AODRA & ASTA

AODRA & ASTA
RAHASIA RITA 2


__ADS_3

"iya gue bohong, gue nutupin sesuatu dari kalian, gue terpaksa pacaran sama Max, gue di tekan sama Max" teriak Rita sambil menangis


"kalian gak tau posisi aku, kalian gak ngerti gimana tertekan nya aku dalam beberapa bulan ini, aku takut Ly aku takut untuk ngomong sama kalian, aku takut untuk ngomong sama orang lain termasuk orang sama tua aku, aku gak mau buat orang tua aku kecewa Ly"ucap Rita yang tangis nya sudah benar-benar pecah


Azmi benar-benar tak sanggup melihat Rita, namun dia masih belum bisa menerima kenyataan bahwa Rita sudah berpacaran dengan apa pun alasannya.


"Rita please kamu jujur sama kita, ada apa sebenarnya" ucap Lisa yang memegang bahu Rita


"Rita, kamu udah bantuin aku selama ini, tolong izinin aku untuk nolongin kamu sekarang" ucap Ica yang juga mendekati Rita yang terisak nangis


"aku..aku..."ucap Rita yang ingin menceritakan semuanya namun tak sanggup


melihat kondisi Rita,Lily langsung memeluk Rita.


"kak, kamu gak sendiri, kita semua, aku, di sini untuk kamu, aku gak akan pergi ninggalin kamu" ucap Lily yang memeluk dan menenangkan Rita


"kakak duduk dulu, kakak cerita sama kita semua supaya kita bisa bantuin kakak lepas dari Max" ucap Lily yang membawa Rita duduk di sofa


Rita pun duduk di sofa dan menarik nafasnya dalam-dalam. Rita pun menceritakan apa yang ia alami sehingga harus berpacaran dengan Max


Rita pun menceritakan semuanya kejadian yang menimpa nya.


"hari di mana saat Lily dan Irfan sibuk mencari tahu tentang masa lalu Ica, aku pulang dari markas malam hari, aku malam itu pulang sendiri karena Azmi yang buru-buru pulang karena menjemput mamanya di bandara" cerita Rita


"aku pulang naik ojek, tiba-tiba ada orang menghadang kami dari depan, tukang ojek itu lari dan meninggalkan aku di tempat sepi bersama orang itu.


ternyata orang itu adalah Max, Max memukul aku sampai aku pingsan, dan saat aku bangun aku berada di sebuah kamar dalam keadaan....." cerita Rita yang tak sanggup melanjutkan cerita nya.


Lily, Rani, Ica dan Lisa yang mendengar cerita tersebut langsung memeluk Rita yang menangis. Irfan mengepal tangannya dengan marah, Harris,Alex dan Rizky juga ikut emosi, sedangkan Azmi mulai naik pitam mendengar cerita Rita.


"Rita kenapa lo gak ngasih tau sama kita" ucap Rani


"kak bilang sama aku apa yang di lakukan Max sama kakak" ucap Lily yang marah dan melepaskan pelukannya


"*aku terbangun dalam keadaan tela...njang..hikss...hikss... aku.. aku benar-benar malu, aku takut" tangis Rita yang semakin parah


"paginya aku langsung ke rumah sakit, aku yakin Max gak nyentuh aku sama sekali, dan benar saja setelah aku melakukan pemeriksaan Max benar-benar tak menyentuh aku,


dan keesokan Max mulai mengancam ku, bahwa dia akan memberitahukan ke semua orang termasuk orang tua aku bahwa aku telah berhubungan ba..dan dengan dia.


tapi aku gak takut karena aku pikir itu tidak terjadi sama sekali, aku bahkan punya bukti kalau aku masih virgin.


namun semua keberanian ku mulai runtuh saat Max mengirimkan fotoku yang tela...jang di atas kasur malam itu... hiksss...hiksss.."sambung Rita*


"ternyata malam itu Max nangkap aku cuma untuk memotret aku dalam keadaan telan..jang supaya dia bisa memperalat aku untuk menghancurkan Irfan dan teman-temannya" ucap Rita yang tak habis nya menangis


hiksss...hikkss... tangis Rita


"dan foto itu sampai sekarang masih ada sama dia Ly, aku takut kalau dia nyebarin semuanya, aku takut ibu dan ayah aku kecewa, aku juga takut, aku takut kalian bakal menjauhi aku dan aku juga takut mempermalukan keluarga Karl yang telah begitu baik pada keluarga ku" ucap Rita


hiksss...hikss..


"makanya aku nerima dia buat jadi pacar aku, dan dia meminta ku untuk menjadi pacarnya hanya untuk membuat Irfan dan teman-temannya hancur, beberapa kali dia meminta ku untuk menjebak Irfan ataupun salah satu dari temannya Irfan untuk bermasalah dengan polisi, tapi aku selalu menolak, ataupun mencari alasan lain untuk tidak melakukannya" sambung Rita dengan tangisan yang semakin menjadi-jadi


Azmi yang mendengar itu pun langsung mengamuk

__ADS_1


"sialan, an..jing, brengsek, bakal gue bunuh dia hari ini"ucap Azmi dengan emosi dan ingin pergi namun di tahan oleh yang lain


" Mi tahan, lo jangan kepancing emosi dulu"ucap Harris yang menahan Azmi


"gue gak bisa nahan emosi gue, hari ini bakal gue habisin si brengsek itu" teriak Azmi


"Mi jangan hari ini, kita susun rencana dulu" ucap Alex


"Azmi sabar, lo tenang" sambung Rizky


"rencana apa Lex, hah, sabar gimana Ky, gue gak bisa lihat orang yang gue sayangi di hancurkan oleh si brengsek itu" ujar Azmi yang penuh amarah dan tetap akan pergi


Rita yang mendengar itu hanya bisa menangis di menutup kedua kupingnya dengan menggunakan kedua tangannya.


