
Alexa berjalan sendirian menuju gerbang keluar kampus, tiba tiba sebuah tangan besar menarik lengannya menuju koridor samping kampus yang sangat sepi. Tak perlu melihatpun lexa tau siapa orangnya karena mengenali parfumnya.
"Ada apa kak?" tanya lexa
"kenapa kamu tak berteriak tadi?" tanya alex sambil tersenyum "Kau mengenali parfummu" jawab lexa. mereka tertawa bersama
"Apakah kamu ke acara ultah monic di KTV AB Hotel sabtu nanti" tanya alex menatap lexa intens,
"Aku tak bisa menolaknya, mereka memaksa" Jawab lexa
"Perasaanku tak enak, jangan pergi ya" pinta alex tapi matanya jatuh ke bibir mungil itu
"Aku tak bisa menolaknya, kalau perasaanmu tak enak, temani aku kak" ucap lexa . alex mengangguk .
entah keberanian dari mana, alex menarik tengkuk lexa dan mengecup bibir itu , tak sampai di sana alex mel -umat lembut bibir mungil warna pink itu, menggigit sedikit bibir bawahnya dan mengabsen isi mulut lexa dengan lidahnya.
lexa bingung harus berbuat apa, dia hanya memejamkan matanya. tak lama alex berhenti memberikan waktu bernafas pada lexa dengan tatapan intens ke mata lexa dan mengulangi aksinya.
lexa membalasnya tapi dengan kaku, cukup lama mereka berpaudan akhirnya alex mengusap bibir bengkak akibat ulahnya itu dengan ibu jarinya
"Ayo kita pulang" alex menggandeng lengan lexa untuk berjalan ke asrama
"Mulai sekarang kamu kekasihku, jauhi brandon" pesan alex "dia duduk disampingku selama 3 tahun lebih bagaimana jauhi?" tanya lexa datar
"Kurangi interaksi dengannya diluar jam mata kuliah" tegas alex , lexa mengangguk
dua insan yang berbunga bunga itu pulang bersama, setelah mengantar lexa ke gerbang asrama putri, alex menghubungi hendrick dan jackson mengabarkan dia sudah menuju gerbang asrama dan meminta mereka pulang sendiri. sahabat sejatinya itu tak membalasnya sama sekali
sampai di kamarnya alex terkejut melihat dua sahabat sejatinya sudah dikamar dan sedang berbaring sambil memegang buku pelajaran
"Kalian sudah pulang?" tanya alex "ya kami pulang duluan" jawab hendrick
"Kok bisa, kenapa aku tak tau, kapan?" tanya alex heran sahabatnya tak mengabari
__ADS_1
"Saat kamu berciuman dengan panas tadi, kami melewatimu dan pulang" ledek jackson sambil tertawa. alex melemparnya dengan bantal sambil tertawa juga
"Bro aku ikut acara ultah monica, perasaanku tak enak, entah kenapa aku merasa akan terjadi sesuatu pada lexa mengingat charles menataonya seperti mangsa selama beberapa hari terakhir" jackson dan hendrick langsung duduk tegak fokus, mereka setuju pendapat alex
"Jadi bagaimana? kamu hub pengawal bayangan" Ucap hendrick serius. "Aku akan minta pengawal pada papa" jawab alex. mereka mengangguk setuju
"Done bro" kata alex "Jangan sampai lexa tau apapun"
jackson dan hendrick menghubungi gank mereka jefry dan franky lalu menyusun sejumlah rencana. setslah itu mereka menatap alex
"Done" kata mereka, alex langsung menyimpan ponselnya. Mereka memgangguk dan segera lanjut belajar
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
Sabtu Jam 16:00
KTV AS Hotel
"Monica selamat ulang tahun, panjang umur sehat selalu, Doa terbaik untukmu" Ucap lexa sambil memeluk monica , charles menatap lexa dengan tatapan liar
"Monica , Happy bday, all the best ya" Alex menyalami monica "Maaf aku dikunjungi sepupuku ini franky dan ini jefry, jadi aku mengajak mereka kesini bersama sama"
"Tidak apa apa, makin ramai makin senang hatiku kak, apalagi mereka juga sangat tampan" canda monica lalu mempersilahkan mereka duduk
Charles segera keluar memesan minuman dan menunggui pelayan tiba membawa minuman pesanannya. saat pelayan membawa minuman. Charles menukar sedotan dua gelas orange juice dan menambahkan bubuk obat lalu mengaduknya
"Berikan minuman ini pada orang ini dan ini" perintah charles menunjukkan poto di ponsel , sambil menyelipkan sejumlah uang disaku pelayan. pelayan mengangguk sambil tersenyum.
