
Drrrttt Drrrttt
ponsel alex bergetar, dari jefry
"halo jef.."
"..."
"baik tunggu sebentar"
alex bangkit mengenakan boxernya dan mengambil paper bag dari jefry. jefry tertawa melihat penampilan bosnya. alex segera mengunci pintunya. saat kembali ke ruangan pribadinya. alex tak menemukan gadisnya tapi mendengar suara air. ternyata gadisnya sedang mandi
Tak lama lexa keluar, alex menyerahkan paper bag dari jefry. lexa menerima paper bag dengan wajah masam . alex segera membersihkan diri selama 10 menit
saat keluar bathroom ia tak melihat lexa, tapi melihat satu stell pakaian kerjanya ada di ranjang yang sudah rapi kembali. alex tersenyum. dan segera mengenakan pakaiannya. dia keluar ruangan melihat lexa duduk di sofa mempelajari dokumen. dia menyerahkan dasinya pada lexa
lexa yang paham segera berdiri mengenakan dasinya alex dengan rapi.
"aku lapar kita berangkat awal ke tempat meeting, agar bisa fokus bicara nanti" kata alex. lexa mengangguk dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. termasuk kekamar pribadi mengambil satu stell pakaian alex dan satu stell pakaiannya dan memasukkannya dalam satu buah mini travel bag
"ayo berangkat" kata alex tegas. lexa mengikutinya dari belakang. supir mengantar mereka ke An japan restaurant
*****
AN Japan Restaurant
VIP Room
"Makanlah yang banyak, kamu sudah habis banyak tenaga" kata alex nakal sambil mengambilkan beberapa makanan ke mangkuk lexa. lexa hanya makan dengan tenang
usai mereka makan, pelayan membersihkan meja di ruangan dan bersisa dua gelas minuman
mereka berdua mempelajari berkas pertemuan itu dengan teliti, keduanya bertekad memenangkan proyek ini dan berusaha kontrak bisa ditandatangani hari ini juga
*****
tepat jam 13:00
Tuan Nakamura tiba bersama asisten pribadinya. Alex menggunakan bahasa inggris, alexa menggunakan bahasa jepang.
Alexa memiliki kemampuan bahasa jepang yang baik secara lisan maupun tulisan, selain itu dia memiliki cara bicara yang tegas, cerdas, smart dan membuat lawan bicaranya nyaman.
__ADS_1
Dalam waktu 30 menit Alexa berhasil membuat Tuan Nakamura dan Alex menandatangani kontrak mereka. mereka pun bersalaman. Senyum alex terpancar di wajahnya
"Sekretaris anda sangat cantik, bila diijinkan saya ingin mengajaknya makan malam sebelum saya kembali ke jepang minggu depan Tuan" pinta nakamura pada alex . lexa menatap alex datar. senyum alex langsung hilang
"Boleh Tuan.. Saya dan calon istri saya akan mengatur waktu menemani anda makan malam bersama" jawab alex sopan sambil tersenyum
"Ah ya, wanita secantik nona shawn, tak mungkin tak memiliki pasangan, baiklah sabtu jam 18:30 kita makan di ancol ya" ucapnya. Alex nengangguk
"Suatu kehormatan bisa makan malam dengan Tuan Nakamura" mereka bersalaman lalu Tuan nakamura segera berlalu diantarkan alex dan alexa sampai ke depan pintu restoran dan mereka berpisah disana
mereka kembali ke ruangan VIP
"kamu bisa bahasa jepang?" tanya alex "ibuku orang jepang" jawabnya tanpa menoleh dan fokus pada dokumennya
pertemuan kedua dengan yakamoto group berlangsung dengan lancar karena mereka lagi lagi puas dengan tata bicara alexa dalam pembicaraan itu . sejam kontrak langsung di tandatangani Tuan Yakamoto dan Alex di ruangan vip itu.
