ALEX Dan ALEXA

ALEX Dan ALEXA
Bab 59 - Niat lain harvey


__ADS_3

Seluruh penjuru dunia internet , koran, media, menayangkan video penamparan pipi harvey, meskipun wajah harvey dan sasa di samarkan, tapi wajah perawat, sandra, terlihat jelas. pasutri itu juga terlihat jelas wajahnya. hanya putranya yang disamarkan


Diduga pipi Harvey Louis Geraldo penerus tunggal keluarga Shawn, Geraldo, Dixon, Nishinoya, watson, wijaya, winata, ditampar didepan umum oleh sepasang pasutri


"Berita apapula ini hah?" Tanya F5 pada sandra . sandra sendiri bingung


Sejak pagi gedung Shawn dipenuhi wartawan.


Empat Jet Pribadi Termewah pun mendarat di bandara Soekarno Hatta. Pemiliknya langsung berangkat ke kantor HS Group menemui Abraham, Angeline, Ken, Giovani, Alex dan Alexa


"Apa ini abraham? siapa berani memukul cicitku hah?" Albert Shawn melemparkan koran Australia halaman paling depan ke wajah Abraham dengan marah


Albert Shawn dan Stevanie Shawn, Calvin Geraldo dan Jessie Geraldo yang sedang menghadiri acara pernikahan Anak kolega mereka langsung berangkat ke Jakarta setelah mendapat informasi Harvey di pukuli di depan umum


"Apa kalian tak mampu membayar pengawal menjaga cicitku hah?" calvin melempar koran ke wajah ken


"Bagaimana kau membiarkan cicitku di hajar orang , kau mau merusak nama nishinoya hah?" teriak akihiro marah melemparkan koran jepang halaman utama diwajah angeline


"Beraninya kalian melepas cicitku tanpa pengawalan sampai dihajar orang hah" bentak joshon sambil melemparkan koran indonesia halaman terdepan ke wajah giovani


BRAKKKK


setumpuk koran mendarat diwajah alex, alex jadi sasaran takeshi begitu membuka pintu kantor "Bisanya cucuku di pukul orang didepan matamu"


"Bagaimana harvey bisa membiarkan wajahnya di pukul gratis oleh sampah seperti ini, sekarang seluruh dunia sedang menonton wajah harvey di pukuli gratis"


Ruangan Abraham benar benar dipenuhi matahari, panas sekali


"Keluarga kita hanya punya satu penerus laki laki tapi kalian tak mampu menjaganya dengan baik, dimana muka keluarga kita kalian letakkan" bentak albert pada abraham


"jaga kesehatan dad, jangan marah lagi, abraham akan menyelesaikan masalah ini" jawab abraham khawatir


"Dad akan mati darah tinggi gara gara kau hah" bentaknya lagi. abraham memijat pelipisnya. alexa berusaha menenangkan albert


Mereka semua adalah anak tunggal, sejak kecil bahkan tak pernah dimarahi. hari ini di marahi gara gara seorang wakil direktur membuat mereka ingin menguliti Pelakunya


🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸


Jam 12:00

__ADS_1


Shawn Restorant


Keluarga besar Harvey berkumpul makan siang di restoran itu, semua memasang eajah garang


Untung saja tiba tiba sasa dan harvey datang bergabung, mereka berebut memeriksa lebam di wajah harvey bekas tangan orang tak bertanggung jawab


Harvey segera naik ke pentas mini di ruangan vip itu


"Selamat Siang saya harvey mau mengucapkan beberapa patah kata, pertama terima kasih pada para kakek nenek buyut serta opa yang sudah berkenan hadir di ruangan ini demi harvey"


"memang benar telah terjadi insiden penamparan pada harvey kemarin di supermarket AS" situasi kembali memanas


"Tapi... Bukan karena harvey tak mampu melawannya, Harvey tak mau melawan wanita karena akan mengotori nama tujuh keluarga besar harvey"


"Hari ini beritanya Harvey di tampar orang , bagi harvey itu lebih baik daripada pewaris tunggal tujuh keluarga besar membuli wanita tak berdaya dari rakyat jelata mentang mentang memiliki status sosial yang tinggi" suasana langsung hening


"Jadi alangkah baiknya kita memaafkan masalah ini, dan mengubah topik menjadi konferensi pers menaikkan promo game harvey yang terbaru dengan mendompleng kesempatan ini agar pipi harvey tak menjadi tamparan gratis"


"kita anggap saja sekali tampar bayarannya 100 Triliun dengan boomingnya game harvey dari kasus ini"


semua tercengang mendengar penuturan harvey .


