ALEX Dan ALEXA

ALEX Dan ALEXA
Bab 5 - Summa Cum Laude Double Alex


__ADS_3

Lima bulan berlalu


Hari ini hari wisuda buat mahasiswa dan mahasiwi LBS. Alexa berhasil menyelesaikan S1 dan Alex berhasil meyelesaikan program S3nya


Hubungan alex dan alexa sama sekali tidak membaik. Mereka seperti orang asing yang tak saling mengenal. salah.. tepatnya alexa yang menganggap tak pernah mengenal alex. Seperti tadi dia melewati alex begitu saja seolah tak mengenalnya. Hati alex begitu nyeri sekali


Abraham dan Angeline datang menghadiri acara wisuda putri semata wayang mereka yang berhasil meraih predikat mahasiswi terbaik S1 dengan prestasi summa cum laude. Mereka sangat bangga sekali atas pencapaian putri kesayangan mereka


Tak berbeda dengan Kenneth dan Giovani yang datang menghadiri acara wisuda putra semata wayang mereka yang berhasil meraih predikat mahasiswa terbaik S3 dengan prestasi summa cum laude. Mereka benar benar sangat bangga atas pencapaian putra kesayangan mereka


Summa cum laude S2 terbaik di raih oleh pemuda berkebangsaan Inggris


enam orang tua peraih summa cum laude dipanggil naik kepentas mendampingi putra putri mereka


Saat turun dari pentas Abraham menatap kenneth dengan pongah, begitu pula kenneth tak kalah pongah.


"Kau lihat anakku sangat membanggakan hah?" tanya abraham "Apa kau tak melihat putraku juga membanggakan?" kenneth menjawab dengan pertanyaan . abraham mendengus


Giovani dan angeline berpelukan, dua wanita hebat ini sangat bahagia melihat prestasi anak anak mereka


"Kita makan dulu bersama sekalian mengumumkan perjodohan anak kita" kata kenneth, abraham setuju . jadilah mereka mengahmpiri anak mereka


"Selamat alexa atas prestasimu, kamu bener bener putri abraham" Puji kenneth sambil memeluk alexa bergantian dengan giovani


"Selamat Alex atas prestasimu, kamu bener bener putra geraldo, kamu hebat " Puji abraham tulus sambil memeluk alex, angeline juga menyelamati dan memeluk alex

__ADS_1


Alex dan alexa bingung melihat kekompakan orangtua mereka yang sepertinya saling mengenal sudah lama.


Tatapan alex dan alexa bertabrakan, alexa segera membuang muka. Alex menatap perut lexa, beruntungnya ini musim dingin sehingga pakaian yang dikenakan lexa bisa menutupi perutnya dari pandangan orangtuanya


Alex mengalah memilih menghampiri alexa dan mengucapkan selamat


"Selamat atas prestasimu" kata alex seraya mengulurkan tangannya "Terima kasih, selamat juga atas pencapaianmu" jawab alexa dingin menyambut uluran tangan alex lalu secepatnya melepaskan dan menatap arah orangtuanya yang masih berbincang dengan orangtua alex


Supir mengantarkan enam orang itu ke restoran yang terletak dalam hotel Nishi Group. Lokasinya tak jauh dari LBS. sekitar 10 menit perjalanan mereka sudah tiba.


Ken memesan menu makanan dan kembali berbincang bincang dengan abraham. alex hanya menatap alexa yang diam menatap ipadnya. sampai pelayan menghidangkan makanan perbincangan mereka berhenti dan makan dengan tenang


usai makan masuklah ke topik inti "Maaf memakai waktu seperti ini untuk berbicara serius dengan kalian" ken membuka topik


"Apakah kalian tau dan sadar sudah dijodohkan sejak kecil?" tanya ken , keduanya mengangguk


"alex akan bekerja di perusahaan setelah kembali, kamu punya waktu dua tahun mengumpulkan modal menikahi alexa" kata ken tegas "sesuai peraturan lama, papa tak membantumu apapun untuk hidupmu, kamu harus andalkan dirimu sendiri"


alex dan alexa terkejut dengan kenyataan yang barusan mereka dengar "Kenapa dunia sebercanda ini" batin lexa


"Maaf alexa tak bisa uncle" jawab lexa "panggil papa lexa" kata ken tegas"


"maaf pa lexa tak bisa, lexa mau fokus pendidikan saja, tak ada pernikahan dalam perencanaan hidup lexa" jawabnya datar


"Papa tak memintamu menikah sekarang tapi setelah S2 kamu selesai, dan ini adalah hal yang tak bisa di tolak, ini kesepakatan aku dan abraham saat kamu lahir nak"

__ADS_1


alex kesal sekali mendengar penolakan lexa, dia ingin membuat lexa makin kesal


"Alex sudah memiliki modal untuk menikah, sekarang saja pah" jawabnya santai. lexa melotot menatapnya


"Kamu sadar apa yang kamu ucapkan, uang darimana kamu mau menikahi anak sahabat papa?" tanya ken menatap putranya tajam


"semua uang yang alex dapat disini, alex pergunakan berbisnis kecil kecilan secara online supaya tidak mengganggu study alex. hasilnya mungkin cukup untuk menikahi alexa kecuali permintaan lexa melebihi expectasi" kata alex sambil menunjukkan saldo akun bank nya pada kenn dan abraham. mereka terkejut. ken mengangguk bangga


"Bagaimana abraham?" tanya ken "biarkan putriku menyelesaikan S2 nya dulu, aku mau lihat langsung prestasi alex selama dua tahun nanti di perusahaanmu, menentukan layak tidaknya ia menjadi menantuku" tolak abraham


"Deal papih" alex berdiri menjabat tangan abraham dengan keyakinan. lexa menatap tajam pada alex


Abraham keluar ruangan president vip disusul ken "Tuan mau bicara sesuatu?" tanya ken , abraham mengangguk


"Ada yang tak beres antara alex dan alexa. kumpulkan jackson hendrick dan orang terkait malam ini, aku mau meeting" perintah abraham


"Aku juga merasa begitu, malam ini kita bawa nyonya makan 18:30 lalu kita meeting jam 19:30" kata ken, abraham setuju dan segera masuk bergabung ke dalam ruangan


"Kalian kapan kembali ke indonesia?" tanya ken


"seminggu lagi setelah sertifikat keluar" kata alex . ken mengangguk


"Kalian pulang dengan jet pribadi papa bersama sahabat sahabatmu, papa tak terima bantahan" tegas ken , mereka hanya mengangguk


Empat orangtua hendak mengantar putra putri mereka ke loby restoran karena supir sudah menunggu untuk mengantar mereka kembali ke asrama

__ADS_1


Heru, Dimas yang duduk di table biasa restoran melihat enam orang keluar dari ruangan president VIP



__ADS_2