ALEX Dan ALEXA

ALEX Dan ALEXA
Bab 22 - Cemburu


__ADS_3

Mungkin pengirim sudah memberitakan pada brandon kiriman telah diterima alexa . Brandon memberikan panggilan video pada lexa


"Honey apa kabar?" sapa brandon sambil tersenyum "Aku merindukanmu, apakah kamu merindukanku?" tanya brandon. lexa mengangguk cepat "Miss u so hard"


"Sudah menerima kirimanku? kamu menyukainya? aku mengirimkan padamu agar kamu tak terlihat menyedikan dikantormu , aku berbuat supaya kamu tak di anggap jomblo" brandon dan lexa terbahak bahak


"Aku sangat menyukai kirimanmu, huh kamu tau saja kesukaanku" kata lexa


"enam tahun bersamamu bagaimana aku tak memahamimu hah?" goda brandon


Tiba tiba lima orang keluar dari ruangan alex.


"Honey aku akan menghubungimu nanti, aku harus bekerja" kata alexa cepat sambil menekan tombol merah . sambungan segera terputus


"Lexa ayo makan bersama, kami akan makan makanan korea di AS Korea resto", ajak hendrick "kalian pergilah, aku banyak kerjaan yang harus selesai hari ini" tolak lexa sambil tersenyum


"Siapkan dirimu makan siang, ini perintah" ucap alex dingin setelah matanya melirik dimeja lexa ada buket bunga coklat dan kotak makanan berbentuk love


"benar lexa, makanlah bersama kami" ucap monica manja sambil memeluk lengan alex . akhirnya lexa menyambar tasnya dan pergi bersama mereka


Saat tiba di di loby, supir sudah menanti "Turunlah aku akan mengemudi" ucap hendrick pada supir. supir segera turun dan membiarkan hendrick mengemudi


"Lexa duduk didepan bersamaku, jangan ganggu mereka pacaran" canda hendrick, lexa pun duduk didepan menemani hendrick membiarkan alex dan monic duduk ditengah dan jackson franjy dibarisan belakang


Drrrttt Drrrttt


"Halo"


"....."


"Kamu sudah kembali? ku kira kamu masih di korea"


"....."


"Aku akan segera makan siang di AS korea restauran, tak jauh dari kantorku"


"....."


"Baiklah kita bertemu disana"


"....."


lexa memutuskan sambungan

__ADS_1


"Siapa," tanya hendrick mewakili tanda tanya alex


"Klien" jawab lexa singkat


15 menit mobil tiba di restoran. ternyata adam juga baru tiba.


"Siang Tuan Alex" sapanya sopan "Siang Tuan Adam" jawab alex sopan


"Kami mau makan siang disini, bergabunglah" ajak alex


"Tadinya aku mau ajak lexa lunch di vip lain" kata adam "Makanlah bersama kami" ajak alex . dia tak rela lexa makan berdua dengan adam di ruangan lain "Baiklah" ucap adam


mereka segera memesan makanan, dimeja bulat itu alex duduk di antara monica dan lexa. sementara lexa duduk diantara alex dan adam. sisanya duduk berderet disamping adam karena tak bersedia duduk disamping monica . monica terus memeluk lengan alex dengan manja.


pelayan menghidangkan pesanan mereka.


"Alex aku ingin udang itu, terlalu jauh" rengek monica manja. alex mengambilkan udang untuk monica. yang lain makan dengan tenang


"Makan yang banyak ya" Adam mengambilkan bulgogi, udang, ikan ke mangkuk lexa "terima kasih" ucap lexa tersenyum tulus. adam mengusap puncak kepalanya


alex sangat cemburu dengan interaksi mereka. ia mengambilkan ayam mangga ke mangkuk lexa. adam dan lexa menatap wajah alex dengan datar


lalu adam memindahkan ayam itu kepiringnya sendiri "Lexa alergi mangga Tuan Alex" kata adam , membuat alex membeku. ia melirik wajah lexa yang makan dengan tenang


"baiklah, bagaimana kalau minggu? bawalah harvey " tawar adam . "dimansion ada permainan anak anak, mungkin harvey akan menyukainya"


