
Hendrick pulang bersama alexa dan dua maid super cantik. Alex duduk menonton tv dengan wajah datar, monica bersender di bahu alex.
Lexa segera naik kekamar membersihkan diri, maid menyiapkan makan malam mereka.
"Tuan bersiaplah, jam 20:00 kita dipanggil pertemuan tuan takeshi, bawa alat mandi dan pakaian tambahan, wanita ular boleh ikut melihat lihat" ucap hendrick dan naik kekamarnya. alex mempersiapkan diri
jam 19:00
Mereka berkumpul di meja makan, maid menyediakan tiga porsi makanan lezat buat mereka dan meletakkan di hadapan alex, alexa, hendrick.
didepan monica ada seporsi nasi dan telur goreng. monic bingung tapi tatapan maid sangat tajam , monic segera memakan makanannya
"Aina, Aiko kalian tidak makan?" tanya lexa ramah dengan bahasa jepang. "Kami sudah makan tadi setelah memasak nona" jawab mereka sopan
jam 19:20 mereka segera turun ke lobi, sebuah mobil box sangat besar warna hitam sudah menanti mereka
"masa kita naik mobil barang? aku tak mau" tolak monica
hendrick membantu alexa dan alex naik, lalu dia segera naik, rupanya di dalam di design cukup lumayan dan tak telihat dari luar
dua maid itu mengangkat tangan, dua pengawal bertubuh kekar datanf melempar monica dengan kasar kedalam box. disusul dua maid ikut naik ke box.
"seperti mau di jual saja ya" canda hendrick , lexa tertawa
pintu di tutup rapat, semua jaringan selular mati total , tak lama mobil berjalan, dalam 30 menit mobil berhenti dan ada beberapa orang membukakan pintu , menggiring mereka ke sebuah ruangan
Dua maid cantik memberikan empat pasang baju training pada mereka dan menunjukkan ruang ganti. mereka segera berganti pakaian. lalu digiring ke ruangan lain berukuran 30 meter x 30 meter dimana dindingnya di kelilingi kaca
Maid mempersilahkan mereka berempat duduk di kursi yang terbuat dari kayu , muncullah takeshi dengan pakaian beladirinya. di belakangnya ada 31 orang.
takeshi duduk di sebuah kursi seperti singasana, 1 pria berdiri ditengah ruangan di kepung 30 orang bertubuh kekar
mereka bertarung , dalam 19 menit 30 orang itu terkapar dilantai. alex, alexa, hendrick tak berani mengedipkan mata memperhatikan gerakan satu orang itu
"hendrick, alex, berani lawan berapa orang?" tanya takeshi lantang
__ADS_1
"dua puluh tuan" jawab hendrick "Dua puluh tuan" jawab alex
ruangan sudah di kosongkan, hendrick berdiri ditengah, masuk 20 orang mengepung hendrick. hendrick mengalahkan mereka dalam waktu 21 menit cukup kewalahan juga ,
ruangan sudah dikosongkan, alex berdiri ditengah, masuk 20 orang mengepung alex, alex mengalahkak mereka dalam waktu 19 menit dengan sangat kewalahan
"Alexa kamu berani lawan berapa orang?" tanya takeshi sambil tersenyum
"Lexa mau uncle contohin dulu" pimta lexa sambil memeluk takeshi
takeshi masuk ke tengah dan memberi kode, 30 orang bertubuh kekar masuk , takeshi gerakannya sangat kejam dan di area vital 12 menit 30 orang itu tak bangun lagi , ia menatap alexa
"hehe dua puluh uncle" jawab alexa sambil menggaruk tengkuknya "lexa jangan" ucap alex. dia khawatir pada lexa
"Tuan, biar saya gantikan lexa saja" pinta alex hormat "Saya saja tuan" pinta hendrick
"Minggir, kalau alexa tak mampu bertarung, ia tak layak jadi keponakanku" bentak takeshi. alex dan hendrick segera mundur
"Aku baik baik saja" ucap lexa pada hendrick dan alex
lexa berdiri di tengah, 20 orang bertubuh kekar dan jauh lebih profesional dari lawan hendrick dan alex mengelilingi lexa
alex, hendrick kedua maid terpana melihat aksi alexa yang selama ini lemah lembut dan tak pernah melawan kalau di buli.
terlihat jelas lexa bertarung menang strategi bukan menang kekuatan. pukulannya pada lawannya sangat vital. seperti angeline saat di mall
monica bahkan menggigil ketakutan sampai ngompol, sejak lama ia membuli alexa. untung saja alexa tak membalasnya
PROK PROK PROK
"kamu lebih lambat dua menit dari ibumu nak, ini karena kamu tak gigih berlatih, siapa yang mengajarimu?"
