AODRA & ASTA

AODRA & ASTA
MAKAN MALAM DI RUMAH KELUARGA KARL


__ADS_3

"aku duluan ya sayang" ucap Lily yang memeluk Irfan


"eummm padahal masih kangen" ucap Irfan yang engan melepas pelukan nya


"kan tiap hari ketemu, malamnya selalu nelpon" ucap Lily


"sayang nikah yok" ucap Irfan yang melepaskan pelukan nya


"ih Fan gak usah aneh-aneh deh" sahut Lily yang kaget


"kok aneh aku serius tau" ucap Irfan memelas


"kita masih sekolah Fan, baru aja naik kelas tiga" ucap Lily yang meraup kedua pipi Irfan


"ya kan bisa tunangan dulu, nanti lulus sekolah baru nikah, terus kita kuliah bareng"jelas Irfan pada Lily


"gak usah aneh-aneh ih, aku mau masuk dulu"ucap Lily yang ingin beranjak keluar dari mobil namun di tahan oleh Irfan


"Ly, aku serius sama kamu, aku mau kita bareng terus, dan aku harap kamu bakal selalu percaya sama aku" ucap Irfan yang memegang ke-dua tangan Lily


"Fa, aku tuh udah sayang banget sama kamu, aku juga gak tau kapan pastinya aku mulai sayang sama kamu, yang jelas aku bakal terus ikut kemana pun kamu pergi, bakal ada selalu untuk ketua geng yang manja ini dan bak selalu percaya sama cowok pemaksa ini" ucap Lily yang menarik hidung Irfan.


"ya udah aku masuk dulu ya sayang,sampai jumpa nanti malam" ucap Lily


"iya sayang, aku pulang dulu ya, love you" pamit Irfan


"Hati-hati, love you too"balas Lily.


saat Lily masuk ke rumah ia melihat semuanya pada kumpul di ruang keluarga, termasuk Rita dan orang tuanya.


"ehemm ada yang lagi berbunga-bunga nih"ejek Leon pada Lily


"apaan sih gak jelas banget" balas Lily sewot


"perasaan pulangnya udah dari tadi, kok baru nyampe" sindir Leon lagi pada adiknya


"diam ah kak, daddy liat kak Leon selalu aja ngejek Lily" ucap Lily yang mengadu ke daddy nya, semua keluarga termasuk Rita dan orang tua nya pun tertawa melihat kelakuan dia saudara ini.


"oh ya pak, bu untuk acara makan-makan nanti malam, boleh saya meminta ica mengajak ayahnya" ucap Rita pada seluruh keluarga Karl


"oh iya pa, dad, Lily juga mau tanya itu tapi lupa hehe" ucap Lily sambil nyengir


"sibuk pacaran sih" ucap Rita


"iya kan Rit, bocah emang gitu kalau lagi jatuh cinta" sahut Leon


"kayak kak Rita engga aja, nih lagi nyambung aja" ucap Lily yang membuat semua orang di ruangan tersebut tertawa


"Rita, Lily, kalian berdua boleh kok mengajak ayah Ica kesini" ucap mommy Hyorin sambil mengelus kepala Lily


"dan Rita kamu gak perlu sungkan sama kami, kamu udah dari bayi di sini dan kami sudah menganggap kamu seperti anak sendiri" ucap mama Fatya yang juga mengelus kepala Rita.


setelah lama berbincang-bincang, semuanya pun pada masuk ke kamar masing-masing.


malam pun tiba, mama Divia dan papa Jackson juga datang ke acara makan-makan di rumah Lily.


semuanya pun sudah sampai ke rumah mewah milik keluarga Karl. saat om Bramantyo sampai ke rumah Karl dia benar-benar kaget melihat papa Jackson, papa Irsyad dan daddy David.


"Bramantyo" ucap papa Jackson, papa Irsyad dan daddy David barengan yang membuat semuanya bingung.

__ADS_1


"pak Jackson, pak Irsyad, pak David" ucap om Bramantyo yang memeluk saling berpelukan


"kemana saja kau selama ini" ucap papa Jackson


"kau menghilang setelah istri mu meninggal" ucap daddy David


"ternyata om Bramantyo yang di ceritakan oleh putri ku adalah kau Bram" sahut papa Irsyad yang terharu melihat om Bramantyo yang sudah belasan tahun menghilang


"ceritanya sungguh panjang pak, untuk ada nak Lily dan nak Irfan yang membantu saya, sehingga saya bertemu kembali dengan anak saya Ica" ucap om Bramantyo yang menangis


"ternyata ini pak Bramantyo yang selalu papa cari" tanya mama Divia


"iya mah, ini dia, asisten kantor ku dulu, yang membuat perusahaan Smith dan Karl bekerja sama" jawab papa Jackson


