
"Aku tak mau cucuku tau kami adalah takeshi dan akihiro di media, biarkan dia menganggap dia orang biasa sampai tiba waktunya nanti"
"Baik Tuan"
"Bawa ponsel ini selama di jepang, didalam ada nomor saya, papa, dan pemimpin regu yakuza, kalau ada apa apa kamu bisa menggunakannya. meskipun musuhmu mematikan GPS, kamu tetap bisa menghubungiku, meskipun baterenya habis, kamu menekan tombol kuning, batere cadangan akan berfungsi"
"Baik Tuan"
"Sabtu Minggu Jam 20:00 sampai jam 23:59 malam ada pelatihan beladiri team khusus team elite yakuza. disana kamu bisa belajar bagaimana mengalahkan atau membunuh 10 sampai 50 musuh dalam sekejab, kalau kamu bersedia, kamu bisa bergabung"
"Tentu saya bersedia, suatu kehormatan bagi saya diijinkan bergabung tuan" Ucap hendrick senang sekali
TOK TOK TOK
Hendrick langsung memasukkan kalung dalam pakaiannya dan menyimpan ponsel dalam sakunya dengan gerakan sangat cepat , gerakan itu tak luput dari mata akihiro dan takeshi
"Opa.. uncle.. mereka memaksa lexa belanja huuuuh.. lexa tak tau harus membeli apa" lexa mengadu. dua wanita cantik team elite yakuza langsung pucat
"hahaha bukankah wanita suka belanja nak? apalagi perhiasan?" tanya akihiro sambil memeluk lexa
"Belilah apa yang kamu sukai di jepang ini, apapun boleh nak" ucap takeshi lembut
"Lexa tak suka belanja. tadi lexa sudah membeli sebuah kalung buat harvey dan mami, sisanya lexa tak tau membeli apa" kata lexa manja
takeshi mengeluarkan sebuah kotak beludru dari tasnya. satu set perhiasan dengan liontin alx tertempel di perhiasan itu.
"pakailah ini nak" kata takeshi
"No..." tolak akihiro "Pakai punya opa" akihiro mengeluarkan kotak beludru dari tasnya dengan liontin AVS. ia tak mau kalah. takeshi menatap ayahnya datar
"Lexa keponakan takeshi pah" protesnya "Tapi dia cucu papah" bantah akihiro
"sudah sudah.. lexa pakai keduanya" potong lexa dan langsung memakai perhiasan itu. untung saja lubang antingnya ada empat . dan kalungnya di gandeng lexa menjadi satu
hendrick menahan tawa "kamu menertawakan aku" lexa mencebik. mereka pun tertawa bersama
"jangan lepas perhiasannya atau kami akan bersedih" kata takeshi dengan wajah memelas. "lexa janji akan pakai terus, kecuali keadaan membuat lexa melepasnya misalnya tindakan medis atau lainnya" dua pria nishinoya mengangguk senang
"opa akan berangkat ke hokkaido sebentar lagi, senin opa akan kembali, tak apa opa pergi nak?" tanya akihiro
__ADS_1
"tak apa lexa sudah besar dan bisa jaga diri baik baik, opa pergilah" kata lexa tersenyum
"Orangtuamu mengajarimu beladiri nak?" tanya akihiro. lexa mengangguk
"Malam ini dan besok malam ajak hendrick, calon suamimu yang bodoh itu ke lembaga pelatihan bela diri uncle ya. jangan lupa ajak wanita ular itu. supir akan menjemput kalian dengan mobil box"
"Baik uncle"
"simpanlah kartu ini, pakai sepuasmu nak" akihiro mengeluarkan dua black card, takeshi juga mengeluarkan dua black card
"lexa masih ada uang, masih cukup opa uncle" tolak lexa
"telepon ibumu nak" perintah takeshi datar, lexa segera menelpon ibunya
"Halo Mami, mami papi harvey sehat?"
