
Yaudah biar gue yang pergi beli makanan nya, yok sayang" ucap salah satu teman Irfan yang berhasil membuat semua orang di dalam ruangan menatap kearah mereka berdua.
"apa?,sayang?,sejak kapan? tanya Rani dan Rita barengan
"wahhh parah sihhh kalian berdua, Diam-diam menghanyutkan,pantesan loe tadi nawarin diri pengen jemput Lisa" ujar Azmi yang membuat Lisa malu, dan Rizky cum nyengir
"udah ah, kalian mau makan apa biar gue dan Lisa yang pergi buat beliin" ujar Rizky yang mengambil jaketnya
"setidaknya jangan bikin kita penasaran aja sih" ucap Harris yang membuat Rizky akhirnya bercerita
"jadi gue sama Lisa udah pacar hampir 1 bulan, awal susah sih gue dapat jawaban iya dari dia, cuma ya gue perjuangin terus"ucap Rizky
"iya, dulu aku gak berani nerima Rizky karena takut, kalau ada orang yang tau. yang ada kita malah semakin di bully,dan aku juga gak mau buat teman aku dalam masalah lainnya gara-gara aku doang" ucap Lisa
"karena itulah gue perjuangin Lisa, dia gak mikirin dirinya sendiri, dan karena disini Irfan dan Lily udah publik sama kita terus Alex dan Ica nyusul jadi gue beraniin diri gue buat bilang, dia PACAR GUE" ucap Rizky sambil merangkul pinggang Lisa dan membuat Lisa malu
mendengar hal tersebut teman-teman Rizky maupun teman-teman Lisa menganggukkan kepalanya dan mengucapkan selamat kepada Lisa dan Rizky. Akhirnya Rizky dan Lisa pergi membeli makan malam. setelah hampir satu jam mereka Lisa dan Rizky membawa makanannya dan mereka memakannya bersama.
sudah tiga hari Ica di rawat dan akhirnya ia boleh pulang.
"Ica hari ini udah boleh pulang, ini nanti salepnya di pakai rutin ya biar bekas lebamnya menghilang" ucap mama Divia selalu dokter yang menangani Ica
"baik tante, terimakasih ya" ucap Ica tersenyum dan di anggukin oleh mama Divia.
"kalau gitu tante pergi dulu, soalnya tante hari ada jadwal sama pasien lain" ujar mama Divia
"iya tante, iya mah" ucap mereka barengan
akhirnya Ica pulang ke markas Irfan cs, tempat tersebut sudah di renovasi dan di buat senyaman mungkin untuk ditempati Ica.
sesampainya di rumah tersebut Ica berdecak kagum melihat tempat tersebut, bukan hanya Ica Rani,Lisa dan Rita juga kagum
"Ca semoga kamu betah ya disini, nanti sekali-sekali kita bakal nginep disini juga kok, buat nemenin kamu"ucap Rani
"makasih ya semua kalian baik banget sama aku, bahkan satu-satunya yang aku anggap sebagai keluarga aja, gak peduli sama aku" ucap Ica dengan raut wajah sedih
"Ica kita bakal selalu ada kok buat kamu, kita bakal selalu bantuin kamu" ucap Lisa sambil memeluk Ica
"mulai hari ini berjanjilah untuk terus bersama sampai kapanpun, dan aku janji bakal bantuin kalian dalam segala hal" ucap Lily. mendengar hal tersebut yang cewek langsung memeluk Lily, mereka benar-benar senang terutama Ica, dia merasa semenjak ada Lily kehidupan dia berubah, banyak orang yang menyayanginya sekarang.
__ADS_1
tiba akhirnya Ica dan yang lainnya kembali ke sekolah. Riska cs benar-benar rindu akan mem-bully ica dan temannya.
di dalam kelas Riska cs mendekat ke tempat duduk Ica
"udah liburnya, enak?" tanya Riska
"lo tidur di mana sekarang? numpang di salah satu rumah mereka?atau tidur di kolong jembatan" ucap Amira yang membuat Riska cs tertawa
"Riska loe gak tenang ya hidup kalau engga gangguin mereka" ucap Rita yang berdiri tepat dihadapan Riska.
"loe minggir, gue gak ada urusan sama loe" ucap Riska sambil menunjuk Rita
"loe masih mau tetap sekolah di sini kan?" sambung Riska lagi yang diiringi tawan dari teman Riska
alex yang melihat dari tempat duduknya pun bangun ingin menghampiri Ica namun tidak jadi karena melihat seseorang di pintu kelas, sedangkan Irfan yang melihat orang tersebut hanya tersenyum.
