
Siapa sih yang tidak suka dengan weekand? Pastinya hampir semua orang menyukai weekand, ya termasuk gue. Menurut gue weekand itu adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga, bebas dari home schooling, bisa jalan-jalan, dan lain sebagainya.
“morning Nara”, saut mama gue yang tidak pernah absen membangunkan gue.
“morning mam”, jawab gue sambil mengucek ngucek mata.
“ayoo bangun, ini hari weekand loh. Nara mau kemana?”, tanya mama gue
“hemm jalan-jalan dong ma. Kemana gitu”, jawab gue
“yaudah, kalau begitu Nara bersih bersih dulu gih. Habis itu kita sarapan bareng”, pinta mama gue sebelum keluar dari kamar gue
“ok ma”
---
“morning dad”, sapa gue saat sudah berada dimeja makan.
“morning sayang”, jawab ayah gue
“hari ini weekand. Mau kemana kita?”, lanjut ayah gue
“hemmm kemana enaknya ya?, tempat yang seru gitu di Prancis”, jawab gue sambil memikirkan tempat yang seru untuk dikunjungi dengan keluarga.
“oh yah, kita ke menara Eifel aja. terus kita ke Louvre Museum Paris. Mama mau lihat katanya disana itu ada gambar bunda maria memakai kain berlafaz tahlil”, saut mama gue
“yaudah kalau begitu kita siap siap yuk”, saut ayah gue.
Kami pun bersiap siap untuk pergi liburan. Ini bukan hanya sekedar liburan, tapi juga dapat belajar tentang sejarah di Paris dan sejarah lain di belahan dunia.
“Dad, kita ke museum louvre aja dulu, udah buka ni jam 10. Selanjutnya kita makan, lalu ke menara Eifel. Katanya pada malam hari menara Eifel lebih bagus.”, jelas mama gue
“ok mam”, balas ayah gue
Sekitar pukul 10 Am kami berangkat. Ayah gue mulai melajukan mobilnya membela jalanan kota Paris.
“waaahhh keren banget kota Paris”, saut gue didalam mobil sambil memfoto setiap sudut kota Paris.
Ini bukan hal yang baru bagi gue. Gue udah sering keluar rumah bareng keluarga maupun bareng teman gue, hanya saja gue tidak pernah bosan untuk memandang keindahan kota Paris. Menurut gue kayak instagramable aja gitu.
Sekitar menempuh perjalanan yang tidak terlalu jauh, akhirnya kami sampai di Louvre Museum Paris. Kami mencari lokasi parkir yang pas.
__ADS_1
“oh my god… very cool”, saut gue ketika sudah berada di depan Museum yang berbentuk segitiga itu.
“mam ayok kita berfoto dulu”, ajak gue
1 2 3 ciisss
“ayok kita masuk”, ajak ayah gue yang sepertinya tidak sabar untuk melihat suasana didalam museum tersebut.
Kami berjalan menelusuri setiap sudut didalam museum tersebut. Hingga kami menemukan gambar bunda maria yang memakai hijab berlafaz tahlil yang diceritakan oleh mama gue tadi.
“wawww Masya Allah. Itu lihat deh sayang, memang beneran ada lafaz tahlil nya. Masya Allah”, saut mama gue yang terkesan begitu kagum dengan lukisan tersebut.
“lukisan ini karya Urgolino dengan judul ‘The Virgin and The Child’”, saut mama gue saat membaca tulisan yang berada di bagian bawah gambar tersebut.
“mama tau kenapa digambar tersebut bunda maria memakai kain berlafaz tahlil?”, tanya gue penasaran
“mama kurang tau pasti sih sayang. Tapi yang pastinya ada makna dan ada sejarah dibalik gambar ini”, jawab mama gue
“yaudah yuk lanjut lagi kita kelilingnya”, ajak mama gue
Setelah cukup puas mengamati lukisan karya Urgolino tersebut, kami pun meneruskan perjalanan kami untuk melihat lihat setiap sudut museum tersebut.
