
Jam 17:00
Shawn Hotel
Ball room
Di acara Konferensi pers , Harvey menyediakan Fasilitas Makan malam untuk para hadirin
Semua hadirin benar benar merasa di hargai oleh pewaris tunggal tujuh keluarga besar ini
Lima meja terdepan diisi oleh keluarga besar Harvey dan Petinggi Harvey Group, sisanya diisi wartawan dan awak media
"Selamat Malam para hadirin, Saya adalah Sandra CEO dari Perusahaan Shawn Group Pusat Jakarta
- Sesi pertama malam ini adalah pada Tuan Reza Gunawan , waktu penjelasan adalah 15 menit, tanya jawab 15 menit
- Sesi Kedua adalah pada Tuan Harvey Louis Geraldo, waktu penjelasan 15 menit, tanya jawab 15 menit. Berhubung usianya yang masih muda kami akan mengenakan topeng agar tidak mengganggu privasi Tuan Muda kami
- Sesi Ketiga adalah Acara Makan malam bersama "
"Baiklah silahkan dimulai acara sesi pertama Kami persilahkan Tuan Reza Gunawan, Nyonya Reza Gunawan untuk naik ke panggung"
Sandra segera melepaskan mic pada MC lalu duduk di posisinya sendiri
"Saya Reza Gunawan, jabatan saya adalah Wakil Direktur pemasaran Perusahaan Shawn Group Pusat Jakarta"
"Saya Clarissa Gunawan, saya istri dari Tuan Reza Gunawan"
"Bersama dengan acara hari ini, saya mau menceritakan bahwa awal kejadian, Putra Saya Leon Gunawan berusia tujuh tahun, merasa ingin berteman dengan Nona Kecil Hariette Louisa Geraldo atau di panggil Sasa. Karena nona muda sasa tak terbiasa dengan orang asing melakukan respon penolakan, respon penolakan membuat Leon kesal dan terus menerus menggoda Nona Sasa seperti mencubit, menarik rambut, menarik tas dan lainnya akhirnya tanpa sengaja Nona Sasa mendorong Leon dan terjatuh. Leon sengaja menangis untuk mengundang perhatian Nona sasa"
__ADS_1
"Akibat tangisan Leon, Tuan Muda Harvey datang memohon maaf pada Saya, Istri saya, Dan Leon, tapi Leon lebih ingin dekat dengan Nona Sasa bersikeras meminta nona sasa meminta maaf, dan Beliau tak berkenan membuat saya dan istri saya marah. kami mencoba memukul Tuan Muda Harvey, dan Nona Muda Sasa, awalnya berhasil di cegah oleh pengawal wanitanya, tapi akhirnya kecolongan, Istri saya memukul nona muda sasa tapi berhasil di elakkan tuan muda harvey, bahkan tuan muda masih terus meminta maaf berulang kali yang tak diterima istri saya berujung tamparan istri saya pada Tuan Muda Harvey"
"Pengawal balas menampar istri saya karena sudah melukai Tuan Muda Harvey , sampai nyonya besar geraldo marah atas perbuatan istri saya, istri saya malah hendak memukul nyonya besar geraldo. tapi berhasil dihalangi oleh Tuan Muda Harvey"
"Sepanjang kejadian benar adanya tuan muda harvey berulang kali meminta maaf tapi kami yang tak tau diri ini berulang kali mencoba menyakiti team tuan muda harvey"
"Atas kejadian ini saya dan istri saya memohon maaf sebesar besarnya pada Tuan Muda Harvey, Nona Muda Sasa, Dan segenap tujuh keluarga besar Tuan Muda , mohon kiranya menerima maaf kami"
awak media mengajukan tanya jawab yang berujung memyudutkan reza gunawan dan istri secara beruntun
"Maaf sesi tanya jawab berakhir" Tutup Mc "Bergantian dengan CEO Harvey Louis Geraldo silahkan naik ke pentas"
Harvey naik dengan sangat gagah di dampingi sandra, alex, alexa, angeline, giovani
"Selamat malam . Terima kasih para hadirin yang telah bersedia hadir. Saya Harvey hanya singkat saja, semua penjelasan Tuan Reza tadi benar adanya, Saya masih sangat Muda, banyak cita cita dan impian, saya sedang sangat fokus dengan GAME TERBARU CIPTAAN SAYA, saya tak mau membuang waktu menghukum Orang yang sudah mengakui kesalahannya. Jadi saya memilih memaafkan Tuan Reza dan Leon, masalah kami sudah selesai"
"Untuk Nyonya Reza Gunawan, Indonesia adalah negara hukum. saya juga tak mau menghakimi beliau, tapi tiap orang punya kewajiban mempertanggung jawabkan perbuatannya begitu pula dengan beliau, saya percayakan kasus ini pada pihak hukum"
Harvey berdiri, membungkuk dengan sopan di depan pentas itu. tepuk tangan meriah terdengar, semua kagum dengan ucapan harvey
"Benar"
"Anda sedang membuat game baru Tuan muda? bisa kami tau penjelasannya?"
Harvey menggiring semua pers ke topik game nya. akhirnya ia tutup
"Game saya Louisa Games akan launching awal bulan ini, buat semua teman yang ingin mencoba partisipasi atau tau lebih jelas, bisa mencobanya per tanggal 1"
"Dan 3 bulan lagi, di acara ulang tahun saya yang ke tujuh, saya akan mengadakan perlombaan buat gamer Louisa Games , dengan hadiah menarik, tidak besar tapi berkesan buat semua pecinta game di dunia ini agar para gamers merasa di hargai keberadaannya"
Tepuk tangan meriah terdengar di seluruh ruangan. polisi mengangkat clarisa gunawan. sisa hadirin menikmati acara makan malam
__ADS_1
banyak wartawan meliput seputar game yang akan launching
acara bubar dengan memuaskan, seluruh dunia sedang membahas Louisa game tersebut . strategi harvey sukses besar
🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸
awal bulan
Hari pertama launching Louisa game itu di mainkan ratusan juta pemain, pembelian diamond juga melebihi batas expectasi. seluruh dunia sedang viral game itu . harvey meraup keuntungan besar
Dunia sedang heboh dengan Louisa Game, yang menciptakan malah sedang baring dipangkuan omanya .
"CEO Geraldo selamat Louisa Games benar benar meledak hari ini" ucap staf managemen susunan takeshi
"Berapa income LG hari ini" tanya alex penasaran "Avi ga tau dad, tanya grandma"
"tembus 14 digit perhari ini, seluruh dunia memainkannya, sultan arab yang paling kencang income kita" jawab gio . alex melotot
"Untung saja tak ada yang pernah post wajah harvey hufft" ucap ken , abraham mengangguk
"Kita makan ayam ya kak, di traktir grandpa" ajak sasa. ken memutar bola matanya malas, melihat jawaban sasa yang absurd
"kenapa granpa? kenapa bukan kak avi?" tanya ken
"Karena uang kak avi uang sasa, uang sasa uang sasa.. kalau pakai uang kak avi, uang sasa akan berkurang, kapan bisa beli semua perusahaan harvey? jadi kalau pakai uang grandpa uang sasa tak berkurang?"
"kenapa tak pakai uang daddy?" protes ken "Karena yang disamping sasa kan grandpa"
semua menahan tawa mendengar ucapan sasa. "ayo pergi" ajak sasa
"mau dikejer fans & paparazi? lalu sasa di ciumi semua orang?" tanya avi malas "coba intip ke jendela, banyak paparazi di luar"
__ADS_1
"pesen ke supir saja de" sasa mengangguk