ALEX Dan ALEXA

ALEX Dan ALEXA
Bab 13 - Nasib Celline


__ADS_3

monica dan celline langsung berubah gembira , wajah mereka cerah kembali "Aku tau kamu memang terbaik alex" kata monic berbinar binar sambil maju mau meraih lengan alex tapi di hadang jackson


"Wanita ular, jaga sikap dan jarak" sentaknya tegas. monica tak jadi maju tapi tak mengurangi wajah bahagianya karena ia kira alex membelikan tas itu untuknya, untuk celline dan untuk alexa


"Mau membuat kartu Tuan?" tanya petugas "Berikan kartunya aku akan menulis sendiri" jawab alex dan alex menuliskan sesuatu di tiga kartu itu, petugas segera menggantungkan kartu ke kotak dalam paper bag


"wah aku bahagia sekali alex" kata monic


"Jackson, bawa tas ini. satu untuk ibuku, satu untuk nyonya angeline, satu berikan pada lexa. serahkan pada mereka saat tiba dijakarta" perintah alex lalu berjalan kearah alexa dan mereka segera ke toko buku


senyum monica dan celline langsung hilang, jackson dan franky segera membawa paper bag itu menyusul alex.


"Awas saja kau nanti alexa" kata monica sambil mengepalkan tangannya. ia segera menyusul team alex sambil menenteng paperbagnya sendiri


di toko buku, alexa memilih dua buah buku. "buku s2 ku akan kuantar ke rumahmu, kamu bisa menggunakannya nanti jadi tak perlu membeli lagi" kata alex , lexa segera mengembalikan dua buku yang dia pegang tadi dan membeli sebuah buku novel karena merasa tak enak sudah masuk ke toko ini


lexa mengambil black card di dompet tipis dan menyerahkan pada kasir, alex menarik kartu itu dari alexa dan menyerahkan uang tunai amerika dollar pada kasir.


alex terkejut melihat kartu itu, kartu yang berbeda dengan kartu sebelumnya. Untuk memiliki kartu ini mungkin tidak sampai lima orang yang memilikinya di dunia ini


"Kartumu ada minimal limit belanja, tak bisa di pakai membeli buku" kata alex sambil menyerahkan buku lexa pada hendrick


"Ini kartu siapa?" tanya alex melihat nama di kartu ABRAHAM SHAWN


"Papiku, saat pertama kali aku ke london, orangtuaku memberi beberapa kartu, cuma karena katanya tak mau membantu biaya hidupku selama di London, aku tak pernah menggunakannya" jawab lexa seadanya "Tapi saat wisuda kemarin papi marah marah karena aku sama sekali tak menggunakan kartu kartu ini selama di London, entahlah" jawab lexa sambil mengedikkan bahu


Monica dan Celline lebih terkejut lagi melihat deretan black card di dompet tipis milik lexa itu. bahkan ayah mereka pun tak memiliki kartu seperti itu


"Jangan jangan kamu simpanan orang kaya" ledek celline


"Jaga bahasa anda nona, nona kami tidak seperti itu" bentak franky

__ADS_1


"Ayo kita kembali kepesawat" ajak alex. mereka segera bergegas ke pesawat . team dokter ternyata sudah didalam pesawat


Jackson dan hendrick membawa belanjaan Alex dan Alexa ke kamar pribadi mereka. Saat Alexa melewati monica celline, celline sengaja menjegal kaki alexa. alexa segera terhempas kedepan. untung saja ada tubuh kekar franky yang menjadi penahan tubuh kecil alexa. Jefry juga dengan sigap menahan kedua lengan atas alexa agar tak terjatuh.


"panggil dokter" perintah alex, alex secepat kilat menggendong alexa ke kamar pribadi mereka. Jefry berlari memanggil dokter menuju kamar pribadi alex


Sandra melihat perbuatan celline segera menginjak punggung tapak kaki celline dengan kaki kirinya dan memakai kaki kanannya mematahkan tulang kering kaki kiri monica


