
Sabtu Jam 08:00
Abraham mengajak Harvey ke AS supermarket yang masih berada di komplex mansionnya dengan jarak mungkin tak sampai 10 menit
Seperti biasa Abraham hanya mengajak angeline dan zerah tanpa pengawal. paling hanya pengawal bayangan yang berjarak dengan mereka
"Opa beli grape dan vegetable boy" kata abraham "gep gep pah" pekik harvey bahagia . angeline menciumi harvey yang duduk di troly
Kenneth datang ke mansion abraham bersama gio untuk menemui cucunya, tapi sampai disana harvey tak ada. ken kesal sekali
"Pah, abraham adalah orang yang pengertian, sekarang dia sedang kesal karena kita sudah mengambil harta berharganya yaitu lexa. dia pasti merasa sangat kehilangan, papa ingat demi lexa dia bahkan sampai mengungsi dulu"
"Buang ego dan emosi papa beri dia pengertian dengan baik, papa bayangkan kalau papa keras kepala nanti bagaimana nasib anak kita? bagaimana rumah tangga anak kita yang belum kokoh? jangan pakai ego papa menghadapi abraham. berdirilah di posisi netral dalam menilai masalah ini"
Ken sadar ucapan istrinya sangat benar. dia segera mengajak istrinya pulang mengambil mobil menyusul abraham dan cucunya
*****
Di supermarket, angeline dan zerah berjalan ke stand daging. Abraham memeluk istrinya sambil memilih ikan lalu berbisik
"Mih ada orang mengikuti kita, jumlahnya lebih dari sepuluh orang, mami jaga harvey baik baik, papi akan mengurus mereka"
angeline tersenyum dan menunjukkan udang pada abraham sambil berbisik "disini ramai akan banyak korban, kita ke restoran depan dan mengambil posisi sudut, mami lebih mudah menjaga harvey" kata angeline sambil mengelus rahang suaminya. abraham tersenyum dan mengecup kening istrinya
"zerah ada musuh mengintai, kita akan kerestoran dan mengambil posisi sudut, jaga tuan kecil baik baik ya" bisik angeline , zerah tersenyum dan mengangguk sambil menciumi harvey
abraham mengirim pesan SOS dan lokasinya ke ken, alex, sandra, F4, pengawal bayangan dan pengawalnya
Alex menerima pesan SOS mertuanya ia segera berdiri mengenakan pakaian santai
"Papi mami sedang keluar, aku akan membeli ea krim buat harvey dan menyimpan dikulkas kamar sebentar" ucapnya pada lexa yang duduk di kursi meja kerjanya sambil menatap laptop
"Jangan lama , biasa papi pulang sebelum makan siang" pesan lexa sambil tersenyum. alex mengangguk dan mengambil kunci mobil. ke walk in closet mengambil pistol dan memasukkan dalam bajunya. setelah menutup pintu kamar ia berlari ke mobilnya dan mengemudi dengan kencang ke lokasi yang di kirim mertuanya
__ADS_1
ken menerima pesan SOS abraham langsung mengemudi dengan kecepatan penuh
"Mah abraham dan harvey dalam bahaya, bersiaplah"
giovani tersenyum dan mengangguk, ia memundurkan jok mobil lalu mengambil empat pistol di bawah jok, memeriksa peluru dan meletakkan dalam tasnya.
"Jangan emosi kita harus jaga harvey" ucap gio, ken tersenyum tapi fokus menyetir
Sandra dan F4 berlari sangat kencang menuju loby dan masuk ke mobil franky. franky mengemudi dengan kecepatan penuh. tanpa bicara mereka langsung memundurkan jok mengeluarkan pistol mereka dan mengenakan rompi anti peluru dalam jas mereka.
ken duluan tiba, gio memberi dua pistol ke suaminya, ken menyelipkan dipinggang bagian dalam kaosnya. mereka segera turun dengan tenang dan tersenyum. ken memeluk pinggang gio dan mengecup keningnya
ken melihat abraham sedang berbaris di kasir membayar belanjaan mereka. abraham berpesan mengantarkan ke rumah mereka. mereka hanya membawa dua troly , sebenarnya ia hanya mengulur waktu sampai pasukannya tiba semua
lalu mereka segera mendorong dua trolly itu ke restoran sambil berbincang bincang . mereka mengambil posisi di sudut
alex melihat empat orangtuanya. alex jalan dengan santai sambil melambai kepada orangtuanya. mereka masuk ke restoran dan mengambil posisi tepat disudut. pengawal bayangan dengan pakaian biasa sudah duduk disana tanpa menyapa mereka.