Tuan Yakamoto adalah crazy rich kenamaan japan, usianya 25 tahun, visualnya hampir sempurna dan dia pengusaha sukses di negaranya. Dia sangat menyukai alexa. Hal ini memicu rasa tak senang alex. ia terus memeluk pinggang alexa menunjukkan alexa miliknya
akhirnya mereka berpisah di depan Restaurant. supir segera mengemudikan mobil menuju Shawn Itally Restaurant. mereka tak kembali ke kantor dulu mengingat macetnya jalan raya jakarta, jefry memang menyusun lokasi pertemuan yang tak jauh antar satu pertemuan dengan pertemuan lainnya
Alex segera masuk ke ruangan vip. karena masih ada waktu 1.5 jam ke pertemuan berikutnya. dia memilih membersihkan diri dulu di kamar mandi ruangan vip itu yang mewah itu. lexa menyiapkan pakaian dan kebutuhan alex. tak lama alex keluar, ia juga segera mandi . sekarang mereka terlihat lebih segar
tepat jam 18:30
Tuan abbelard dan alex bersalaman, tapi saat giliran alexa, ia menatap alexa dalam, alexa hanya tersenyum . mereka berpelukan lama. alex menggeratkan rahangnya melihat pemandangan itu
"ekhmmm" interupsi alex. mereka segera melepaskan pelukan mereka
"Maaf Tuan Alex, sekretaris anda adalah kekasih masa kecilku, aku sungguh merindukannya setelah 9 tahun lebih tak bertemu" kata Tuan Abellard. Alex hanya diam
"aku akan memukulmu kalau kamu asal bicara" protes alexa manja sambil manyun "siapa kekasih masa kecilmu hah? tepatnya kekasih gadunganmu adam"
Adam tertawa terbahak bahak. dan mengacak rambut alexa. pembicaraan terhenti saat pelayan membawakan menu , mereka segera memesan makanan
"mana proposalmu, sini aku baca" pinta adam , lexa menyerahkan dokumennya. adam membaca sangat teliti. alex pun menjelaskan sesaat tentang isi proposal. adam mendengar dengan teliti. Tanpa basa basi ia langsung menandatangani kontrak. Alex pun begitu
"Besok urus pelunasan proyek ini" perintah adam pada asistennya "Baik Tuan" jawabnya
"Aku tak mau panjang lebar. aku sudah setuju dan akan langsung melunasi besok tanpa tahapan. aku percayakan padamu Tuan alex dan lexa. jangan buat aku kecewa" mereka mengangguk dan bersalaman
Pelayan menghidangkan makan malam , mereka makan malam dengan tenang
__ADS_1
"Kapan menikah?" tanya adam menatap lexa dalam . lexa terkejut
"Aku sudah tau kalian akan menikah, barusan yakamoto ada pertemuan denganku sebelum aku kesini"
"enam bulan lagi" jawab lexa sendu. adam melihat dimata lexa ada luka. hatinya berdenyut
"Kalau dia menyakitimu, segera hubungi aku, aku akan segera menikahimu" kata adam tegas sambil mengusap puncak kepala lexa rahang alex mengeras
"Aku akan membahagiakannya" jawab alex tegas. adam tersenyum dan mengangguk. akhirnya jam 19:30 mereka segera kembali ke kantor mengambil mobil lexa
"Kamu tampak akrab dengan kekasih masa kecilmu" sindir alex dalam perjalanan. lexa hanya diam
"Kenapa diam? mengenang nostalgia percintaan kalian?" tanyanya sambil menatap lexa tajam. ia menarik tengkuk lexa dan menyesap bibir mungil itu sampai bengkak. lexa diam saja dan segera turun dari mobil karena mereka sudah tiba di depan mobil lexa. alex menatapnya datar
Alexa mengemudikan mobil menuju apotik , tujuannya hanya satu membeli pil anti kehamilan. ia tak mau mengandung anak dari pria sejahat alex lagi
*****
Dua bulan lebih lexa bekerja di Nishi Group Pusat.
Sejak awal Nishi Group Pusat memang sudah berkembang pesat di tangan alex. Dia adalah pengusaha yang sangat handal dan Profesional, dia memenangkan banyak proyek raksasa dalam luar negeri. tapi sejak adanya alexa. Nishi Group semakin gemilang karena mereka perpaduan Best Couple in Bussines.
Sayangnya Sejak pertemuan dengan Adam, hubungan alex dan alexa semakin dingin dan berjarak. Mereka hanya kompak saat meeting dengan klien. Tepatnya alexa selalu menghindari alex. Ditambah adanya monica yang tiap hari menempel pada alex, lexa tak suka drama keributan jadi ia berusaha menjauhi keduanya
Jefry sudah pindah ke ASAN Group pusat. Dia mendampingi CEO seminggu setelah lexa bekerja di Nishi Group.
Siang itu Jackson, Hendrick, Franky datang ke ruangan alexa. mereka mau menemui alex.
"lexa alex didalam?" tanya jackson, secara jabatannya lebih tinggi dari alexa
"saya akan melaporkan anda datang pada tuan alex" ucap lexa sopan
"tak perlu, kami masuk saja" kata hendrick "eh jangan. itu.. di dalam.. itu" jackson menerobos masuk. lexa tak sempat mencegah
saat mereka membuka pintu, alex tampak disofa dengan posisi sangat intim dengan monica. mereka seperti baru selesai kepergok berciuman. empat orang di pintu menatapnya dengan datar
"Maaf Tuan, mereka memaksa masuk" kata alexa "Tak apa, kalian masuklah" perintah alex. tiga pemuda tampan itu segera masuk
lexa pun segera kembali ke kursinya sendiri. seorang petugas mengirimkan bunga coklat, coklat kesukaan lexa. dan dua kotak makanan. seperti kotak bekal berbentuk love
"terima kasih" kata lexa. ia taunya itu kerjaan adam. tapi saat dia intip pengirimnya. rupanya brandon. ia terbahak bahak.
__ADS_1