Antara Maghrib Dan Isya

Antara Maghrib Dan Isya
Ujian Persahabatan


__ADS_3

Camille : “Ray… I want to talk to you”


Raya : “why Mill?”


Camille : “do you like Achille??”


Raya : “no. I only think of him as my friend. just like you”


Camille : “Bella jealous. She has told me. She said she likes Achille. So she's jealous when Achille asks you something like that”


Raya : “Me and Achil are nothing. Just friends. swear. If Bella likes Achilles, then I don't mind”


Camille : “The problem is that Achille likes you Ray”


Deg..


Raya : “is it true Mill? I do not know”


Camille : “yup Ray. In fact, he was the one who asked to go to the coffee shop. And the events at the festival, and also what happened when he was at the coffee shop and even asked you. Why can't you see?”


Raya : “I think what happened yesterday was because her worries were just a friend. And about the stare or the question earlier, I really don't know. why is it like this? I don't want this friendship to be ruined just because of a problem like this”


Raya : “What do I have to do Mill?”


Camille : “You can explain all this to Bella. Let her not misunderstand. And if it's Achille's business, you can distance yourself a bit from him”

__ADS_1


Raya : “I can Mill, I will do it so that our friendship is not destroyed”


Camille : “okay. Tomorrow you explain directly to Bella”


Raya : “ok Mill. Thanks ya Mill”


***


Gue harus jelaskan ini semua ke Bella biar tidak terjadi kesalah pahaman. Gue tidak mau persahabatan ini hancur. Sore hari gue langsung ke rumah Bella. Karena di pagi hari gue ada home schooling dan siang Bella juga sekolah.


“Excuse me... is bella here?”, tanya gue ke Ibu Bella


“Raya. Ada apa Ray?”, tanya Bella


“ada yang mau gue bicarain Bell”, jawab gue


“ada apa Ray?”, tanya nya lagi


“pakek bahasa Indonesia aja ya Bell, biar lebih mudah”, saut gue


“ok Ray”


“gini Bell. Gue minta maaf. Gue sama Achille gak ada apa apa. Hubungan kami berdua hanya sebatas sahabat aja, gak lebih. Gue gak mau ada kesalah pahaman diantara kita. gue juga gak mau persahabatan ini hancur. Kalau kamu suka sama Achille silahkan Bell. Karena gue gak ada rasa apa apa sama dia”, jelas gue


“lo tau dari siapa Ray?, Camille ya?”, tanyanya

__ADS_1


“iya Bell. Camille udah cerita sama gue semalam. Kamu jangan salahkan Camille ya.. dia gak salah, dia benar ngasih tau ini ke gue, biar tidak ada kesalah pahaman diantara kita”, lanjut gue.


“iya Ray. Gue juga minta maaf atas sikap gue semalam, yang pergi begitu aja. gue hanya kaget dan tidak bisa menahan emosi gue saat Achille berkata seperti itu ke kamu Ray”, balas Bella


“kamu beneran tidak ada rasa sama dia Ray?”, lanjut Bella


“benar Bell, gue tidak ada Rasa apa apa sama dia. Gue hanya menganggap dia sebagai sahabat Bell, tidak lebih”, jelas gue yang mencoba agar Bella beneran percaya


“ok ok gue percaya. Mungkin si Achille nya yang suka sama mu Ray”, balas Bella


“kalau masalah Achille, gue bisa kok jaga jarak sama dia”, jelas gue


“gak perlu Ray. Gue gak masalah kok. Gue juga gak mau memaksakan dia agar suka sama gue. Kita bisa seperti biasanya. Tidak perlu berjaga jarak”, jelas Bella


“kamu serius Bell?, gue jadi yang gak enak sama lo”


“gak papa Ray, tenang aja. kita bisa bersahabat seperti biasanya tanpa berjaga jarak. Sikap gue yang bodoh semalam”


“makasih Bell”, saut gue sambil memeluk Bella.


“sama sama Ray, mungkin ini ujian dalam persahabatan. Kita adalah sahabat yang kuat, jadi harus bisa kita lalui ini”, jelas Bella


“ujian dalam persahabatan bukan hanya tentang keegoisan semata atau salah bicara saja, tapi bisa juga bisa datang dalam bentuk adanya buih buih cinta yang timbul”


“jangan terkalahkan oleh ujian cinta dalam persahabatan. Tunjukin kalau persahabatan kamu lebih kuat dari rasa cinta”

__ADS_1


Gue pernah baca disuatu novel, bahwa ada seorang lelaki dan wanita bersahabat. Namun, salah satu diantara mereka, bahkan bisa dibilang juga keduanya memiliki rasa yang melebihi rasa sayang layaknya seorang sahabat. Namun, yang membuat gue terharu ialah, mereka berdua mengorbankan rasa cinta mereka hanya untuk bisa terus bersahabat dengan alasan agar tidak saling pergi dan meninggalkan. Mereka lebih memilih sahabat selamanya dari pada jadi sepasang kekasih yang mungkin setahun dua tahun bakalan pisah. Mereka yakin, jika berjodoh, mereka bakalan disatukan dalam ikatan yang halal.


*NEXT*


__ADS_2