Charles masuk mengajak jackson, hendrick, franky, jefry main game, yang kalah harus minum wishki. Akhirnya baru beberapa gelas empat orang itu tidur karena mabuk.
sementara alex dan lexa sudah hampir tak sadarkan diri. celline dan monica segera memapah alexa yang setengah sadar keluar ruangan ktv menuju hotel. charles juga memapah alex menuju hotel.
__ADS_1
Markus tak sengaja melihat sebuah tatoo di lengan atas franky jefry jackson hendrick. itu adalah tatoo pasukan team elite bawah tanah mafia italia cosa nostra. Biasanya pakaian kampus jackson dan hendrick selalu rapi, kemeja hitam lengan panjang, hari ini mungkin karena mereka minum mereka menggulung kemeja mereka. Markus langsung gemetar dan segera keluar ktv menuju pulang ke pent housenya. ia memilih tak ikut campur, lagipula ia sudah mengingatkan charles , celline dan monica sejak awal
Setelah markus pergi, empat orang itu langsung baerdiri dan menyeringai, mata mereka sangat mengerikan
"Ayo susul Tuan muda" Ajak franky. mereka berempat langsung berjalan ke arah hotel. di loby mereka menemui manager dulu. setelah itu, jackson merangkul paksa bahu manager hotel dan membawanya menuju lift
"Putra tuan kenneth geraldo, alexander herbert geraldo akan di celakai di atas. ikut aku. kalau sampai ia celaka. ku jamin mayatmu tak utuh dihancurkan tuan kenneth" bisik Jackson sangat pelan takut didengar orang. manager mengangguk dan segera menuruti kemauan jackson
****
Charles membawa alex ke kamar 1801, Celline monic membawa lexa ke kamar 1802, kedua kamar itu berhadapan.
setelah merebahkan alex dan alexa di ranjang, mereka keluar kamar untuk bertukaran kunci. celline dan monica tampak gelisah.
ternyata mereka secara sengaja ikut meminum bubuk obat agar bisa mengimbangi alex tanpa memberi tahu satu sama lain karena sama sama ingin memiliki alex. bahasa kasarnya teman makan teman
charles terkejut melihat reaksi dua wanita didepanya "Kalian sengaja meminum obat itu juga? kalian sudah gila hah?" tanya charles. tapi terserahlah. dia malas memikirkan dua wanita itu. dia segera meminta kunci kamar lexa dan menyerahkan kunci kamar alex
baru saja merak mau membuka pintu kamar, enam orang bertubuh kekar muncul . dua menahan tangan kanan kiri charles, empat lagi menahan lengan kanan kiri celline monica. monica dan celline mendapat sentuhan laki laki dilengan mereka. mulai blingsatan
TINGGGG
Pintu lift terbuka 15 orang keluar dari lift menghampiri mereka 13 pria, 2 wanita.
"Buka pintu 1803" perintah jackson pada manager , manager segera membuka pintu
6 pengawal masuk sampai ke ujung ruangan, 3 penjahat didudukkan di ranjang, 8 pengawal berbaris di bagian dalam pintu, 2 wanita duduk disofa, sementara manager memilih duduk dimeja kerja menonton seluruh kejadian.
Tujuan jackson membuka kamar adalah supaya tidak membuat keributan di koridor hotel yang bisa mengganggu kenyamanan tamu hotel dan merusak nama AS Hotel. jadi semua peserta di giring masuk ke kamar 1803
jackson, franky, hendrick, jefry segera berdiri didepan ketiga penjahat
hendrick membuka sekaleng soft drink dari kulkas dan menaruh bubuk obat kedalamnya.
__ADS_1
"Berikan pada jaha -nam itu" perintah hendrick pada seorang pengawal. dua pengawal segera menahan lengan charles, satu mencekoki charles dengan minuman sampai tandas