
"Belilah apa yang kamu sukai monica" jawab alex santai , monica dan celline langsung semangat
F4 dan sandra melotot mendengar harganya, sementara lexa cuek saja , dia tak tertarik dengan urusan monica dan celline, ia melihat sebuah tas pesta mungil di etalase
"Ada warna apa saja yang 470.000 USD ini Miss?" Tanya Monica sombong
"Ada tiga warna nona, Grey, Black, Dark Grey" jawab petugas sopan "Aku mau Dark Grey saja"
"Kamu pilihlah yang kamu mau celline" ajak monica
"Apakah tak apa apa? aku takut tak enak dengan alex" Kata Celline ragu "Tak apa, kau dengar sendiri apa yang alex katakan tadi. pilihlah yang aku sukai. apa yang kau sukai berarti aku sukai juga" jawab monica percaya diri.
"Kamu pilih yang 270.000 USD saja ya" tawar monic. celline mengangguk ragu.
"Miss bungkuskan tas yang ini juga" Ucap monica pada petugas toko , petugas segera mempersiapkan kedua handbag yang di pilih oleh monica dan celline
"Alex maukah membantuku mengambilkan tas warna abu yang kecil itu" pinta lexa pelan. sambil menunjuk sebuah tas yang posisinya agak tinggi. Alex segera membantu mengambilkan dan menyerahkan pada lexa
"Anda jeli sekali nona, ini adalah keluaran pagi ini, tas ini cocok untuk ke pesta" ucap petugas ramah
"Berapa harganya Miss?" tanya lexa sopan
"200.000 USD, ada dua warna dark grey dan black nona" jawab petugas ramah, lexa tersenyum dan mengangguk . ia mengambil sebuah dompet kecil didalam tasnya lalu menyambar salah satu deretan kartu hitam miliknya.
Alex, sandra dan F4 terkejut melihat deretan kartu hitam di dompet kecil milik alexa. dompet itu bukan dompet yang biasa di bawa lexa.
"miss tolong berikan aku kedua warna itu, dan bungkuslah dengan baik" jawab lexa sambil menyerahkan black cardnya pada petugas
"Anda ingin memberikan kartu didalamnya nona?" tanya petugas seraya menerima kartu itu
"Semoga Mama Selalu bahagia satunya Semoga Mami Selalu bahagia" ucap lexa tersenyum
Alex, sandra dan F4 mendengar jelas ucapan alexa bahwa tas itu akan di berikan untuk giovani dan angeline
__ADS_1
Alex memberi kode pada franky, franky menahan petugas dan mengambil kartu lexa , menyerahkan kartu lexa pada alex lalu franky menyerahkan black card milik alex pada petugas
Alex terkejut melihat black card milik alexa ditangannya , keluaran bank yang sama dengan kartu milik alex, tapi berliannya ada 5 dan itu hanya bisa di miliki oleh orang yang memiliki saldo minimal 10 Triliun didalamnya.
"Miss maaf saya tak jadi membeli" pinta lexa dengan sopan. alex dan petugas menatapnya
"Kenapa?" tanya alex
"Aku membelikan untuk mama dan mami, kalau kamu yang membayar berarti kamu yang membeli" jawab lexa datar.
alex memilih mengalah daripada lexa kecewa tidak jadi membeli, belum lagi malu karena pembatalan. alex pun menyerahkan kartu lexa pada petugas, petugas mengembalikan kartu sebelumnya pada franky, dan menyerahkan kartu lexa kekasir, lalu kasir pun menggesek black card lexa di mesin merchant.
"Nona ini kartu anda, bukti penggesekan, dan ini nota pembelian produk.. tunggulah sebentar saya akan menyiapkan pesanan anda beserta kartunya" kata petugas ramah dan mengembalikan kartu lexa. lexa mengangguk sopan.
petugas segera mengerjakan tugasnya. Tak lama ia kembali membawa dua bungkusan paper bag berlambang H dan menyerahkan pada alexa . jefry segera menerima dan membawakan belanjaan tersebut
"Nona, totalnya 740.000 USD, silahkan ke kasir" ucap petugas yang sudah menyiapkan tas pesanan monica dan celline
"Ayo ke toko buku" ajak alex lembut . sandra mendorong kursi roda lexa untuk menuju keluar boutique itu diikuti alex disampingnya dan F4 mengambil posisi di belakang mereka
"jaga jarak dan sikap nona, ini tempat umum" franky mengingatkan dengan tegas . dia tak mau tuan mudanya menjadi sorotan media
"ada apa?" tanya alex dingin "Total belanjaanku 740.000 USD alex" ucap monica manja
"oh ya sudah" jawab alex singkat lalu segera melanjutkan langkahnya mau keluar boutique
"Alex.. tas nya belum di bayar" kata monica pucat "bukankah kamu tadi bilang aku bisa memilih tas yang aku sukai" tanya monica
"Memang benar aku katakan kamu bisa memilih tas yang kamu sukai, itu karena aku bukan siapa siapamu, yang berhak melarangmu adalah ayahmu, bukan aku" jawab alex santai "kalaupun kamu bertanya pada franky atau jackson, mereka juga akan menjawab sama, belilah apa yang kamu sukai"
monica dan celline langsung pucat pasi. Sandra, F4 menahan tawa sambil mengangguk
"ayo jalan" ajak alex pada pengawalnya, mereka segera bergegas keluar tapi lexa menahan mereka
__ADS_1
"tunggu, kita tunggu mereka menyelesaikan urusan mereka" kata lexa. akhirnya tujuh orang itu berhenti dan menatap monica dan celline yang sekarang berkeringat dingin didepan kasir dan di sampingnya ada dua body guard bandara
"bagaimana ini? coba kamu telpon papimu" kata celline. monica segera menghubungi ayahnya
"Pi.. bisa kirimkan uang 11 Miliar? Monic mau membeli tas hermes"
"....."
"Apa? bagaimana bisa? jadi nasib monic bagaimana? sekarang ada dua body guard toko di sini" ucap monic sambil menangis
"...."
"Baiklah, monuc coba tanyakan, papi kirim saja uang yang papi punya"
"...."
Sambungan telepon diputuskan
"Nona berapa harga tas paling murah disini?" tanya monica dengan malu
"17.000 USD nona" jawab petugas dengan wajah datar sambil menunjukkan tas yang dia maksud
"Ka- kalau begitu aku ambil ini saja nona" kata monica sambil mengeluarkan kartu ATM pemberian ayahnya tanpa memeriksa tas itu lagi.
petugas segera menggesek dan memproses pembayaran. setelah selesai ia menyerahkan bungkusan tas dan kartu ATM pada monica. monica menerima paperbag nya dengan menunduk . Alex segera masuk dan menuju kekasir
"Nona, tadi saya dengar tas ini ada tiga warna benar?" tanya alex sopan, disampingnya ada franky dan jackson
"benar tuan, tas ini limited edition, ada tiga warna gelap" jawab petugas
"Berikan ketiganya padaku" pinta alex.
"totalnya 1.410.000 USD tuan" franky segera menyelesaikan pembayaran ke kasir. dan petugas menyiapkan tas pesanan alex
__ADS_1