Teriakan celline menggema kemana mana , dia meraung raung kesakitan


"Apa yang kau lakukan hah?" teriak monica


"Aku? aku menjalankan setengah tugas dari majikanku, belum seluruhnya. Majikanku menugaskan aku membunuh siapa saja yang mencoba mengganggu atau mencelakai nona lexa dan bayinya selama perjalanan. Tadi teman anda mencoba mencelakai nona lexa dan bayinya dengan menjegal kaki nonaku. aku bahkan cuma mematahkan kakinya, aku belum membunuhnya. Apa perlu aku menyelesaikan tugas dari majikanku sekarang?" tanya sandra dingin


"tidak . maafkan celline. tolong panggilkan dokter nona" mohon monica melihat celline meraung kesakitan


"dokter sedang sibuk memeriksa nona lexa akibat ulah temanmu, mereka dokter kandungan bukan dokter tulang. tiba dijakarta keluargamu bisa membawakan kalian ke dokter" jawab sandra


"lepaskan kaus kaki kalian sumpal mulutnya agar suaranya tak mengganggu penumpang pesawat" kata sandra sambil menyusul alexa , pengawal segera melaksanakan tugas mereka


***


"Nona lexa baik baik saja, tidak ada benturan, usahakan tetap relax ya, jangan stress dan tertekan. semua akan baik baik saja sampai di jakarta" pesan dokter obgyn.


alex dan F4 menghela nafas lega


"Apa yang menyebabkan nona bisa hampir jatuh? sebanyak ini yang menjaga nona" tanya dokter penasaran.


"Ah karena di jegal perempuan ular bernama celine tadi saat masuk ke pesawat" jawab jackson


"Apakah dia tau perbuatannya membahayakan nyawa nona dan bayinya?" tanya sang dokter "Dimana kemanusiaan dan etikanya. kalau terjadi sesuatu dengan nona atau bayinya. kita akan mati bersama" marah dokter itu

__ADS_1


"Sekarang waspadalah, banyak istirahat jangan jalan sana sini lagi, delapan jam lagi kita tiba dijakarta" pesan dokter. semua mengangguk


"Terima kasih dokter" ucap alex tulus dan semua segera keluar kamar menyisakan alex dan alexa. Alex segera mengunci pintu kamar lalu menyisakan boxer di tubuhnya dan mengelus perut lexa


"Dokter tolong nona celine dokter, dia meraung" kata pramugari pada tim medis. mereka segera menghampiri celine


"Ini patah tulang, saya dokter kandungan, tak mampu menanganinya" tolak dokter obgyn yang masih kesal pada celine


"Tolong Berikanlah dia anastesi agar bisa tiba di jakarta dokter" mohon monica. akhirnya celline diberikan injeksi anti sakit


****


Dikamar alex yang mengelus perut lexa. hampir masuk ke alam mimpi, entah kenapa lexa merindukannya. ia meletakkan jarinya di dada alex dan menggambar abstrak.


"Jangan memancingku, tidurlah, kamu sudah lelah" ucap alex sambil memejamkan mata.


lexa tersinggung mendengar ucapan alex yang dia anggap penolakan. lexa segera berbalik memunggungi alex dan memeluk gulingnya. alex memeluknya dari belakang tapi tangannya di tepis lexa. lexa segera bangkit dan hendak keluar kamar


Alex segera membuka mata dan menarik lexa masuk dalam pelukannya "kamu kenapa hum?" tanya alex . lexa meronta dan ingin keluar kamar


"Tidak boleh keluar, temani aku disini" alex mengangkat tubuh lexa ke ranjang dan sekarang alex sudah mel -umat bibir mungil gadisnya dengan lembut. lexa yang sudah merajuk menolaknya. tapi alex tak melepasnya sampai lexa terbuai


alex memulai pertarungannya, tapi di cegah lexa "Tunggu" katanya "kenapa hum?" tanya alex "aku mau diatas" kata lexa.


Alex mengangguk, ia segera duduk dan memindahkan lexa duduk diatasnya. satu jam lebih lexa beraksi sepuasnya. akhirnya alex membalikkan lexa kembali di bawah dan menyelesaikan permainan mereka. di tutup dengan acara saling meneriakkan nama mereka.


lexa langsung memejamkan mata menuju alam mimpi. alex menatap gadis itu sendu. mungkin setelah hari ini, gadis ini tak akan bersedia menemuinya lagi. mungkin setelah turun pesawat. gadis ini tak mau mengenalnya lagi.


Alex hanya bisa menerima nasib dan belajar melupakan lexa


__ADS_1


__ADS_2