"dokter Divia juga membantu saya kemaren, terimakasih banyak" ucap om Bramantyo


"ini adalah takdir kita bertemu lagi" ucap papa Irsyad yang memeluk om Bramantyo


"sudah-sudah mari kita makan terlebih dahulu sebelum makanannya keburu dingin" ajak mama Fatya


"nanti baru kita ngobrol lagi" sambung mommy Hyorin


semuanya pun duduk di meja makan termasuk orang tuanya Rita, semua pada makan tanpa mengeluarkan satu kata pun, hanya ada sedikit bunyi sendok makan yang mengenai piring.


setelah beberapa menit mereka pun selesai makan para orang tua termasuk Leon berkumpul di ruang tamu yang sangat mewah, sedang Lily dan teman-temannya ngumpul di halaman rumah yang begitu luas dengan pemandangan yang indah.


di ruang tamu, om Bramantyo pun menceritakan semua kejadian dan penyesalan yang menimpanya selama ia menghilang.


"kejam sekali Endah itu" sahut mommy Hyorin


"Rita sering menceritakan kepada kami apa yang di alami oleh Ica, itu sebabnya kami memaksa Lily untuk pindah ke high school harapan" sahut mama Fatya


"lalu apa rencana mu setelah ini Bram?" tanya daddy David


"saya belum tau pak, tapi saya ingin sekali mengajak anak saya Ica untuk ke makam ibunya tapi saya masih bersembunyi dari Endah, supaya saya leluasa mencari bukti tentang kematian istri saya Julia" ucap om Bramantyo


"Bram kami akan membantumu untuk mendapatkan keadilan dan menghukum Endah" ucap papa Jackson


"dan untuk penyelidikan serahkan semuanya pada Leon" sambung papa Irsyad


"iya om saya akan membantu om untuk menyelidiki kasus kematian istri om" sahut Leon


"terimakasih pak Irsyad, pak David dan pak Jackson, terimakasih semuanya" ucap om Bramantyo yang menangis


"berhentilah menangis Bram, mulai sekarang kamu hanya akan tersenyum bahagia untuk anakmu dan untuk dirimu sendiri" ucap papa Irsyad


"dan kembalilah ke perusahaan Bram, saya sudah terlalu banyak gonta ganti asisten" ujar pak Jackson


"bahkan dia selalu terlambat meeting" sindir papa Irsyad yang membuat semua tertawa


pov di halaman rumah


"gue sama Rani udah jadian" ucap Harris dan membuat Rani tersenyum malu


"wih selamat" ucap ucap Rizky dan Lisa


"yang rencana bakal nembak cewek siapa, yang jadian siapa" sindir Irfan


"diam lo, mentang-mentang udah dapat restu" sahut Alex

__ADS_1


"Rita pacaran yok" ucap Azmi tiba-tiba yang membuat Rita kaget


"dih lo ngajak pacaran atau ngajak ribut" ucap Rita


"ya kan mumpung ada momen" ucap Azmi


"momen apaan gini, gilak lu" sahut Rita tang membuat semuanya tertawa.


"btw selamat yaa Har, Ran" ucap Lily


"makasih Ly" jawab Harris dan Rani barengan


"kayaknya kalian juga harus bilang selamat deh sama kita berdua" ucap Irfan yang merangkul Lily


"hah, kenapa?, lu kan udah lama jadian" tanya Alex bingung


"gue sama Lily mau tunangan"ucap Irfan santai dan menyombongkan diri


"apaan sih fan" rengek Lily


"iya kan emang benar" ucap Irfan


"gak ada ya, kita masih sekolah"ucap Lily


" kan gak apa-apa, aku mau bilang sama semuanya dulu"ucap Irfan yang berlari kedalam dan dikejar oleh Lily dan juga di susul oleh teman-temannya.


"eh Irfan jangan, aku malu" teriak Lily


"ma, pah, om,tante Irfan mau tunangan sama Lily" ucap Irfan yang baru sampai di ruang tamu dan berbicara dengan cepat


"engga kok, Irfan bercanda, fan ih, malu tau" ucap Lily yang juga sudah sampai di ruang tamu


"gak Irfan serius, Irfan mau tunangan dulu, nanti lulus sekolah nikah habis itu kita bakal kuliah bareng" ucap Irfan lagi yang membuat semua orang terkejut dengan pemikiran Irfan


"wah bos gue, keren banget, gentleman parah gak kayak si curut Alex" ucap Azmi dengan tatapannya kearah Irfan


"kok lu bawa-bawa gue sih" ucap Alex sambil menoyor kepada Azmi.


"kalian....


...****************...


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


......................


......................


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2