ALEX Dan ALEXA

ALEX Dan ALEXA
Bab 31 - Bencana membawa hikmah


__ADS_3

"Makan yang banyak, setelah ini kamu banyak kerjaan lexa" kata hendrick meletakkan bulgogi dan udang di mangkuk lexa.


"Biarlah aku yang memberi makanan pada calon istriku" kata alex datar


"Ambilkanlah untuk lexa" ucap hendrick santai meneruskan makannya, Lexa makan dengan semangat dan sangat lahap


usai makan pelayan membersihkan piring kotor dimeja menyisakan minuman mereka. Akemi segera mengeluarkan laptop dan duduk di meja belakang mereka. Dia hanya duduk saja menunggu sesuatu



jam 10:00


Tuan besar tanaka dan Tuan besar Sato di bawa pengawal mengetuk pintu ruangan Vip itu. Akemi bangkit dan melapor pada Alex


"Tuan Muda, Tamu tiba"


"Persilahkan masuk" Jawab alex dingin


Masuklah 2 pria paruh baya dengan 2 pemuda ke dalam ruangan akemi membuka sebuah pintu khusus dan mengarahkan mereka kesana



Akemi meminta mereka duduk di deretan sebelah kiri , lalu meminta alexa , hendrick duduk di deretan kanan. Alex duduk di tengah. Akemi mengambil tempat duduk disebelah hendrick.


Alexa menjadi translator alex karena lawan bicara tak dapat menggunakan bahasa inggris.


"Katakan apa tujuanmu kemari" tanya alexa sesuai ucapan alex


"Kami berniat datang mengajukan permohonan pada Nishi Group atas pembangunan gedung cabang kami di Jakarta, kami berencana menyerahkan proyek ini pada Nishi Group Pusat Jakarta"


"Bukankah kalian sudah menyerahkan proyek ini pada bharata group, silahkan lanjutkan saja dengan bharata group" ucap alexa sesuai ucapan alex


"Tidak Tuan, kami tak berani menyerahkan pada mereka , kami mau menyerahkan pada anda Tuan"


"Kalau aku menolak?" tanya lexa sesuai ucapan alex

__ADS_1


"Kumohon terima proyek ini tuan, kami bersedia menambah 25% budget di atas proposal yang anda ajukan kemarin, Kami mohon terimalah proyek ini" Tuan Besar tanaka sudah berkeringat dingin


"Apa gunanya aku bekerjasama dengan kalian kalau kalian bahkan mempercayai perusahaan kecil dan menjatuhkan kami" tanya alexa sesuai ucapan alex


"Aku akan membayar lunas dana proyek di awal, Kumohon Tuan, bila anda menolak kami, selain kami akan bangkrut hari ini, nyawa kami mungkin berakhir hari ini juga"


"apa urusan kalian bangkrut dengan Nishi Group?" tanya alexa dingin sesuai ucapan alex


"55% saham dalam perusahaan kami adalah investasi Tuan Besar Nishinoya, bila kalian menolak, beliau akan menarik saham dan investasinya hari ini juga. dan kami akan bangkrut. Jika Keluarga nishinoya menarik sahamnya, maka seluruh pengusaha di dunia ini tak berani memiliki hubungan dengan kami lagi, Para investor dan pemegang saham juga akan segera menarik dana mereka"


"Apa yang bisa anda berikan padaku sehingga saya bisa mau menerima pengajuan anda?" tanya lexa dingin sesuai perintah alex


"Saya akan menyerahkan bukti pelaku team mata mata yang mencoba membocorkan rahasia perusahaan kalian jika kalian bersedia menerima pengajuan kami"


"Mana buktinya?" tanya alexa sesuai ucapan alex. Akemi segera berdiri di belakang alex


kedua putra tuan tanaka dan tuan sato menyerahkan amplop besar warna coklat pada akemi, akemi menerima dan memeriksa. ada dokumen dan flashdisk di dalam. akemi membaca teliti lalu memasang flasdisk di laptopnya dan menghadapkannya pada alex, alexa, hendrick


"Heru, Charles, Matius, Celine, Monica? Aku akan mengirim kalian ke neraka" Teriak hendrick marah . alex ingat posisi tasnya berubah ketika ia bermalam dikamar alexa


"Baiklah demi keselamatan kalian aku mau menerima kerjasama ini, karena sebenarnya kerjasama dengan penghianat tak ada dalam kamus kami" ucap alexa dingin sesuai ucapan alex


"Putraku masih muda, dia khilaf, aku sudah melepaskan jabatannya dan menghandel perusahaan sendiri. Mohon Tuan berbesar hati memaafkan mereka" mohon tanaka


"Mana dokumen anda?" tanya alexa sesuai ucapan alex


Akemi kembali bangkit menerima kedua dokumen dari putra lawan bicara dan membawa dokumen itu ke mejanya. ia memeriksa satu persatu apakah sudah sesuai ketentuan Tuan Takeshi dan Tuan Akihiro dan apakah sudah sesuai prosedur.


