
Flashback
"Dengarkan aku dulu Ella, itu semua tidak benar" ucap Andrew menghadang langkah Ella.
"Apanya yang tidak benar, aku melihat dengan mata kepala ku sendiri kalau kau..."
"Dengarkan aku, dia menjebak ku! Seingat ku, aku sedang mengikuti pesta ulang tahun CC Design, tapi saat aku keluar dari kamar mandi ada yang memukul kepala ku hingga pingsan"
"Dan setelah bangun, kau mengobati kepalamu yang masih sakit dengan berhubungan dengan wanita itu! Iya kan?"
"Tidak, aku mohon tolong percaya aku"
"Menyingkir, lebih baik kau jemput wanita itu. Sepertinya dia menunggu kedatangan mu" ucap Ella menarik koper pink nya menuruni tangga.
Ia sudah membulatkan tekadnya, ia akan menjemput keenan di sekolah dan membawanya pergi. Lagi pula Keenan tidak butuh Daddy biadab seperti Andrew.
"Ella tolong pikir kan sekali lagi! Jika kau tidak mempercayaiku, setidaknya pikirkan Keenan. Dia masih kecil, dia masih membutuhkan kedua orang tuanya"
"Justru aku melakukan ini demi Keenan, aku takut Keenan malu memiliki Daddy seperti mu" jawab Ella kembali menyeret kopernya.
"Tidak, aku mohon percaya padaku. Aku tidak pernah sedikitpun berpaling dari mu" ucap Andrew menahan koper Ella.
"Lepaskan..." pekik Ella, juga menarik kopernya, dan...
"Ella" teriak Andrew saat melihat istrinya terjatuh dengan darah yang mengalir dari kepalanya.
Kling
__ADS_1
"Sempurna" gumam Helen mematikan rekaman di ponselnya.
Flashback off
......................
Keenan tercengang, jadi ibunya meninggal bukan karena kecelakaan?
"Maafkan Daddy" lirih Andrew menggapai tangan Keenan.
"Kau pembunuh!" seru Keenan menarik tangan nya kasar.
"Iya aku memang pembunuh, tapi aku benar benar tidak sengaja"
"Lalu aku percaya? Kau mengkhianati Mommy ku yang selalu setia padamu! Tapi kau malah menikah lagi satu jam setelah mommy ku dikebumikan!"
"Bahagia? Kau bilang agar aku bahagia? tidak tahukah kau? Selama ini aku menderita! Kau membuang ku ke negeri orang. Jangankan menemui ku, menanyakan kabarku pun tidak pernah. Tahukah kau, setiap malam aku menangis berharap kau datang menjemput ku. Dan itu yang kau katakan agar aku bahagia? Aku menderita pak tua!" ucap Keenan menekan kalimat terakhir nya.
"Aku tahu, aku tahu semuanya. Tapi aku tidak bisa menghubungi mu, karena wanita ular itu mengancam ku"
"Bagus sekali, Andrew bach CEO ternama di negeri ini takut pada ancaman seorang wanita? Menggelikan sekali!"
"percayalah nak, tidak ada orang tua yang tidak menyayangi anaknya"
"Iya kau benar, tidak ada orang tua yang tidak menyayangi anaknya, terkecuali kau"
"Aku melakukan semua ini demi kau, jika dia menyebar kan berita ini maka kita akan jatuh miskin. Aku tidak mau masa depan mu suram, aku tidak mau kau hidup menderita"
__ADS_1
"Tapi kau sudah membuat hidup ku menderita'
"Dengar nak, dunia ini kejam! Daddy melakukan ini agar hidup mu terjamin, tanpa kekurangan apapun. Dengan harta orang akan dipandang tinggi, tanpa harta orang akan dianggap sampah. Daddy ingin kau hidup bahagia. Daddy rela menikahi wanita ular itu, bahkan Daddy rela bersujud di kaki Bobby demi kamu"
"Bukankah Daddy lakukan itu agar Kelvin bisa menikah dengan Lisa?"
"Tapi nyatanya Lisa menikah dengan mu"
Keenan terdiam, ia ingat waktu itu Lisa menuduhnya telah menjebaknya dengan mengarahkannya yang waktu itu sedang mabuk ke kamar Keenan. Dan anehnya tuan Bobby tidak marah atau tersinggung akan insiden itu
"Daddy yang melakukan semua itu. Daddy tahu dalam beberapa waktu kau akan dibenci Lisa. Tapi Daddy yakin, perlahan Lisa akan mencintai mu"
"Tidak, bahkan sampai sekarang dia masih saja mencintai Kelvin" lirih Keenan ia yang tadinya tidak bisa menyetabilkan emosinya kini tiba tiba mellow akibat membahas Lisa, wanita yang sedang ia cari cari keberadaan nya.
"Kau salah Keenan, Daddy bisa melihat cinta yang besar untuk mu. Dia mencintai mu"
"Tapi kenapa dia membunuh calon anakku?"
"Dia tidak pernah mencoba melenyapkan janin itu semenjak tragedi waktu itu, Helen dan Kelvin lah yang menjadi dalang dari jatuhnya Lisa dari rooftop"
"Apa? Jadi yang Lisa katakan benar? Ada yang mendorongnya? Tapi kenapa dia menuduh ku sebagai pelakunya?"
"Mungkin ini ada hubungannya dengan rencana dua iblis itu"
Keenan tercengang, ia benar benar menyesal telah menceraikan Lisa.
Andrew meraih tangan Keenan, "Daddy tahu permintaan maaf Daddy Tidak berarti apa apa bagimu. Tapi hanya itu yang bisa Daddy lakukan. tolong maafkan Daddy" lirih Andrew.
__ADS_1
Keenan menitikkan air mata, dan pada detik berikutnya ia memeluk pria yang selama ini ia rindukan.