
"Kau benar-benar anak yang menarik, aku suka padamu", ujar Nyx dengan senyumannya yang semakin lebar.
"Jadi apa pilihanmu?", tanyaku pada Nyx.
"Kau memiliki potensi nak, dan potensi itu akan semakin hebat saat kau sudah besar.Hanya ada kesialan bila menjadi musuh bagimu", jawab Nyx dengan bangga.
"Jadi kau mau menjadi kawanku?" tanyaku memastikan.
Nyx mengangguk senang.Aura kegelapan nya sudah sedikit berkurang, walaupun ia masih terlihat menyeramkan.
"Ahh, kau tentu tidak nyaman bukan bila aku berwujud seperti ini bukan?" tanya Nyx tiba-tiba.
Aku hanya keheranan mendengar itu.Tentu saja aku tidak nyaman dengan wujudnya yang hanya siluet hitam dengan mata merah dan gigi yang tajam.Manusia mana pun juga pasti akan melarikan diri bila bertemu dengan Nyx.
"Baiklah kalau begitu", ucap Nyx sembari mengangkat kedua tangannya.
"Apa yang akan kau lakukan?" tanyaku pada Nyx.
"Kau akan lihat sendiri, dan tutuplah kedua matamu", jawab Nyx.
Tiba-tiba saja kedua tangan Nyx mengeluarkan sebuah cahaya putih terang.Aku dengan cepat segera menutup kedua mataku.Cahaya yang dikeluarkan oleh Nyx bisa saja membuatku buta permanen dalam sekejap.
Ini sangat aneh, Nyx bukanlah makhluk cahaya.Dari wujudnya saja semua orang sudah tahu bahwa Nyx adalah salah satu makhluk kegelapan.Tetapi entah mengapa Nyx bisa mengeluarkan sesuatu seperti cahaya yang sangat terang.
Beberapa detik kemudian cahaya yang dikeluarkan oleh Nyx meredup.Entah apa yang ia lakukan, tetapi kuharap itu tidak membahayakan aku dan Robert.
"Hey, kau sudah boleh membuka matamu", ujar Nyx yang entah mengapa suaranya tidak semenyeramkan sebelumnya.
Perlahan aku membuka kedua mataku.Cahaya yang tadi menyilaukan seisi ruangan perlahan menghilang.Seketika mataku terbuka lebar.
Nyx yang sebelumnya hanyalah siluet hitam menyeramkan kini berubah sangat drastis.Nyx kini telah berubah menjadi seorang gadis berambut hitam panjang.
Matanya yang sebelumnya berwarna merah darah, kini menjadi berwarna cokelat terang.Sosoknya yang sebelumnya terbilang menyeramkan berubah menjadi sangat mempesona.
"Bagaimana?" tanya Nyx seperti meminta pendapatku.
Aku hanya terdiam.Tidak pernah kusangka makhluk menyeramkan seperti Nyx bisa berubah menjadi seseorang yang mempesona.
"Kau boleh juga", jawabku sembari memalingkan wajahku.
__ADS_1
Nyx hanya tersenyum senang.Berbeda denganku yang salah tingkah ketika melihat Nyx.
"Robert, apa yang terjadi di dalam?" tanya seseorang dari luar kamar.
Aku segera melompat dari balik kursi menuju ke arah pintu.Ibu tidak boleh tahu perihal apapun tentang Nyx.
"Robert? Gerald? Apa yang terjadi di dalam sana? Tadi ibu mendengar suara ribut di kamar kalian", tanya ibu sambil mengetuk pintu kamar.
"Bersembunyilah Nyx!" perintahku pada Nyx.
Aku membuka pintu kamar yang aku tempati.Terlihat ibu yang hanya mengenakan piyama berdiri didepan sana.Wajahnya terlihat sedikit khawatir.
"Ah Gerald, dimana kakakmu?" tanya ibu padaku.
"Kak Robert sedang tidur bu", jawabku sambil melihat ke belakang.
Nyx hanya berdiri diam di sana.Tidak bersembunyi seperti yang ku perintahkan.Ini sangat berbahaya.Apa yang akan ibu pikirkan ketika melihat seorang gadis cantik berada di kamar dengan seorang bocah berusia hampir 6 tahun?
Ibu yang terlihat curiga dengan gerak-gerik ku memutuskan untuk memasuki kamar.Tentu saja aku tidak membiarkan ibu masuk ke kamar yang aku tempati.Nyx masih berdiam diri di dalam sana.