Akemi sangat teliti sekali. Setelah dia merasa pas, dia segera menghampiri hendrick dan menyerahkan kedua dokumen itu sambil mengangguk. Hendrick menyerahkan pada alexa karena tidak tau tulisan japan.


Alexa membacakan isi surat kontrak perjanjian kerjasama itu pada alex dan hendrick, alex menyetujui isi surat


akemi menerima kembali dokumen dan menyerahkan pada putra lawan bicara mereka


Tuan Tanaka dan Tuan Sato menandatangani kontrak , Alex juga menandatangani kontrak . mereka bersalaman disana lalu duduk kembali. Tuan Tanaka dan Tuan Sato membuka Laptop lalu mengirimkan Dana sesuai kesepakatan dalam kontrak ke rekening Nishi Group pusat

__ADS_1


Hendrick mengirim pesan pada jackson selaku direktur keuangan. Tak lama Jackson menelpon hendrick dan menyatakan dana sudah diterima rekening Nishi Group Pusat.


"Transferan done Tuan Muda" Ucap hendrick sambil berbisik ditelinga alex. alex mengangguk dan berdiri menyalami kliennya


"senang bekerjasama dengan anda, kedepannya anda bisa menghubungi sekretaris pribadi saya untuk informasi lebih lanjut Tuan" ucap alexa sesuai ucapan alex.


empat orang itu bernafas lega setelah kontrak ditanda tangani menandatangani mereka selamat dari bahaya


Akemi segera menelpon majikannya dan menyatakan kontrak selesai . Akemi di minta mendampingi mereka sepanjang hari ini karena sore akan di adakan pertemuan lagi


Alex , alexa, Hendrick di antar Akemi keluar restoran dan mencari street food sesuai kemauan alexa. usai puas makan mereka kembali ke penthouse membersihkan diri


Usai mandi mereka bergerak cepat menyelesaikan berkas berkas yang akan di gunakan untuk pertemuan dua jam lagi


Aina Aiko Akemi membantu alexa dan hendrick. sungguh mereka memang handal dan cepat.


Jam14:15


"Ayo Nona kita ke AVS Group, CEO AVS Group adalah ayah dari CEO Nishi Group.. jadi kita diijinkan memakai lantai 48 untuk bekerja selama Tuan Muda di jepang" Ajak Akemi. Mereka segera bergegas berangkat


Tiba di ruangan meeting Ada 24 CEO Ternama jepang dan dunia menunggu Alex dan team. Mereka baru tiba di tokyo dengan pesawat pribadi masing masing atas perintah Akihiro. Dibelakang mereka berdiri asisten pribadi mereka


Alex duduk di kursi tengah bagian depan, dikanan kirinya ada alexa dan hendrick


sementara ujung seberang meja mereka ada aiko aina akemi


kanan kiri alex ada 24 CEO ternama Jepang dan Dunia menunggu Alex memulai rapat



Para asisten 24 CEO itu menyerahkan dokumen pada akemi. Akemi menerima semua dokumen mereka dan membaca satu persatu dengan teliti lalu mengelompokkan pengajuan mereka. Para CEO itu mulai gelisah semua takut pengajuan mereka di tolak alex


Akemi maju melapor pada alexa hasil pemeriksaannya , alexa melapor pada alex


Pertemuan selama empat jam itu menghasilkan tanda tangan 24 kontrak antara Alex dengan 24 CEO itu . para CEO itu menghela nafas lega karena alex bersedia bekerjasama dengan mereka

__ADS_1


《 Terbalik ya hahaha pihak yang di butuhkan malah ngemis ke pihak yang membutuhkan agar proyek di setujui. Ya iya wong semua takut pada Nishinoya, kalau ada masalah, tau tau besok bangkrut tinggal nama perusahaan mereka 》


__ADS_2