang membuatku berada disini.
"KECELAKAAN AKIBAT REM BLONG."
__ADS_1
Berita itu menjelaskan bahwa korban meninggal di tempat 7 orang dan luka-luka 15 orang termasuk anak pengusaha besar Aldigantara.
****