
"Tidak, kau berbohong kau pasti mengada Ngada" ucap Lisa tak percaya pada ucapan Keenan.
Keenan membulatkan matanya, lalu menatap tajam, "Siapa kau" sebuah pertanyaan tak terduga lolos dari bibir Keenan.
"Apa maksudmu? Aku Lisa mei...."
Keenan mencekik wanita itu, "Cepat katakan siapa kau! Dan dimana istriku Lisa"
Lisa atau yang sebenarnya Alice mencoba melepaskan cengkraman Keenan di lehernya. Ia tak menduga, Keenan yang ia kira lembut dan penyayang mampu berbuat kasar pada seorang wanita.
"Cepat katakan, aku bisa membunuh mu sekarang juga. Jangan pikir selama ini aku berbuat baik karena karakterku, aku berbuat baik karena aku mengira kau wanita yang ku cintai, wanita yang membuat ku melemah saat didekat nya"
"Le... paskan, aku akan me... Ngatakannya"
Keenan melepaskan cengkeramannya, ia sudah curiga sejak awal Karena karekter Lisa berubah drastis. Ia membiarkan nya, karena ia kira Lisa berubah. Namun kini kecurigaannya terbukti dengan tidak ingatnya Lisa akan masa lalu kelamnya.
Keenan adalah pria dingin, tak tersentuh, juga Arrogant, namun ia meluluh setelah bertemu dengan Lisa. Ia tak bisa membalas perbuatan Lisa dan Kelvin, Bukan karena bodoh dan tak bisa melawan, tapi karena ia tak sanggup jika membalas Lisa. Lisa adalah hidupnya, melukai Lisa sama saja menggores jiwanya.
"Ohok ohok" Lisa terbatuk batuk, namun bagi Keenan orang didepannya adalah penipu yang tidak bisa dikasihani.
__ADS_1
"Jadi...."
......................
Keenan terdiam, lalu detik berikutnya "Hahaha" Keenan tertawa sumbang. "Apa aku tidak salah dengar? Transmigrasi? Lelucon apa yang kau ciptakan?"
"Aku bersumpah demi nyawaku, aku tidak berbohong"
Keenan mendekat, "Jika kau mengatakan operasi plastik dengan meniru setiap detail wajah istriku, aku masih bisa menerimanya! Tapi transmigrasi? Anak kecil pun tak akan percaya dengan ucapan mu. lain kali cari alasan masuk akal"
"Terserah kau mau percaya atau tidak, aku tidak perduli. Aku hanya mau kau jangan usik hidupku dengan Lion"
Lisa tercengang, ia bersujud di kaki Keenan. "Aku tahu aku salah, terserah kau mau menghukum ku atau apa. Tapi jangan pisahkan aku dengan Lion"
Keenan hendak menendang penipu yang bersujud di kakinya, namun kaki nya kaku. Biar bagaimanapun wanita ini sudah berhasil merebut hatinya meski dengan cara menipu. Jujur, jika ditanya lebih mencintai Lisa yang sekarang atau yang dulu, maka jawabannya yang sekarang. Dan itu artinya ia lebih mencintai penipu ini.
"Aku bersumpah, aku tidak berbohong. Aku mengatakan yang sejujurnya. Kalau kau tidak percaya kau bisa mengetes DNA ku dengan keluarga Lisa. Karena meski jiwaku bukan Lisa, tapi tubuh ini milik Lisa meier"
"Baik, aku akan mengetes DNA kalian. tapi selama itu kau tidak boleh didekat lion"
__ADS_1
Lisa hanya mengangguk, dari pada selamanya ia tidak bisa bertemu dengan Lion.
......................
Brian frustasi, karena sampai kini Lisa tak ditemukan keberadaan nya. Brian memilih pergi kerumah Lisa, siapa tahu ada keajaiban atau Lisa pulang ke rumah.
Tok tok tok
Brian mengetuk pintu, tak ada jawaban.
Ia tahu itu, tapi sedikit berharap tidak masalah kan?
Brian membalikkan badan, ia tahu Lisa tidak di rumah, ia kesini hanya untuk bohongi hatinya.
Ceklek, pintu terbuka.
Brian yang mendengar suara pintu terbuka membalikkan badan, ia melihat Lisa di depan pintu.
Brian berlari memeluk Lisa, "Lisa benarkah ini kau, aku tidak sedang bermimpi kan?" tanya Brian memperkuat pelukannya.
__ADS_1