ken dan abraham bisa melihat cincin pengawal bayangan mereka. saat hendak duduk giovani menabrak abraham dan memasukkan pistol ke saku abraham. abraham tersenyum. dan saat duduk gio menyelipkan pistol di tas angeline. angeline juga tersenyum
Alex, Abraham , Ken, Gio, Angeline berdiri menghalangi tubuh harvey dan zerah yang mereka dudukkan di kursi ujung ruangan . Angeline menekan tombol SOS dikalungnya tanpa diketahui siapapun
20 pengawal bayangan bersenjata api maju menghalangi tubuh majikan mereka. tiga dari mereka segera mundur kebelakang melindungi harvey karena mereka memakai rompi anti peluru.
Lawan sedikit terkejut dan mundur beberapa langkah "Katakan siapa kalian, minimal aku tau siapa yang ku antar ke neraka" kata abraham dingin . ia maju dan matanya tajam menatap seorang pemuda yang tampak memimpin regu lawan
"Perkenalkan saya bertrand Bharata, ingat bharata kan? Nishinoya sudah langsung mengantar ayahku ke surga dihari dimana nishinoya membangkrutkan bharata. Aku sudah kehilangan ayahku satu satunya keluargaku, aku akan membunuh bocah itu agar kalian tau artinya kehilangan orang paling berharga dalam hidup kalian hahahaha" dia mengacungkan pistol ke arah abraham
"Kamu CEO Bharata? kamu yang mengantarkan ayahmu kesurga dengan kecuranganmu memakai cara kotor mengambil tender nishinoya, nishinoya hanya membalas perbuatanmu" kata ken dingin
"Jangan banyak bicara, bunuh mereka semua terutama bocah itu" bentak bertrand menarik pelatuknya ke arah abraham . abraham menendang mulut pistol. peluru menembak ke atas , pistol lepas dari tangan bertrand
Tak Tak Tak . leher 20 orang di samping bertrand terluka. semua sudah roboh kehilangan nyawa sebelum pengawal bayangan sempat menyentuh mereka
__ADS_1
saat bersamaan
Dor Dor Dor Dor Dor
lima tembakan mengenai kepala, tengkuk, kaki bertrand sebelum kaki abraham mengenai dada bertrand. bertrand roboh seketika
tembakan itu berasal dari sandra dan F4
PRANKKKK
Mereka mencari arah suara.
dua pengawal menarik lengan zerah, satu mengangkat tubuh harvey yang menangis keras karena terkejut dan segera menempelkan harvey ke tubuh kenneth.
kenneth langsung memeluk, menutupi wajah harvey di dadanya lalu berlari keluar restoran. ken tak mau harvey melihat sesuatu yang tak seharusnya dilihat oleh anak anak. alex, jackson, hendrick, franky mengikuti dibelakang ken
"you want grape?" tanya ken mengalihkan tangisan harvey, harvey menangis dan menggeleng "you want ice cream?" tanya hendrick. harvey langsung mengangguk dan tertawa padahal masih banyak airmata di pipinya
ken menatap hendrick datar "tuan besar harusnya memberiku bonus, aku membuat harvey tertawa dalam lima detik" kata hendrick sambil mengusap tengkuknya
mereka melirik lengan harvey terluka kena pecahan lampu kristal. jackson dan hendrick segera menggiring ken ke sebuah restoran yang menjual donut dan minuman. lalu ken mendudukkan harvey dimeja
abraham, angeline , giovani, sandra, jefry langsung menuju ke arah zerah dengan khawatir
ninja milik angeline sudah hilang entah kemana
Polisi dan ambulance datang ke lokasi kejadian. media tak ketinggalan, untung saja harvey sudah dibawa pergi agar tak tersorot media
zerah di bawa ke ambulance, jefry dan sandra masuk ke ambulance mengikuti zerah.
"Nyonya besar titip tuan kecil , jaga ia baik baik, tadi tangannya terluka, tolong obati" ucap zerah lirih hampir tak sadarkan diri . angeline dan giovani menangis mendengar ucapan zerah. sampai sudah kesakitan masih memikirkan harvey
"beri seluruh perawatan terbaik untuk zerah" pesan abraham pada jefry dan sandra. mereka mengangguk
__ADS_1
"Damian, Darren kalian urus kepolisian" perintah abraham pada asistennya , mereka mengangguk dan segera kekantor polisi