Lily dan yang lainnya terus menenangkan Rita


Azmi yang sudah di kuasai emosi saat melihat keadaan Rita, dia tetap kekeh akan menghabisi Max hari itu juga.


"Azmi tahan" ucap Irfan yang menahan Azmi


"gue gak bisa Fan gue gak bisa, lihat apa yang terjadi sama Rita, dia di hancurin oleh si bajingan itu" bentak Azmi pada Irfan, yang membuat Irfan marah


"lo bisa dengerin gue gak, kalau lo sayang sama Rita lo jangan bersikap gegabah, Max bakal nyebarin foto Rita kalau lo salah langkah sedikit saja" teriak Irfan yang membuat Azmi terdiam


Azmi terjatuh dilantai tepat di depan kaki Irfan, Azmi menangis menyalahkan dirinya sendiri karena malam itu tak mengantar Rita terlebih dahulu


"goblok, Mi lo goblok" teriak Azmi yang mengatai dirinya sendiri sambil menarik rambutnya


"kalau lo nganterin cewek yang lo sukai dulu, ini semua gak akan terjadi, lo emang goblok mi goblok" teriak Azmi yang mengeluarkan air matanya dan memukul dirinya sendiri


Irfan pun menahan Azmi yang terus memukul dirinya sendiri


"engga, Fan engga, gue emang tolol, goblok" ucap Azmi yang terus menyalahkan dirinya


di saat Azmi terus memukul dirinya sendiri sambil menangis Rita pun memeluk Azmi dari belakang dalam posisi Azmi yang masih terduduk di lantai


"Mi please jangan nyalahin diri kamu sendiri, kamu gak salah" ucap Rita sambil memeluk Azmi dari belakang


Azmi yang mengetahui Rita memeluk nya dari belakang langsung membalikkan badannya, terlihat mata Rita yang sembab, Azmi langsung memeluk Rita dengan erat


"kamu jangan khawatir ya, aku bakal ada buat kamu, aku bakal bantuin kamu" ucap Azmi yang memeluk Rita erat dan mengelus rambut Rita. Rita pun hanya menganggukkan kepalanya dalam pelukan Azmi


suasana di markas begitu haru, Rita yang selama ini keras, dan tegas ternyata dia menyimpan luka yang begitu besar dalam beberapa bulan ini.


Lily mengeluarkan air matanya yang sudah tak sanggup menahan tangis, Irfan yang melihat itu langsung memeluk Lily.


"kamu percaya sama aku, aku bakal buat bajingan itu menghapus foto kamu" ucap Azmi yang melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Rita


"jangan, jangan nangis lagi ya" ucap Azmi lagi pada Rita


"kamu juga jangan nangis" ucap Rita yang menghapus air mata Azmi


mereka pun berpelukan lagi


"Fan sekarang kita harus apa?" tanya Lily dengan tatapan sendu yang masih melihat Rita yang berpelukan dengan Azmi, dan Lily pun masih nangis

__ADS_1


"hey sayang kamu tenang ya, aku bakal nyusun rencana buat ngehapus foto itu" ucap Irfan yang memeluk Lily dengan erat


"Mi mending lo bawa Rita untuk duduk di sofa jangan di lantai" ucap Alex


Azmi pun membawa Rita untuk duduk di sofa.


"kita harus cari tempat lain untuk bahas ini, bentar lagi pasti om Bramantyo pulang" saran Lisa


"oh ya benar ini udah hampir sore, ayah aku pasti bakal pulang bentar lagi" ucap Ica


"kita ke rumah aku aja, ayah aku gak ada di rumah, dia di luar kota untuk kerja" ucap Rani


dan semua pun menganggukkan kepalanya.


"aku akan minta izin sama ayah untuk nginap di rumah Rani" ucap Ica yang mengirim pesan pada ayahnya


"mending Rita dan Azmi ikut dengan mobil gue aja, bahaya kalau Max ataupun anggota dari Max ngeliat Rita sama Azmi" ucap Irfan


"iya gue setuju" ucap Alex


"Mi, lo masukin motor lo dulu ke dalam garasi"pinta Harris dan langsung di laksanakan oleh Azmi


"Harris sama Rani akan jalan duluan, jarak beberapa meter, gue baru bak jalan, kemudian di ikut oleh Rizky dan Lisa, kemudian jarak beberapa meter lagi baru Alex dan Ica nyusul" ucap Irfan memberikan aba-aba


"pokoknya kita harus hati-hati dulu, aktifkan panggilan grup kalian" ucap Irfan lagi.


Harris dan Rani pun sudah jalan, kemudian seperti rencana mobil Irfan oun jalan dan di ikuti oleh motor Rizky.


Alex dan Ica masih di rumah, mereka masih menunggu aba-aba untuk jalan.


"aku sedih lihat kondisi Rita" ucap Ica dengan sedih


"hey Ca, kamu jangan sedih, percaya sama Irfan dia pasti bakal cari solusi nya" ucap Alex yang mengelus pipi Ica


"tapi Lex, Rita pasti drop banget, aku aja yang hampir di bukakan baju oleh orang lain sangat ketakutan apalagi Rita yang telah terjadi, bahkan di foto lagi untuk bahan memperalat Rita, dia pasti hancur banget" ucap Ica panjang lebar


"udah, kamu jangan ingat kejadian dulu lagi, aku gak mau kamu sedih Ca" ucap Alex


"mending kita jalan, Irfan udah ngode kita dari tadi " ucap Alex


Alex dan Ica pun berjalan menuju ke rumah Rani.


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


__ADS_2