ALEX Dan ALEXA

ALEX Dan ALEXA
bab 49 - Kembali ke titik awal


__ADS_3

Shawn International Hospital


Jam 09:00


Giovani dan angeline membawa harvey menimang cucu perempuan mereka


"Mom dede beautiful" lapor harvey pada lexa, lexa tersenyum dan mengangguk "Harvey harus menyayangi dede" ucap lexa pelan. harvey mengangguk semangat lalu lari menghampiri adiknya


"Mah avi love dede" kata harvey . ia menciumi adiknya yang mungil itu. sang baby girl tersenyum pada kakaknya. harvey merasa senang sekali "Mah.. cuits" pintanya


"Tidak Tuan Muda kecil, Dede hanya bisa minum susu, tidak bisa makan biskuit. dede tak suka biksuit hanya suka kak harvey" ucap zerah hati hati takut harvey mengamuk


"Mah dede love susu?" gio tersenyum mengangguk "onty give me susu" harvey membuka tas miliknya yang di bawa adelia meminta susunya. Adelia membuatkan susu untuk harvey. harvey malah membawanya untuk adiknya


"Susu dede berbeda dengan susu harvey, susu dede yang kecil. nanti omah akan memberi dede harvey susu ya" bujuk angelina sambil mengelus kepala harvey


Alex masuk ke ruangan


"Lexa..." panggilnya, lexa membuang muka menghadap arah lain


"Kumohon maafkan aku, aku tidur di kantor dua malam, maafkan aku" ucapnya. tapi lexa tak bergeming


"Alex doakan dulu putrimu" perintah giovani dan meletakkan cucunya hati hati ke pelukan alex.


alex meneteskan airmatanya melihat putrinya yang cantik itu. dia segera menciumi dan mendoakannya. "Anak daddy sudah lahir, maaf daddy terlambat sayang" alex bahagia sekali melihat wajah putrinya adalah wajah lexa versi mini. hanya rambut dan bola mata yang sama dengan alex


Setengah jam kemudian perawat menjemput baby cantik itu keruangan bayi untuk disusui , hati alex berat sekali melepas putrinya


"Dad dede beautiful" ucap harvey. alex mengangguk dan menciumi harvey lalu menghampiri alexa


"Pulanglah, aku tak ingin melihatmu" pinta alexa. "Mami minta dia keluar"


"Nak.. keluarlah dulu.. biarkan lexa tenang dulu" nasehat giovani. akhirnya alex terpaksa keluar dan duduk di depan kamar

__ADS_1


Jam makan siang abraham dan ken datang bersama beberapa pengawal, di tangan pengawal tampak bungkusan makanan


BUG BUG BLAMM


Alex langsung Terhempas di dinding memuntahkan seteguk darah segar. para pengawal sampai memejamkan mata mereka . Ken masuk keruangan memanggil angeline dan giovani


Abraham maju dan mengangkat kakinya "Pah.. no pah" teriak harvey menangis. Abraham menghentikan aksinya


"Dad, Dad" ia memeluk ayahnya , harvey ketakutan sekali , ia menangis sangat kencang. Abraham berusaha menggendongnya tapi harvey meronta ronta


"Kau sengaja hah?" tanya abraham pada ken pelan tapi dengan tatapan tajam


"aku memanggil istriku, harvey duluan lari keluar, maafkan aku bos, aku tak sengaja" ucap ken menunduk


alex memeluk harvey "jangan menangis, tadi dad dan opah main beranteman, seperti harvey dengan onty adel dan onty hera. daddy kalah" bujuk alex pada harvey


"really dad?" tanya harvey , alex mengangguk. harvey menatap abraham yang terlihat sedih di tolak cucunya. harvey berlari memeluk opanya dan meminta maaf "sorry pah. avi sorry"


abraham menggendong dan memeluknya lalu membawanya masuk ke ruangan lexa tanpa menatap alex lagi. sisa tiga orangtua lainnya menghela nafas berat melihat alex yang dipapah oleh pengawal


"Kamu kemana saja nak?" tanya gio


"Sabtu alex bertengkar dengan lexa karena cemburu pada adam, jadi alex kembali ke kantor dan menginap dua malam disana. mama bisa lihat cctv kantor. bahkan alex tak keluar dari kantor sampai pagi ini"


"Maafin alex mah mih" kata alex lirih


"Kirimkan email cctv pada mamih, agar mami bisa bicara pada papihmu dan istrimu" ucap angeline "kembalilah dulu, amarah papi masih belum reda"


"Lexa dan anak alex bagaimana mi?"


"tergantung usahamu, anak istrimu pasti kami jaga, cuma kali ini kamu sudah keterlaluan alex. dua kali istrimu melahirkan tapi kau tak berada disisi istrimu" ucap angeline


"maafin alex mih, maafin alex"

__ADS_1


"Titipkan nama putri alex mih, Harriette Louisa Geraldo" angeline mengangguk . alex segera berlalu


🧸🧸🧸🧸🧸🧸


Seminggu kemudian,


Alexa sudah bisa pulang


Angeline dan Giovani sudah berusaha keras membujuk suami mereka bahkan menjadikan harvey tameng, akhirnya alex diijinkan pulang ke mansion shawn mendampingi lexa


masalahnya lexa sudah menganggap alex sebagai orang asing, sama seperti pertama kali selisih paham dengan alex saat di london dulu


Alex berusaha keras membujuk alexa tapi alexa tak menganggap alex ada meskipun alex tidur disampingnya tiap malam


****


Panti Asuhan Louis


Acara sebulanan baby sasa


panggilan kesayangan keluarga pada Hariette Louisa Geraldo , kependekan louisa


Acara berlangsung cukup meriah, semua mendoakan kesehatan sasa.


Harvey paling bahagia dalam acara itu karena selama ini dia lebih banyak sendirian dirumah , melihat banyak teman ia memiliki perasaan berbeda


Panti asuhan ini didirikan dari uang penghasilan harvey, dibantu pengelolaannya oleh kedua neneknya.


Sampai acara usai, alex menggendong sasa dan menggandeng harvey ke mobil. alex meletakkan sasa dipangkuan lexa yang duduk dibarisan belakang. lalu menutup pintu, dan menggendong harvey duduk di kursi penumpang. alex pun mengemudi menuju mansionnya


Tiba di kamar


"Lexa.. mau sampai kapan kamu menghukumku?" tanya alex "kumohon maafkanlah aku" tapi lexa hanya diam seperti biasanya

__ADS_1



__ADS_2