"minggir"ujar Lily sambil mendorong Riska yang berdiri di dekat tempat duduknya.
iya orang yang dilihat Alex adalah Lily yang juga kembali ke sekolah hari ini. Riska yang didorong pun kaget, dia tambah terkejut saat melihat Lily yang mendorongnya, teman-teman Riska pun ikut kaget.
bahkan bukan hanya temannya Riska yang kaget sahabat Lily pun kaget kecuali Rita sama halnya dengan Irfan cs yang kaget kecuali Irfan.
"loe?,ngapain loe disini, loe kan udah di keluarin dari sekolah ini" ucap Riska yang kebingungan+kesel
Teman-teman Lily yang mendengar Lily tidak dikeluarkan dari sekolah sangat senang.
"Ly kamu beneran gak di keluarin dari sekolah?" tanya Ica excited
"kalau aku dikeluarin,aku gak bakal di sini dong" balas Lily dengan senyum
"gak mungkin, kok bisa sih Ris dia gak dikeluarkan dari sekolah ini" ucap Amira
"iya Ris,padahal gue udah senang dia keluar dari sini" sahut Auren
"setuju,kita juga" ucap Keisha dan Kaeyla
"bisa diam gak kalian, jangan bikin gue tambah kesel" ucap Riska kepada temannya
"dan loe, nyokap gue udah ngeluarin loe dari sekolah ini" ucap Riska ke Lily
__ADS_1
"dari pada loe tanya gue, dan ribut di sini, mending tanya sama nyokap loe" balas Lily
"dan satu lagi, menjauh dari sahabat-sahabat gue,kalau engga loe bakal tau akibatnya" sambung Lily lagi dengan mengancam Riska cs
mendengar hal tersebut Riska pergi dan di ikuti oleh teman-temannya tetu dia sangat marah, karena rencana awal ingin mempermalukan Ica dan teman-temannya, tapi malah ia dan teman-temannya yang dipermalukan oleh Lily.
sedangkan Ica dan sahabatnya menanyakan kejadian sebenarnya kepada Lily, alasan kenapa dia tidak di keluarkan dari sekolah. Lily tidak menjelaskan secara detail, ia hanya mengatakan kepada sahabatnya dia tidak salah makanya dia tidak keluar dari sekolah.
tiba ada seorang siswa yang masuk dan bilang kepada semua murid yang di kelas
bahwa hari ini guru tidak masuk kerena rapat, hal tersebut sontak membuat semua siswa-siswi pada senang dan berteriak gembira
Lily cs pergi ke kantin bersamaan dengan Irfan cs. sesampai di kantin mereka sudah memesan makanannya masing-masing. mereka menikmati makanan tersebut sambil ada candaan yang di lontarkan oleh Azmi, disaat mereka sedang ngobrol Riska cs datang ke tempat duduknya Lily cs dan Irfan cs
"Irfan....gue kangen" ucap Riska sambil memeluk tangan Irfan
"Harris gue juga kangen sama loe" ucap Auren yang mendekati Harris.
"Lex kok kamu gak ngajak aku sih ke kantin" tanya Amira pada Alex namun dicuekin
"lepasin gue" ucap Irfan datar sambil melepaskan tangannya dari Riska
"kamu kenapa sih, aku gak mau jauh-jauh dari kamu Fan" ucap Riska manja
"idihhhh, jijik banget gue dengannya, lebay banget" ejek Azmi
"Fan nanti loe kalau dekat-dekat gue cuci dulu tangan loe ya, gue gak mau gatel kena ulat bulu" sambung Azmi lagi sambil menyantap makannya
"apaan sih Azmi.., Fan liat tuh teman kamu resek" rengek Riska
"Azmi sayang kamu jangan ikut campur ya" ucap Keisha sambil tersenyum
"uwekkk, jijik gue" ucap Azmi
"Riska mending loe ajak teman-teman loe pergi deh, gue gak mau ribut sama loe, males" ucap Irfan datar
"ihhh Irfan.. aku pengen di dekat kamu" ucap Riska lagi
"kita pindah aja ya dari sini, aku males lihat wajah-wajah cewek sampah kayak mereka"sambung Riska lagi dan diiringi ketawa teman-temannya
__ADS_1
mendengar hal tersebut Irfan, Alex ,Harris, Rizky dan Azmi sangat marah mereka ingin membalas perkataan Riska tadi namun di potong oleh Lily
"jangan...