Kalau kalian datang ke Paris, gue saranin untuk datang ke museum ini. Jangan hanya berkunjung ke lokasi yang keren keren aja, kalian juga harus mengenal banyak sejarah agar dapat lebih mensyukuri kehidupan kalian yang sekarang ini.
Museum ini tidak kalah keren kok dari tempat tempat yang lainnya. Bahkan menurut gue ini lebih keren.
Gue beneran senang banget untuk liburan kali ini. Banyak belajar tentang sejarah dunia yang gue belum tau.
Setelah cukup puas menelusuri setiap sudut museum keren ini, kami pun berniat untuk meninggalkan museum yang keren ini.
“mam, Nara lapar”, saut gue sambil memegang perut.
“yuk kita cari makan”, ajak ayah gue
Tidak terlalu sulit untuk mencari makanan halal di kota romantis ini. Ada beberapa restaurant yang menyajikan menu halal.
Setelah muter muter mencari restaurant halal, akhirnya kami menemukannya yang lokasinya tidak terlalu jauh dari museum keren tadi.
Namanya “Le Patit Gourmet”. Restaurant halal yang berada di pusat kota Paris, lokasinya yang diapit oleh gedung gedung tua yang sangat keren. Restaurant ini menghidangkan makanan khas Prancis dengan rasa makanan yang halal dan dengan kelezatan yang memanjakan lidah. Menu disini menggunakan bahan dasar berupa ikan dan aneka sayuran untuk saladnya, serta daging halal yang diolah dengan berbagai variasi.
__ADS_1
Setelah menyantap makanan yang di pesan, kami pun memutuskan untuk mencari mesjid untuk melaksanakan sholat. kami memutuskan untuk sholat di mesjid Paris.
Ayah gue mulai melajukan mobilnya membela jalanan kota Paris menuju mesjid Paris.
Sssttttt…
Mobil kami berhenti tepat di lokasi parkir mesjid tersebut.
“Masya Allah cantik banget mesjidnya”, saut mama gue kagum
Gue hanya bisa speechless melihat keindahan mesjid tersebut. Baru juga memasuki pintu pagarnya gue udah tercengang melihat keindahan mesjid ini.
1 2 3 langkah gue terus melaju. Hingga gue menemukan sebuah taman kecil yang berada di tengah tengah mesjid tersebut. Gue kembali tercengang. Hingga gue memutuskan untuk melaksanakan sholat dulu sebelum menikmati keindahan taman tersebut.
Setelah melaksanakan sholat, gue kembali ke taman mesjid untuk menikmati keindahannya.
“mam, kita disini dulu ya. Sore kita baru gerak lagi”, pintah gue.
Gue beneran merasa nyaman banget berada di mesjid ini. Mungkin karena gue merindukan suasana mesjid, karena jujur gue jarang banget ke mesjid selama di Paris. Paling ya sholatnya dirumah.
“ok sayang. Kamu senang ya berada disini?”, tanya mama gue
“enak disini ma, nyaman”, saut gue
“Nara rindu sama suasana mesjid ma”, lanjut gue
“iya sayang, mama juga. Sabar ya, tunggu pekerjaan ayah selesai, baru kita balik ke Indonesia”, jelas mama gue
“iya ma”, jawab gue
Setelah puas menikmati keindahan mesjid ini, dan kembali melaksanakan sholat Asar. Kami memutuskan untuk meninggalkan mesjid yang membuat gue nyaman itu.
Kami bergerak menuju ke lokasi menara Eifel.
Tidak butuh waktu lama, akhirnya kami sampai di lokasi menara Eifel. Gue pengen banget naik ke menara Eifel tersebut. Akhirnya impian gue terwujud, gue bisa naik ke menara Eifel menikmati keindahan kota Paris dari atas.
“gilak.. keren banget”, saut gue kagum ketika berada di atas menara Eifel.
Gue mengambil ponsel gue untuk mengambil foto pemandangan indah itu sebagai kenangan.
__ADS_1
Setelah puas menikmati semuanya. Kami memutuskan untuk kembali kerumah. Gue senang banget dengan weekand gue kali ini. Gue banyak belajar untuk hari ini.
*NEXT*