AKU MEMANG MISKIN!

AKU MEMANG MISKIN!
Harris


__ADS_3

Aku berniat untuk berkunjung ke rumah sakit melihat Rein.Tapi,ketika aku keruangan itu,aku tidak menemukan wanita yang pernah menjadi istriku.


Dia tidak ada.Lalu kemana dia?Apa dia sudah sehat?atau pindah kamar?


Aku bertanya-tanya sendiri,sebab aku meminta Alex untuk menyelidiki Zabi.Karena itu,aku tidak mendapatkan informasi tentang Rein dari pria tersebut.


Aku mengira bahwa Rein akan tetap disini.Tapi,sekarang dia tidak lagi berada di rumah sakit.


Aku berjalan mengunjungi meja Resepsionis dan bertanya pasien yang bernama Rein.Mereka mengatakan bahwa Rein sudah dibawa pulang.


Tanpa menghabiskan waktu,aku segera meninggalkan rumah sakit tersebut menuju parkiran,kemudian meninggalkan gedung itu menuju Apartemen Rein.


Setelah tiba di sana,aku akan meminta maaf padanya.Ahhh...semoga saja dia memaafkan aku.


Tiba di Apartemen itu,aku langsung menuju lift ke kamar Rein.Tapi,saat dikamar itu aku tidak melihat wanita itu.Dan barang-barang disini rapi seperti tidak ada penghuninya.Lalu ,Rein kemana?


Aku menghubungi Alex dan memintanya untuk mencari keberadaan Rein.


Selama berhari-hari Alex tidak juga memberi kabar tentang keberadaan Rein.Selama itu pula, aku tidak bersemangat dan malas untuk pergi ke kantor.


Di balkon kamar aku duduk menatap cahaya lampu yang ada diujung sana.Pikiranku tak lepas dari mantan istriku,Rein.


Vania datang mendekatiku.Dia mengambil rokok dan menghisapnya.Sama sepertiku yang sedang memandang malam ini.


Vania tahu dengan apa yang aku pikirkan.


"Kau tidak menemuinya?"


Aku melirik Vania sekilas dan menggelengkan kepala.


"Apa dia sudah sembuh?"tanyanya kemudian.


"Aku tidak tahu.Apa dia sudah sehat atau belum,aku kehilangan jejaknya.Tapi aku akan tetap mencarinya,kemanapun dia pergi."jawabku kembali menghirup asap rokok.


"Apa kau sudah mencarinya ke Apartemen itu?atau mungkin dia ketempat adiknya."jawab Vania membuatku berfikir bahwa Rein pasti kesana atau mungkin Zabi yang membawanya kesana.


Tling..tling....


Gawaiku bergetar tanda telfon masuk.Aku melihat layar itu tertera nama Alex.


"Ya....?"


"Rein keluar negri bos seminggu yang lalu.Dia kesana untuk pengobatan.Dia kesana bersama laki-laki yang bernama Zain dan istrinya."jelas Alex membuatku terkejut.

__ADS_1


Rein keluar negri untuk pengobatan?Apa separah itu trauma yang dialaminya?


Aku menghubungi Adam dan memintanya untuk mengurus keberangkatan besok.


"Kau mau kemana?"tanya Vania melihatku sibuk dengan telfon genggamku.


"Aku mau menemui dia.Tapi dia sekarang berada di luar negri,Australia."jawabku tanpa menoleh.


"Australia?"tanya Vania terkejut.


"Iya Australia.Emang kenapa?"tanyaku heran melihat Vania terkejut.


"Dia kesana untuk pengobatan atau untuk menjauhimu?"tanya Vania lagi.


Aku tergelak dengan pertanyaan wanita ini.Sejak kapan dia panasaran dengan orang lain,apalagi dengan mantan istriku.Apa dia tidak memiliki rasa cemburu agak sedikitpun padaku?Hahhh....mana ada perasaan itu ada padanya.Bahkan dia sangat mendukungku untuk kembali mengejar cinta yang terlambat ini.


"Jika kau pergi ke Australia,lalu bagaimana dengan perceraian kita?"sambung Vania membuatku menatapnya.


"Kau tidak perlu khawatir.Perceraian ini sudah aku serahkan pada pengacaraku.Dan yang lainnya aku serahkan pada Adam."jawabku membuatnya tersenyum.


"Baiklah.Semoga perjalananmu nanti menemukan titik terang kebahagiaan."ucap Vania membuatku sedikit senang.


Walaupun Vania sudah jadi istriku,tapi kami nikah kontrak hanya untuk beberapa tahun saja.Yang aku suka pada wanita ini,dia selalu mendukungku dan memberi jalan untuk aku bisa kembali dengan wanita pilihanku.


Keesokan harinya,aku sedang berada didalam mobil menuju bandara.Selama diperjalanan ini,aku selalu memperhatikan foto-foto wanita itu.


Aku sadar,ternyata wanita ini manis juga biarpun tidak memakai makeup.Tapi,dia sangat cantik jika berdandan dan merawat diri seperti ini.


