
3 bulan kedepan Insya Allah gue sudah dimiliki oleh orang lain. Rasanya begitu sangat cepat. Seingat gue, gue masih anak kecil yang hanya mengerti bermain, tapi kenyataannya sekarang gue sudah dewasa bahkan sudah mau dipinang oleh orang lain.
Gue jadi keingat sama teman gue di Paris. Terutama si Achille. Apa gue ceritain ya ke dia?
Gue pun mengechat Bella untuk menanyakan kabar mereka semua disana.
Raya : "Assalamu'alaikum Bel"
Bella : "Wa'alaikumsalam Ray"
Raya : "Gimana kabar kalian Bel?"
Bella : "Alhamdulillah baik Ray. Ada apa Ray?"
Raya : "Bel, kalian gak ada niatan mau ke Indonesia? Wkwk"
Bella : "kenapa Ray?"
Raya : "gue mau nikah 3 bulan kedepan. Ini gue lagi masa ta'aruf. Gimana ya? Gue mau cerita ke Achille tapi takut dia sakit hati"
Bella : "waahh Alhamdulillah. Tau gak Ray, dia lagi berusaha belajar tentang Islam loh disini. Belum masuk Islam sih, cuman dia tuh sering nanyak ke aku tentang Islam gitu, dia juga berteman dengan orang muslim disini. Aku gak nanyak sih kenapa dia bersikap kek gitu"
Raya : "aduh Bel, kalau dia kek gitu karena gue gimana? Gimana nih Bel?"
Bella : "aku di bulan depan juga ada kegiatan di Indonesia. Nah gimana kalau aku ngajak dia untuk jumpa kamu di Indonesia ya... Biar kamu jelasin ke dia secara langsung"
Raya : "kalian bisa? Maksud gue juga gitu sih, mau bilang secara langsung ke dia. Tapi gue juga mikir caranya gimana. Oh iya nanti pas nikah gue, kalian harus datang ya"
Bella : "nanti aku ajak di ke Indonesia. Siap Ray, kami semua pasti datang. Tapi kalau kami libur ya heheheh"
Raya : "makasih banyak ya Bel. Nanti kabarin gue ya kalau kalian mau kesini"
Bella : "ok Ray"
***
1 bulan kemudian
Bella : "Assalamu'alaikum Ray"
Raya : "Wa'alaikumsalam Bel"
Bella : "Ray, besok aku dan Achille berangkat ke Indonesia"
Raya : "waaahh... Kalian berdua aja?"
__ADS_1
Bella : "iya Ray, karena yang lain pada gak bisa. Aku ajak dia ke Indonesia karena aku bilang kalau kamu mau jumpa sama dia"
Raya : "thanks Bel. Terus orang tua kalian gimana?"
Bella : "aku udah bilang ke mami aku, dan mami aku ngizinin kok. Kalau orang tua Achille juga ngizinin kok, orang tua Achille lagi di Belanda. Nanti kamu jemput kami kan di bandara?"
Raya : "Alhamdulillah. Iya dong Bel. Pasti gue jemput kalian di bandara. Besok telpon aja kalau kalian sudah tiba di bandara ya"
Bella : "ok Ray. Tapi Ray, kayaknya aku hanya bisa nemenin dia 1 hari aja ya, soalnya besoknya aku ada kegiatan di Malang. Gak papa kan kalau aku tinggal Achille? Aku paling 5 hari di Malang"
Raya : "yaudah gak papa. Tapi Achille gak bisa tinggal dirumah gue. Gue gak enak, kan dia laki-laki. Atau nanti gimana ya?"
Bella : "tenang Ray, udah aku bilang kok sama dia. Dia nanti tinggal di hotel katanya"
Raya : "oh gitu ok deh"
Gue bingung mau mulai cerita dari mana ke Achille nanti. Gue takut menyakiti perasaan dia. Gue tau dia sudah ada rasa sama gue sejak gue tinggal di Paris. Semoga aja dia bisa ngerti.
"Mama, teman Nara yang dari Paris mau datang. Tapi cuman Bella dan Achille", saut gue.
"Waahh bagus dong. Yaudah nanti mama siapin menu spesial. Kapan sayang?", Tanya mama gue.
"Besok mereka berangkat ma"
"Oh yaudah, mama siapin nanti"
***
Hari kedatangan Achille dan Bella.
Gue pun bersiap siap untuk menjemput mereka dengan menggunakan taksi.
"Halo Ray, kami dah sampai ni di bandara Juanda", saut Bella dari balik ponsel
"Oh iya Bel. Gue lagi di jalan ni. Tunggu sebentar ya", jawab gue
Akhirnya gue pun tiba di bandara. Tanpa waktu yang panjang, gue pun ketemu dengan mereka.
"Haiiii guys. How are you?", Sapa gue.
" Haii Ray, I'm fine", jawab Achille.
"Iihh kamu dah berhijab sekarang ya", saut Bella.
"Hehehe iya. Tapi masih tanda kan sama gue?".
__ADS_1
"Masih dong"
"Okay, let's go to my house. My mom has cooked a special menu for you", pinta gue.
Kami pun memesan taksi online untuk diantarkan kerumah gue.
Tak butuh waktu lama akhirnya kami pun tiba.
"Assalamu'alaikum ma. Ma mereka sudah datang ni", saut gue saat memasuki rumah.
"Wa'alaikumsalam, waahh silahkan masuk", balas mama gue.
"Iya tante, Tante sehat?", Tanya Bella.
"Alhamdulillah sehat nak".
Mama gue pun sangat senang dengan kedatangan mereka. Menyiapkan banyak menu makanan yang sepesial.
Kami pun berbincang-bincang sambil melepas rindu. Sudah lama tidak bertemu dengan mereka. Sangat lama bahkan.
"Aku gak bisa lama lama disini. Besok aku sudah harus berangkat ke Malang", saut Bella.
"Yaudah, kalian malam ini tinggal disini aja gak papa", saut gue.
"Hemm ok Ray. Maaf ya guys".
"Iya gak papa. Oh iya tapi maaf ya Chil, You can't stay at my house when Bella isn't around. because you are a man, not a muhrim. I'm so sorry Chill", saut gue.
"it's okay ray. Bella has also told me. I'll just stay at the hotel until Bella comes back here again", jawab Achille.
"Hemm.. ok Chill"
" Tomorrow we will take Bella to the station, and there is something I want to talk to you about", sambung gue.
"Ok Ray"
Malam ini mereka tinggal dirumah gue. Bella tidur dikamar bareng gue, sedangkan Achille tidur di kamar tamu.
Gue bingung besok mau cerita mulai dari mana. Hemm..
Gimana ya Nara cerita ke Achille? Gimana sikap Achille saat tau semuanya? Apakah yang terjadi dengan Achille saat mengetahui kalau Nara sudah berta'aruf dengan pria lain?
*NEXT*
Hai sobat novel, tetap stay terus yaaa...
__ADS_1
Jangan lupa like, klik favorit dan berikan votenya, dan tulis komentar kamu untuk memberikan motivasi kepada author
Stay terus yaaa❤️