
Alexa menjalani pendidikan S1 dengan semangat, ia selalu belajar bersama celine dan monica kadang kadang bersama brandon dan liam di taman kampus bagian belakang
Tak terasa dia sudah kuliah memasuki tahun ke empat, selama di London, selain makan lexa tak pernah menggunakan uang sakunya, uang transportasi dan akomodasinya. semua ia tabung dan ia pakai bisnis online.
"Sabtu sore kakakku charles ulang tahun, dia mengajak dinner jam 18 di restoran emporio lexa" ajak celine
"Maaf aku sibuk mempelajari materi semester baru, aku tak ingin gagal, orangtuaku tak akan membiayaiku bila aku gagal" jawab lexa tanpa menoleh
"Jangan seperti itu, kita dari Indonesia datang berkumpul disini, tiga tahun ini kamu bahkan tak mau berkumpul, baru kali ini ulang tahun kamu berilah muka" kata monic
setelah satu jam temannya merengek rengek, akhirnya lexa tak enak hati dan menyetujuinya
"Horeee lexa ikut" pekik monic dan celline
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
Di taman kampus bagian depan, lima pemuda sedang duduk bersama. empat orang.. alex, jackson, hendrick, markus sibuk dengan laptopnya, satu sibuk cuci mata melihat mahasiswi yang cantik , siapa lagi kalau bukan charles
"Alex sabtu acara ultahku, hadirlah dalam acaraku, delapan tahun kita sekelas, tapi tak sekalipun kamu mau ikut acaraku" ajak charles
"Tidak, ini tahun terakhirku disini, aku tak mau gagal, orangtuaku tak akan membiayaiku kalau aku gagal" jawab alex tanpa menoleh.
akhirnya charles dan markus berusaha membujuk jackson dan hendrick, setelah satu jam karena tak enak hati dua orang itu terpaksa setuju. alex pun tak berdaya ia menyetujuinya
"sebelum jam sembilan malam aku harus sudah berada di asrama" alex mengingatkan. charles mengangguk tanda mengerti
Alex sangat sibuk sekali, selain sibuk belajar, dia juga menggunakan semua uang yang dia dapat selama ini dari uang saku, uang transportsi akomodasi, dari menjadi asisten dosen. dosen sangat menyukainya mengingat prestasinya s1 dan s2 berakhir dengan predikat terbaik seluruh LBS yaitu summa cum laude. semua uang selain untuk makan sisanya ia pakai bermain saham. dia mendapat laba yang sangat banyak selama delapan tahun. lebih dari cukup untuk membuka perusahaan kalau kalau saat pulang nanti ayahnya tak mau membantunya.
alex tak suka menggunakan waktu luang untuk hal tak berguna yang membuang waktu, tenaga dan uang
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
Sabtu jam 18:00
Restoran Emporio
Ruangan Vvip 3
__ADS_1
Disebuah meja bundar ada delapan orang duduk disana. deretan duduk mereka Alex, alexa, monica, celline, charles, markus, jackson, hendrick.
Celline dan Monica menatap alex tak berkedip, Markus dan charles menatap alexa tak berkedip, Alex dan alexa yang ditatap malam menatap ipad mereka tak berkedip
🤣🤣🤣
Celline dan Monica terpesona pada ketampanan alex, kalau markus dan charles teepesona sejak lama akan kecantikan alexa
"Alex.." panggil charles , duo alex itu menatapnya datar "ayolah jangan terlalu serius, bersenang senanglah dua jam saja"
"Kak charles, maaf aku masih mempelajari materi semestee baru, aku tak mau gagal, orangtuaku tak akan membiayai aku bila aku gagal" jawab lexa lalu melanjutkan menatap ipadnya
alex langsung menatap lexa intens, "cantik sekali gadis ini" batinnya, baru pertama kali alex tertarik memperhatikan wanita
Markus, Jackson, Hendrick tertawa terbahak bahak. lexa langsung menatap mereka dengan datar "ada yang lucu kak?" tanyanya
"Jelas lucu, kalimatmu tadi hampir setiap hari kami dengar" kata jackson masih tertawa,
"ya.. dan diucapkan oleh orang disebelahmu" tunjuk hendrick pada alex sambil tertawa
"Bisa ya bahasa kalian , kelakuan kalian, sifat kalian, gaya kalian sama persis" tawa markus
"Aku bukan orang pintar, tapi kalau ada yang tak kamu pahami mengenai materi pelajaran, kamu bisa tanya padaku, kalau aku tau aku akan membantumu, atau bila mau bergabung belajar bersama, tiap pulang kuliah, kami belajar di taman kampus halaman depan. datanglah sepulang kuliah" ajak alex. lexa hanya mengangguk sopan. lalu kembali sibuk dengan ipadnya.