Monolok dalam hati saat memandang foto dan video Rein dalam YouTube milik Rania.


Rein,kemanapun kau pergi,aku akan mencarimu.Aku akan meminta maaf padamu dan mau bertanggung jawab dengan perbuatanku yang sudah membuatmu trauma.


Malam berganti pagi dan siang.Aku kini tiba di bandara dan langsung menaiki jet pribadiku.Tanpa menunggu lagi,jet tersebut segera meninggalkan negara Indonesia menuju Australia.


Tiba di Australia,aku memutuskan untuk menginap di Hotel xx.


Selama disini,aku meminta orang suruhanku untuk mencari informasi wanita yang bernama Rein.


Beberapa hari menunggu,akupun mendapatkan informasi tentang Rein.Dia dirawat dirumah sakit ternama disana.Dan hasil penyelidikan tersebut mengatakan bahwa Rein sedang melakukan terapi medis untuk pengobatan traumanya.


Aku mendatangi rumah sakit tersebut tapi sedikit kesulitan,sebab ruangan itu di awasi oleh beberapa pria yang berpakaian lengkap,seperti bodyguard.


Aku berfikir sejak kapan Rein memiliki bodyguard. Bahkan dia di awasi sangat ketat.

__ADS_1


Apa Zabi yang melakukan ini?atau Zain?tapi tidak mungkin Zain.Karena dia hidup masih dibawah levelku.Atau jangan-jangan istrinya.


Hahh...Aku akan cari informasi tentang perempuan yang menjadi istri Zain.


Seperti biasa,aku memerintahkan beberapa orang untuk mengawasi Rein,mencari informasi tentang perempuan yang bernama Zehra yang merupakan istri Zain.


Hasilnya membuatku sangat terkejut.Ternyata keluarga Zehra salah satu orang terkuat di negara ini.Bahkan jika dibandingkan,kekayaannya dan kekuasaannya nomor satu diatasku.


Ahhh...Aku sungguh tidak menyangka ternyata Zain memiliki istri dari keluarga konglomerat.Aku benar-benar tidak percaya dan tidak menduga,ternyata Rein dijaga oleh orang-orang dari keluarga Zehra.


Jika seperti ini,aku akan mengalami kesulitan untuk kembali lagi dengan Rein.Tapi,aku akan berusaha biarpun akan bertempur darah.


Setiap hari aku menunggu kabar tentang perkembangan Rein.Tapi,infomasi yang aku dapatkan hari ini sangat membuatku terbakar emosi dan cemburu.


Bagaimana tidak?


Orang suruhanku mengirim video tentang keseharian Rein selama terapi. Perempuan itu didampingi oleh seorang pria yang merupakan dokter.


Mereka terlihat sangat dekat,walau aku tau Rein masih tidak banyak bicara.Tapi,perlakuan dokter itu menampilkan bahwa dia memiliki perasaan kepada mantan istriku.Dia sangat perhatian padanya.


Tapi aku masih bisa merasakan bahwa Rein masih mencintaiku.Bukti sikapnya kepada pria itu dingin.Aku yakin dia tidak menaruh hati kepada pria itu.


Setelah beberapa minggu disini,aku harus kembali ke Indonesia.Karena perusahaanku mengalami masalah yang harus aku tangani.


Dengan berat hati,aku kembali ke Indonesia.Tapi,aku tetap menyuruh mata-mata untuk memantau perkembangan Rein.Biarpun kembali,aku tetap mengetahui kabarnya dari sana.


Akupun kembali ke Indonesia keesokan harinya.Tiba di Indonesia,aku segera mengurus masalah perusahaan.Setelah menyelidiki penyebabnya,akhirnya aku menemukan pelakunya.


Hehh...Berani sekali kau bermain-main denganku Zabi?!Mari kita lihat,bagaimana pertarungan ini berlanjut.Siapa yang akan menang dan siapa yang akan kalah.


Aku menyeringai setelah mendapat kabar bahwa Zabi yang membuat perusahaanku hampir jatuh.


Zabi memang sudah tahu bahwa akulah yang memperkosa kakanya.Tapi dia itu kan pernah menjadi istriku dan esoknya akan kembali padaku.


"Sepertinya Zabi ingin balas dendam kepadamu Ris."tutur Adam membuatku menyeringai.


"Hehh...biarkan saja apa yang ingin dia lakukan.Aku disini sangat menantinya."jawabku menatap tajam keluar jendela.


"Apa yang sudah kau rencanakan?"ucap Adam panasaran.


Aku tidak menjawab pertanyaan itu.Tapi aku sudah menyiapkan rencana yang akan membuatnya menyesal,menyesal karena sudah mencari masalah dengan keluarga Aldigantara.Biarpun aku mencintai kakanya,tapi jika harus bertarung untuk mendapatkannya,maka aku akan lakukan itu.


Jika sulit,maka akan aku lakukan jalan pintas,yaitu melenyapkan Zabi.

__ADS_1


...****please untuk kasih Vote-like-komentar-Hadiahnya.Agar Novel ini berkembang dan banyak pendukungnya****...


__ADS_2