"aku akan mengabarimu lagi, agak susah mengajaknya keluar, karena dia sangat active sekali hahaha" kata lexa. "aku membantumu mengawasinya, aku terbiasa bermain dengan anak adelia" lexa mengangguk


franky, hendrick, jackson menatap alex yang wajahnya sudah menggelap "rasakan bos" batin mereka yang sudah jengah pada monic


acara makan siang selesai, lexa kembali ke mobil bersama team alex. saat alexa menyerahkan laporan. alex membaca dan melemparnya ke lantai "aku memintamu membuat laporan bukan membawa sampah seperti ini kehadapanku" bentak alex. lexa segera memungut dokumen dilantai dengan mata dan hidung memerah


"maafkan saya, saya akan memperbaikinya" ucap alexa sambil keluar ruangan. airmatanya menetes dimejanya. tapi ia menyekanya dan harus kuat . ia tak mau kelihatan lemah.


jam 16:00


lexa bergegas pulang


ibunya memintanya cepat pulang karena putranya demam tapi sudah diperiksa dokter.


"ikut aku" alex menarik lengannya


"aku harus segera pulang tuan" lexa menepis tangannya dan berjalan cepat tapi alex tak mau melepaskannya

__ADS_1


"sekali mura-han tetap mura-han, kamu mau menemui adam hah?" bentaknya. mata dan hidung alexa memerah , dia segera berlari menuju mobilnya . hinaan alex menusuk nusuk hatinya


"Bagaimana harvey mih?" tanya lexa cepat saat ibunya membuka pintu apartemen


"harvey sudah reda demamnya tapi ia mencarimu sejak tadi" ucap angeline , lexa segera masuk membersihkan diri dan menemui putranya


"Momi" harvey menjulurkan tangannya. lexa menggendong dan menciuminya "gep gep" pintanya. lexa menatap perawat


"Tuan kecil mau grape nona" kata perawat "aku akan menyiapkannya" lexa mengangguk


"you want grape baby?" tanya lexa sambil menciumi harvey, ia mengangguk dan mengedipkan matanya. gayanya menggemaskan. lexa berguling guling bersama harvey diranjang sambil tertawa


saat perawat membawakan anggir semangkuk besar. harvey memakannya dengan lahap.


TOK TOK TOK


giovani masuk ke kamar harvey, melihat harvey makan anggur dengan lahap. dia tertawa


"cucu grandma yang ganteng sakit ya? kasian cup cup cup" ia menciumi harvey. harvey menghindar "gep gep" katanya


"grandma mengganggu harvey makan grape ya?" harvey mengangguk cepat dan memakan anggurnya


"alex juga sangat suka anggur, saat kecil kalau sakit ia kesulitan makan nasi, dia akan terus minum susu, makan anggur dan pir seharian" kata gio mengenang masa kecil putranya sambil tertawa


"harvey mau tumbuh gigi jadi demam, sekarang sudah reda" kata angeline dari arah pintu.


"pah.. pah.." kata harvey , lexa menatap perawatnya "tuan kecil mencari grandpa dan opanya. tiap sore selalu begitu nona"


"pah " kata harvey mulai marah. lexa memeluknya. tapi ia semakin marah dan menangis "pah pah"


angeline segera menelpon video abraham, begitu wajah abraham muncul harvey langsung tertawa "pah pah" katanya gembira. abraham mengarahkan kamera ke kenneth


"pahh pahh" teriak harvey sambil tertawa


"kenapa menangis baby?" tanya abraham tertawa. "rindu opa hum? opa akan segera tiba, opa beli mainan buat baby" abraham memperlihatkan pistol mainan di layar


"want gun pah gun pah" kata harvey senang "jangan nangis, sebentar lagi opa bawa gun harvey" harvey mengangguk dan mematikan sambungan sendiri


"saat kecil tiap sore lexa selalu mencari papihnya. kalau papihnya ke kota ia akan menangis berhari hari, sampai tertidur" kenang angeline.


Abraham dan kenneth masuk ke apartemen. mereka membersihkan diri sesaat. lalu menemui harvey. masing masing membawa sebuah pistol mainan . harvey menciumi kedua kakeknya "kiu pah" katanya "wellcome" jawab kedua kakeknya bersamaan


harvey tak mau makan nasi dan bubur. dia memakan pir dan anggur saja. giovani memasak sup obat untuk harvey. untunglah harvey mau meminumnya sedikit karena ada aroma apel . semalaman ia meminum susu terus. sampai ia tertidur

__ADS_1



__ADS_2