mereka semua tertawa memeluk harvey bergantian


"Tapi orang itu tak bisa dilepaskan begitu saja" ucap angeline yang masih marah "Aku yang merawat harvey sejak lahir, memarahinya pun aku tak tega. enak saja dia memukul cucuku"


"Biarkan proses hukum berjalan untuk mengangkat produk harvey, habisi dia di dalam BUI nanti" bisik takeshi, angel mengangguk


Suasana kembali ceria, mereka bangga memiliki cucu sehebat harvey , masih berusia belum genap tujuh tahun sudah menjadi triliuner hebat bahkan menjadi CEO


🧸🧸🧸🧸🧸🧸


Ruang meeting HS Group


Harvey, Sasa, Albert, Calvin, jonshon, takeshi, akihiro, abraham, kenneth, alex, Stevanie, Jessie, erika, angeline, giovani, alexa, F6 duduk menatap 1 orang saja


Reza Gunawan , wakil direktur pemasaran shawn group pusat yang berlutut di ujung meja


"Tuan Besar maafkan istri saya, saya mohon Tuan Besar"

__ADS_1


"Nyalimu cukup besar, pandai sekali kalian memilih, apakah tak adalagi yang bisa kalian pukul sampai memukul pewaris tunggal kami?" tanya Albert


"Bahkan beraninya kau menjual nama Shawn Company atas perbuatan hinamu" ledek sandra


"CEO Geraldo, kami serahkan pada anda keputusan disini" ucap sandra pada alex


"Saya serahkan kepada putra saya sebab dia adalah korban" jawab alex "silahkan sayang"


harvey berdiri dengan aura yang sangat bersinar dan berwibawa. setelan jas yang membalut tubuh kekarnya membuatnya sangat tampan sekali.


"Selamat siang Tuan Gunawan, Saya harap kejadian hari ini bisa menjadikan pelajaran buat anda agar tidak semena mena kepada semua orang memakai status jabatan sosial anda"


"Sungguh sangat disesalkan ada kejadian seperti ini, dimana saat kejadian, saya sudah meminta maaf bahkan mrmbungkuk atas nama saya sendiri dan atas nama adik saya sasa berulang kali pada Tuan dan Nyonya Gunawan tapi kalian abaikan" semua kembali geram


"Bila sebelumnya saya minta maaf tidak anda terima bahkan anda memukul saya , tapi hari ini anda minta maaf saya menerimanya, akan menjadi tidak adil bagi saya, benar begitu tuan?" keringat dingin menetes di dahi reza gunawan


"Tapi saya akan memberi keringanan kepada anda dan istri anda yaitu biarlah istri anda di proses sesuai hukum PPA , pengrusakan nama baik dan play ground Shawn Fast food dan pengrusakan nama baik Shawn Company dengan syarat..."


"Besok sore jam lima, di ball room Shawn Hotel akan di adakan konferensi pers, anda harus minta maaf dan menceritakan semua kejadian sesuai fakta tanpa ada yang di tambah dan dikurangi"


"Bila anda menyelesaikan dengan baik, istri anda hanya dipenjara 12 tahun, anda dan putra anda bisa memulai hidup baru di kota lain.. "


"jangan lupa minta Istri dan anak anda meminta maaf secara terbuka pada Adik saya sasa dan onty saya adelia.. bagi kalian Onty Adelia adalah maid, bagi saya dia adalah wanita yang merawat saya sejak kecil wakil ibu saya saat ibu saya tidak di tempat.. apakah anda bersedia?" tanya harvey


"Terima kasih Tuan Muda kecil Terima kasih atas pengampunan anda.. saya bersedia" Reza berlutut di kaki Harvey


"Baiklah setelah ini kita ke Shawn Hotel" tutup harvey


"CEO Geraldo, Wa CEO Shawn setelah acara selesai avi harap Tuan Nyonya bersedia memberikan pesangon pada Tuan Reza agar ia memiliki biaya hidup setelah keluar dari kota ini, tapi jika melanggar ketentuan perusahaan boleh di tiadakan" harvey membungkuk pada dua orang tuanya


seluruh ruangan bertepuk tangan mendengar ucapan seorang anak berusia belum genap tujuh tahun.


"Tentu saja bisa CEO Geraldo" Jawab Alex pada harvey "Terima kasih CEO Geraldo"


harvey kembali membungkuk pada ayahnya.semua bertepuk tangan. sisa reza melotot mendengar harvey adalah CEO


"Kenapa? kau kaget mendengar bocah kecil ini adalah CEO? itu namanya kualitas hidup. hidupmu dipakai kejahatan, hidup Tuan Muda kami di pakai kegiatan positive jadi tentu dia lebih berguna daripada kau!" hina hendrick pedas . reza hanya berani berlutut menunduk. ia malu sekali


__ADS_1


__ADS_2