"kami semua sehat nak, bekerjalah dengan tenang, pulanglah membawa prestasi"
"Mami uncle minta lexa telepon mami"
"Oh ya, kalau opa dan uncle memberimu sesuatu, terimalah, agar mereka merasa senang dan berguna , mereka tak punya siapa siapa lagi selain kamu dan harvey nak, apa yang mereka punya akan menjadi milikmu"
"terimalah, isi kartu mereka bisa membeli ratusan pulau sekaligus, semua milikmu nak, jangan buat mereka kecewa , terima ya nak"
"Baiklah mi, lexa putuskan sambungannya"
"Terima kasih uncle, opa, uangnya akan lexa pakai berfoya foya" canda lexa sambil tertawa "kamu tak akan mampu menghabiskannya kalau cuma foya foya nak" tawa takeshi muncul
"terima kasih opa uncle" lexa memeluk keduanya , dan mereka mengelus kepala lexa penuh kasih sayang
"Uncle akan bekerja kembali, hendrick bawa nona jalan jalan sepuasnya" kalian berdua dampingi nona
"Bawalah dua maid ini bersamamu nak, mereka bisa membantu membereskan penthouse. bisa di suruh mengetik surat proposal, bisa di suruh membuat surat kontrak, bisa di suruh mengusir ular di pent house juga hahaha" canda takeshi
hendrick melirik dua maid cantik itu, mereka sama sekali bukan maid, mereka yakuza. tiap langkah mereka sangat ringan. gerakan mereka sangat gesit
"Terima kasih opa uncle" ucap lexa "sampai ketemu nanti malam uncle" mereka pun berpisah di pintu ruang vip. opa ke atap gedung menaiki helli , takeshi ke belakang gedung menaiki mobilnya agar terpisah dari alexa dan tidak tersorot orang.
hendrick dan dua maid menemani lexa ke roll royce boat tail didepan restoran
__ADS_1
Mereka ke hard rock cafe membeli beberapa buah kaos untuk yang di indonesia , lalu menelusuri pasar traditional dan area wisata
hendrick dan lexa banyak mengambil poto bersama sama. mereka terlihat sangat bahagia
saat waktu menunjukkan pukul 18:00 alex menelpon hendrick
"Kamu dimana? kenapa ponsel lexa tak bisa dihubungi?" tanya alex langsung
"Saya mengawal nona lexa dan akan segera kembali" jawab hendrick . alex mematikan ponsel sepihak
mereka berjalan ke mobil
"lexa, tuan muda menghubungi ponsel anda"
"aku tau, aku malas mengangkatnya, kasihan monica kalau aku mengangkatnya" jawab lexa cuek
"Nona, anda tak mencintai tuan muda lagi?" tanya hendrick hati hati
"Untuk apa mencintai penghianat, lebih baik fokus pada harvey, setelah habis kontrak aku akan kembali ke London"
"penghianat? Tuan muda bukan orang seperti Itu" kata hendrick
"jangan terlalu memuja tuan mudamu, dia tak sebaik yang kau pikirkan" kata lexa mengejek
"Ada bukti? kalau ada bukti saya percaya nona"
"sebulan setelah insiden di ulang tahun monica, dia berpacaran dengan monica di belakangku, jadi aku memilih merelakannya dan membesarkan harvey sendirian" ucap lexa sambil menunjukkan chat dan poto yang dikirim monica saat alex memeluknya dan banyak pose lain
"Nona ini tak benar, aku ada disana saat itu" kata hendrick sambil mengingat
"Dia lari dan di tarik tuan muda lalu terbentur jadi ini pose jebakan, aku tak berdusta, aku di pihak nona" malah monica mengirim poto sejenis antara nona dan brandon pada tuan muda"
"Biarlah, kami memang tak berjodoh karena kurang komunikasi kurang kepercayaan dan tak bisa bersama"
"hanya gara gara dua poto di ponsel nona dan di ponsel tuan muda. harvey menjadi korban kalian nona" protes hendrick "dia punya hak memiliki orangtua lengkap dan bahagia"
lexa diam dan menyesali salah paham poto itu, lebih menyesal menjadikan harvey korban keegoisannya , tapi mengingat sampai tadi pagi alex masih membiarkan monica memeluknya. lexa memilih mengeraskan hatinya
"Lupakan hendrick, tak perlu di klarifikasi, aku akan membencimu kalau kau melakukannya. biarkan mereka bahagia"
__ADS_1