"Untuk tahun terakhir s1 kamu bisa cari materi pembelajaran dari web ini, atau disini. bisa juga disini" alex mengambil ipadnya lexa dan masuk ke browser menunjukkan beberapa link. lexa melihat serius dan mengangguk dengan mata berbinar binar
"Terima kasih kak" ucapnya tulus
"Astaga lexa kau tak bosan sampai di week end pun masih belajar hah?" tanya celline. lexa mengabaikannya , sibuk memeriksa web yang diberikan alex
pelayan menghidangkan makanan di bundaran tengah meja itu. mereka makan dengan tenang. usai makan lexa berpamitan pulang
"Kamu kembali kemana?" tanya alex
"Aku tinggal di asrama putri, aku duluan" jawab lexa datar
"Pulanglah bersama kami, kami tinggal di asrama putra, ayo bro" ajak alex pada dua sahabat sejatinya. mereka pun bangkit dan menemani lexa pulang ke asrama putri
__ADS_1
sepanjang perjalanan mereka berbincang bincang mengenai pelajaran. alex merasa sangat nyambung dengan lexa. lexa merasa sangat terbantu pelajarannya setelah berbincang dengan alex. memang combo yang match
sejak saat itu mereka mulai akrab , tiap pulang kampus, mereka berdelapan selalu belajar bersama, tapi biasanya baru mulai belajar. Akan minus tiga orang menghilang untuk shopping atau cuci mata. siapa lagi kalau bulan monica , celline, charles
Lexa banyak belajar dari alex, selain belajar pelajaran, alex juga mengajari lexa bermain saham dengan benar dan tepat. lexa sangat cepat dan mudah belajar. semua ajaran alex dia serap dengan baik. makin hari mereka semakin dekat. maksudnya mereka saling menyukai setelah dua bulan lebih bersama sama
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
Cafetaria tak jauh dari kampus
Empat anak manusia duduk di sudut ruangan. markus, charles, celline, monica
"Kak, 10 hari lagi monic ulang tahun, ajaklah alex untuk datang, aku sangat menyukainya" rengek celline pada charles
"Kamu jangan gila, kamu sudah di jodohkan dengan kak matius, tamat s1 kalian akan menikah, lagipula dia hanya mahasiswa miskin, fokus pada kak matius jangan kecewakan papa" tegur charles tak setuju
"Aku setuju dengan kak charles, kamu sudah dijodohkan dengan kakakku jadi jaga sikapmu" sambung monica sambil mencebik
"Hati hati menilai, alex bukan orang yang sederhana, kamu perhatikan baik baik keseluruhan profilnya, jam tangan yang dia pergunakan senilai dengan porschemu, belum lagi benda lain di tubuhnya. Dua kali dia di wisuda dengan predikat summa cum laude. yang naik ke pentas adalah Tuan Kenneth Geraldo, CEO 5 Group perusahaan" Markus yang biasa diam ikut bicara "Papamu dan Papiku sempat bertanya, Tuan Kenneth bilang alex keponakannya, tapi wajah mereka sangat mirip bahkan duplikasi, aku masih mempelajari hal ini"
"Jika benar dia putra semata wayang tuan kenneth, maka dia putra dari salah satu crazy rich dunia, bukan crazy rich indonesia lagi" sambung markus
"kalau begitu alex buatku saja kak" rengek monica
"dalam mimpimu, dia tak akan menyukai perempuan dengan otak dan wajah pas pas an seperti kalian" kata markus pedas
"bagaimana saat ulang tahun mu nanti kita kerjasama, alex menjadi milikmu, alexa menjadi milikku? aku membubuhkan obat per*ngs*ng ke minuman alex, kamu bubuhkan ke minuman lexa. lalu kamu tau sendiri" kata charles sambil tersenyum jahat
"boleh juga kalau begitu kita buat rencana matang" sambung monic
"Alexa bermarga Shawn, Identitasnya tertutup, selain orangtuanya tukang kue kita tak mendapat informasi apapun tentang dia. Kita tau keluarga Shawn tidak banyak dan marga itu adalah marga orang besar. jangan sampai salah orang. begitu pula dengan alex. bila sampai salah target hati hati mayat kalian tak utuh" nasehat markus
"ah kalau lexa itu kebetulan saja marganya shawn sama dengan marga keluarga orang terkaya dunia, sejak SMA tiga, ibunya jualan kue, ayahnya selalu di rumah, mana ada pengusaha kaya raya dunia di rumah saja, apalagi sampai membiarkan istrinya jualan kue" ledek celline
"baik kita susun rencana begini... bla bla bla" charles menjelaskan rencananya pada monic di hadapan celline dan markus
"aku tak mau ikut campur, aku masih mau hidup, feelingku katakan mereka tidak sederhana" ucap markus seraya meninggalkan mereka
__ADS_1