
7 TAHUN KEMUDIAN
Gue telah menyelesaikan pendidikan gue di Turki. 5 tahun menjalani pembelajaran dan ditambah 1 tahun untuk fokus belajar bahasa Turki. Dan 1 tahun lagi gue bekerja.
Selama gue di Turki gue menjadi wanita yang mandiri. Gue menjalani kuliah sambil bekerja paruh waktu. Gue mau mencari pengalaman selama di Turki.
Hingga saatnya ini waktu gue telah selesai. Gue telah wisuda. Pengalaman gue di Turki sudah banyak gue ukir. Selama 7 tahun bukan waktu yang singkat. Gue sudah mulai kangen dengan mama dan gue juga kangen datang ke makam ayah.
Besok gue bakalan balik ke Indonesia. Gue memberi kabar ke mama gue.
"Assalamu'alaikum ma. Ma besok Nara pulang"
"Wa'alaikumsalam sayang. Jam berapa besok berangkat?"
"Siang ma. Mungkin sampai Surabaya bisa jadi sore atau gak malam lusa ma. Nanti Nara telpon mama kalau sudah berangkat dan sudah sampai di Jakarta"
"Ok sayang. Jangan lupa barang barang kamu di kemasin ya sayang. Awas ada yang tertinggal. Yaudah kamu istirahat aja dulu. Daahh sayang. Assalamu'alaikum"
"Siap ma. Wa'alaikumsalam ma"
***
Hari ini seperti yang gue bilang semalam, bahwa hari ini gue akan kembali ke Indonesia. Jadwal penerbangan gue dimulai saat siang hari.
Penerbangan dari Turki ke Indonesia memakan waktu kurang lebih hampir 20 jam. Hal yang sangat membosankan bagi gue. Harus duduk di bangku penumpang selama itu. Huuufff...
Makan, tidur, baca buku, dan lain sebagainya menjadi aktifitas gue selama berada di dalam pesawat. Sangat sangat membosankan.
Akhirnya gue tiba juga di bandara Soekarno-Hatta. Eits belum selesai. Karena gue akan terbang ke Surabaya naik pesawat lagi sekitar 1 jam setengah. Selama 1 hari setengah gue menghabiskan waktu gue didalam pesawat. Waaahh jadi berasa tinggal dirumah hahahah.
"Mama... Assalamu'alaikum ma", sapa gue saat bertemu dengan mama gue di bandara Juanda Surabaya.
"Wa'alaikumsalam sayang. Apa kabar kamu?", Tanya mama gue sambil memeluk dan mencium kening gue
"Alhamdulillah baik ma"
__ADS_1
Gue dan mama gue pun meninggalkan bandara tersebut untuk menuju rumah oma. Kali ini gue dijemput oleh mama, oma, dan om Zay.
Tak butuh waktu lama untuk sampai ke rumah oma dari bandara Juanda.
Sssttt...
Mobil pun berhenti tepat didepan rumah oma.
Gue pun keluar dari mobil dan menurunkan barang barang gue.
Huufff lelah juga rasanya. Tapi gue puas, gue pulang ke Indonesia dengan identitas gue yang berbeda. Sudah terdapat gelar di nama gue. Ilmu yang gue dapat selama di Turki semoga bisa bermanfaat untuk gue, dan bisa gue terapkan dalam kehidupan gue.
***
Hari ini rencana gue mau ke pesantren di Yogyakarta karena di undang kakek untuk ngumpul disana. Yaa padahal gue masih pengen istirahat dirumah.
Seperti biasa gue numpang di mobil om Zay dan keluarganya. Perjalanan kami pun dimulai setelah sholat zuhur.
Gue gak tau kenapa kakek minta ngumpul di pesantren. Ya gak salah sih, malah bagus. Gue suka kalau acara ngumpul keluarga begini. Menjalin silaturahmi itu lebih baik.
Seperti biasa keluarga umi Henny sangat hangat menyambut kedatangan kami. Pada saat ini Pesantren lagi libur. Hanya ada beberapa santri yang masih tinggal di pondok. Jadi kami semua sebagai tamunya kakek pun menempati kamar yang kosong. Karena rumah umi gak muat kalau harus menampung seluruh keluarga kakek.
Gue jadi kangen masa jadi santri. Rindu banget malah. Sekolah, ngaji, sholat berjamaah di mesjid, dan yang paling gue kangenin ialah waktu antara Maghrib dan Isya yang menjadi waktu terfavorit gue dulu semasa mondok.
Malam ini kegiatan kami ialah ngumpul dirumah umi, ya sebatas ngobrol dan menyiapkan masakan untuk besok.
"Umi, sebenarnya ini ada apa sih. Besok mau ada acara apa rupanya?", Tanya gue yang begitu penasaran.
"Besok bakalan ada tamu lagi sayang. Tapi kakek berpesan sama umi untuk tidak memberi tau kamu dan yang lainnya. Kamu tunggu aja besok ya", jelas umi
"Kenapa umi?"
"Biar jadi surprise untuk semuanya, terutama kamu"
"Ih gue jadi semakin penasaran deh", gumam gue dalam hati.
__ADS_1
Ya tanpa bertanya lagi, gue pun membantu umi untuk menyiapkan masakan untuk besok.
Gue juga bertemu dengan semua sepupu gue. Bercanda, berbagi cerita dan masih banyak lagi yang kami lakukan pada malam itu.
Gue juga kangen dengan mereka, karena selama 7 tahun gue gak bertemu dengan mereka.
***
Pagi pun tiba. Seperti yang bilang oleh umi bahwa hari ni akan ada tamu spesial. Kami semua pun mempersiapkan semuanya.
"Umi jam berapa tamunya datang?", Tanya gue
"Kira kira jam 10 sayang", jawab umi
Hanya gue jawab dengan sebuah anggukan.
"Siapa sih tamunya. Gue penasaran banget. Terus kenapa Terutama untuk gue kata umi?", Gumam gue dalam hati
Jam 10 pun tiba, namun masih tidak terlihat siapa pun yang datang. Mungkin lagi di jalan.
Tiin tiin ...
Klakson suara mobil bernuansa putih pun tiba di depan rumah umi.
"Nah itu tamunya sudah tiba", saut umi yang berada di sebelah gue
Gue pun langsung keluar untuk melihat siapa tamu spesial itu.
"Siapa sih?", Tanya gue
Deg...
Mata gue melotot melihat tamu spesial yang dibilang umi semalam.
kira-kira siapa ya tamu spesial yang dibilang umi? dan apa rencana kakek?
__ADS_1
*NEXT*