"Apa yang kau lakukan Gerald?" tanya ibu ketika aku menghalanginya masuk ke dalam kamar.
"Kalau begitu biar ibu pilihkan baju yang nyaman untukmu", ujar ibu menerobos masuk ke dalam kamar.
Aku tidak bisa menghalanginya lagi.Kini aku pasrah sembari menutup kedua mataku.
"Astaga Gerald! Kenapa tempat ini sangat berantakan? " ucap Ibu.
Aku yang pasrah membuka mata keheranan.Nyx terlihat berdiri disebelah ibu.Tetapi entah mengapa ibu terlihat seperti tidak menyadari keberadaan Nyx.
Aku melayangkan tatapan keheranan pada Nyx.Nyx yang melihatku hanya mengedipkan sebelah matanya.
"Apa kau tidur sambil berjalan nak?" tanya ibu padaku yang hanya diam di depan pintu kamar.
"Eh, ya begitulah bu", jawabku yang tentu saja berbohong pada ibu.
"Astaga, kau benar-benar mirip dengan ayahmu.Sekarang cepat tidur kembali, kau masih harus banyak beristirahat", ujar ibu menasehati aku yang masih berada di depan pintu.
Ibu berjalan keluar kamar setelah mencium kening ku.Tadi itu hampir saja.Entah apa yang akan terjadi padaku bila ibu sadar dengan keberadaan Nyx.
__ADS_1
"Kau panik?" tanya Nyx dengan terkekeh.
"Tentu saja aku panik! Entah apa yang akan dilakukan oleh ibu jika melihat wujud mu", balasku sambil berdecak kesal.
"Tapi kenapa ibu tidak bisa melihatmu?" tanyaku masih keheranan.
"Sederhana saja nak, bila aku sudah memilih seseorang untuk aku layani, maka hanya orang itu yang bisa melihatku", jelas Nyx.
"Eh? Melayani?" tanyaku keheranan.
"Ya! Melayani! Aku akan melakukan apapun yang kamu inginkan, entah itu membunuh seseorang atau mencuri sesuatu", lanjut Nyx sambil tersenyum jahat.
Aku masih dipenuhi rasa keheranan.Tetapi selebihnya aku mengerti bahwa Nyx bukanlah sebuah ancaman bagiku.
"Tapi mengapa? Mengapa kau mau melayani orang sepertiku?" tanyaku pada Nyx yang tetap berdiri di tengah ruangan.
"Astaga, apa kau sudah lupa? Bukankah aku sudah bilang padamu bahwa kau memiliki potensi menjadi seseorang yang sangat kuat", jawab Nyx mengingatkanku.
Mendadak aku teringat bahwa dulu para roh agung mengatakan bahwa aku tidak memiliki potensi sama sekali.Hal itu memang cukup menyakitkan, tetapi para roh agung sudah berjanji akan memberikan kekuatannya untukku.
"Apa kau menganggap dirimu tidak memiliki potensi?" tanya Nyx mendekatkan wajahnya padaku.
Aku terkejut sehingga melompat menjauhi Nyx.Nyx hanya terkekeh melihatku yang salah tingkah.
"Ya begitulah, beberapa orang bilang begitu padaku", jawabku sembari menundukkan kepala.
Nyx memegang erat kedua bahuku.Diluar dugaan, sentuhan tangannya terasa lembut.Aku segera memandang wajah Nyx.Cahaya bulan yang masuk ke dalam kamar, menambah pesona Nyx.
"Kata-kata memang bisa membuatmu terluka, tetapi jangan biarkan itu.Buktikan bahwa perkataan mereka salah.Buatlah mereka terserang balik oleh perkataan mereka sendiri dengan tindakanmu", ujar Nyx dengan senyuman manisnya.
Aku tertegun mendengar nasihat dati Nyx.Mungkin sosok aslinya memang menyeramkan, tetapi hatinya cukup lembut.
"Kau benar", jawabku.
Aku berdiri dari posisiku.Kata-kata Nyx telah merubah pandanganku mengenai kata-kata yang dilontarkan para roh agung.
Suatu saat nanti, akan kupastikan bahwa aku akan menjadi orang yang hebat di dunia ini.Sehingga para roh agung hanya bisa diam melihat kehebatan ku.
Malam itu aku bertemu dengan teman baruku.Teman yang suatu saat nanti akan terus berada di dekatku dan bertarung bersamaku.
__ADS_1
Bersambung...