"hehe papi uncle" jawab lexa cengengesan
"abraham mengalahkan 50 orang dalam 10 menit, ayahnya mengalahkan 50 orang dalam 12 menit, semua yang di kalahkan adalah pasukan nomor satu gank mafia black dragon dan semua tak bangun lagi, alias jadi mayat"
"kamu harus banyak latihan, cara bertarungmu sudah bagus, semua pukulanmu cukup tepat dibagian vital tapi masih terlalu berperasaan" lexa mengangguk
__ADS_1
"Hendrick bagian vital manusia ada tiga titik yang harus kamu fokuskan, kena dua titik saja, dia akan roboh, kena tiga titik pasti mati, letaknya disini , disini dan disini" ucap takeshi "pukulanmu harus telak dan kejam jadi tidak kelelahan melawan banyak orang"
hendrick sadar kesalahannya dimana "terima kasih tuan"
"Alex juga sama, fokus tiga titik itu, cepat, kejam, telak, jangan melunakkan hati atau kau akan mati sebelum berhasil membela anak istrimu"
alex mengangguk "Terima kasih tuan"
"pasukan tadi sedikit mengalah pada kalian, kalau mereka menghajar serius kalian sudah mati karena tak menjaga tiga titik penting kalian berdua"
" sementara alexa dia menjaga titik penting tubuhnya jadi lawannya tak bisa merobohkannya, sayang hatinya lunak jadi tak langsung membunuh mereka, bila abraham bertemu musuh, dia sama sekali tak berprikemanusiaan"
"benar tuan, tuan abraham mengerikan" jawab hendrick "dia memukul 3 orang dalam 35 detik dan lawannya hampir mati kalau tidak dicegah nyonya angeline" takeshi tertawa
"Abraham san ayahnya selalu terbaik, dia menguasai bela diri eropa asia dan tarungnya tak ada kemanusiaan sama sekali"
"besok malam bertarung lagi, sekarang pulanglah" ucap takeshi
"Terima kasih uncle" kata lexa manja
"Tak usah ngompol, nona takkan memukulmu kecuali kau menghina orangtuanya, itu aturan main nona" ledek hendrick pada monica . monica mengangguk
Mereka mandi dan menukar pakaian, lalu kembali ke box mobil. setelah pengawal menutup pintu. mobil berjalan beberapa waktu dan menurunkan mereka tak jauh dari penthouse. tepatnya di penjual kuliner jalanan
"Katakan mau makan apa lexa? aku akan membelikanmu" tanya hendrick
"Aku yang membelikannya" ucap alex tegas dan menarik pinggang lexa . hendrick tersenyum melihat tuan mudanya akhirnya mau active bersikap pada lexa
"mau sosis keju?" tanya alex, lexa mengangguk gembira alex mengajaknya ke stand sosis "kau mau?" tanya lexa menyodorkan sosisnya dengan gembira, alex menggeleng, ia tak suka keju
"ini sosis tanpa keju" lexa menyodorkan ke mulut alex, alex segera menggigit ujungnya. "enak?" tanya lexa. alex mengangguk dan memeluknya
"kita cari octopus bakar. ayo" ajak lexa. dan memakan sedikit. menyodorkan pada alex . alex menggigitnya. hampir seluruh jalan itu di test makanannya oleh lexa
alex sadar lexa bukan menyukai hendrick, tapi dia memang suka kuliner jalanan jepang dan reflex berbagi. ia merasa konyol sudah marah pada hendrick
alexa baik pada semua orang yang membuatnya nyaman dan bebas bereaksi, dan muncullah tawanya seperti sekarang
__ADS_1
benar kata monica, ia terlalu kaku pada lexa dan membuat gadisnya tak nyaman padanya. dan lebih nyaman pada temannya. berarti dia yang harus berubah