
Lily dan Irfan pun mampir di restoran untuk makan siang, mereka menikmati makanan mereka dengan romantis, Irfan selalu menyuapi Lily begitu juga sebaliknya.
jam pun terus berjalan akhirnya Irfan mengantar Lily pulang ke rumahnya dan Irfan pun juga langsung balik ke rumahnya.
hari demi hari pun berlalu, di sela latihannya bersama ASTA, Lily juga sering menghilang entah kemana, yang membuat semua member ASTA lain kesusahan untuk latihan tanpa Lily. akan tetapi mereka juga berhasil menghafal lagu dan koreonya.
dan akhirnya tiba di mana hari yang mereka tunggu-tunggu, dimana ASTA akan tampil di acara pentas kenaikan kelas dengan di saksikan oleh banyak orang. walaupun mereka gugup tapi mereka sangat senang.
hari ini semua petinggi sekolah datang termasuk papa dan mama Lily, pak Irsyad Karl dan bu Fatya Karl yang tentunya datang, bahkan daddy dan mommy Lily, pak David Karl dan Hyorin Karl juga datang, dan kakak Lily, Leon Karl juga datang.
acara pun di mulai...
"duh aku deg-degan nih" ucap Ica
"aku juga deg-degan parah" sahut Lisa
"udah kalian tenang aja, kalian pasti bisa yakin deh" ucap Azmi
"Babe kamu semangat ya, pokoknya mata kamu harus ke aku terus" ucap Irfan yang mengelus rambut Lily
"dih lebay banget" ucap Azmi
"biarin iri lo"sahut Irfan
"eh itukan keluarga Karl mereka datang semua ya" ucap Lisa yang melihat ke arah keluarga Karl
"oh ya, be..berarti Li..Lily hari ini bakal.." ucap Ica lesu
"udah gak usah mikir yang engga-engga" ucap Rita
"kita siap-siap yuk, bentar lagi giliran kita" ucap Lily
akhirnya ASTA pun tampil dengan lagu pertama mereka, lagu yang di buat oleh Lily dengan judul Sahabat berhasil menarik semua pehatian dari murid-murid dan juga para tamu.
"Riska kok mereka keren banget sih" teriak Keisha karena suara musik yang keras dan juga menikmati lagu dari ASTA.
"bisa diam gak lo" bentak Riska yang kesel melihat semua orang bertepuk tangan untuk ASTA
setelah ASTA tampil akhirnya kepala sekolah pun naik ke panggung, ini adalah momen yang di tunggu oleh kepala sekolah untuk mengeluarkan Lily dari sekolah.
"baiklah untuk semuanya yang datang saya ucapkan terimakasih, seperti biasa sekolah ini berhasil meluluskan semua murid kelas tiga dengan prestasi yang memuaskan dan berhasil juga menaikan kelas siswa-siswi di high school harapan dengan nilai yang bagus dan prestasi yang bagus juga"pidato kepala sekolah
" hari ini merupakan hari dengan penuh kehormatan karena kedatangan dari bapak Irsyad Karl dan istrinya ibu Fatya Karl, dan ada juga bapak David Karl dan istrinya juga ibu Hyorin Karl yang langsung terbang dari Korea untuk datang dan berkunjung ke sekolah ini, dan ada juga anak dari keluarga Karl yaitu Leonard Karl, saya ucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadirannya "sambung ibu kepala sekolah.
" dan terimakasih juga ke pada bapak Jackson Smith dan dokter Divia Smith yang juga hadir di sini"sambung Kepala sekolah lagi
"di hari yang berbahagia ini juga akan menjadi hari yang menyedihkan untuk momen kita semua karena salah satu siswi kita harus di keluarkan dari sekolah kita, karena kelakuannya yang suka mem-bully teman sekelasnya"ucap kepala sekolah
" sekolah kita sangat melarang keras kasus pembullyan, sudah berkali-kali saya menegurnya dan berkali-kali pula ia mengulanginya "ucap kepala sekolah
__ADS_1
"dan kepada siswi yang bernama Lily Hyura silahkan naik ke atas panggung "ucap kepala sekolah yang membuat semua tamu melihat kebelakang kearah Lily.
Ica, Lisa, Rani sangat khawatir, mereka manahan tangan Lily, bahkan Alex,Harris,Azmi dan Rizky pun melarang Lily untuk naik ke atas.
" Ly kamu jangan naik ya"ucap Ica panik
"iya Ly pasti Kepsek gila itu ingin mempermalukan kamu" ucap Lisa
"Ly lo mending di sini aja" ucap Alex
"itu pasti rencana dia dan anaknya" ucap Azmi
"aku akan naik dan memutarkan semua keadaan,biar tambah seru" ucap Lily yang tersenyum dan pergi menuju panggung
"semangat Babe" teriak Irfan yang tersenyum dan membuat semua orang melihat kearah nya. mama Divia pun tertawa melihat tingkah anaknya yang menjadi sangat bucin.
"Lily kamu tau kan alasan kamu di keluarkan dari sekolah ini?" tanya kepala sekolah pada Lily
"gak" ucap Lily cuek yang membuat Leon menahan tawanya
"Lily saya sudah kasih tau kamu, kalau sikap kamu yang mem-bully teman sekelas itu tidak baik" ucap kepala sekolah
"emang saya bully siapa bu?" tanya Lily lagi yang membuat Kepala sekolah emosi
"kamu mem-bully Riska dan teman-temannya, kamu menampar Riska, kamu menyiram air kotor ke mereka, itu sikap bully"ucap kepala sekolah
murid dan para tamu semua terdiam beku. sedangkan Ica dan teman-temannya kecuali Rita menangis mendengar Lily akan di keluarkan dari sekolah, dan begitu teman-temannya Irfan mereka sangat kangen melihat kelakuan kepala sekolah yang mempermalukan Lily.
"sekarang Lily suruh orang tua kamu untuk naik ke panggung dan mengambil rapor kamu di sini" ucap kepala sekolah dan tersenyum licik, begitupun dengan Riska cs yang sangat senang
Lily hanya terdiam, dia benar-benar kesel dengan sikap licik dari kepala sekolah ini.
"Lily saya tidak ingin melihat kamu bengong, saya mau kamu panggil orang tua kamu untuk naik keatas panggung dan ambil rapot kamu" bentak Kepala sekolah.
mommy Hyorin melihat anaknya di permalukan di depan umum sangat marah, begitu pun dengan mama Fatya yang menahan emosinya dari tadi
"Lily say..." ucap kepala sekolah dan di potong oleh Lily
"kalian dengarkan apa kata kepala sekolah ini, naiklah kesini dan ambilah rapor saya, kemudian setelah ini urus juga pemindahan sekolah baru untuk saya" ucap Lily dengan tatapannya ke arah kepala sekolah.
"enggak" teriak Ica yang berlari ke depan panggung dan memohon pada keluarga Karl untuk tidak mengeluarkan Lily dari sekolah. semua pandangan sekarang menuju kearah Ica.
"hiks...hiks... pak saya mohon jangan keluarkan sahabat saya dari sini pak" ucap Ica yang memohon pada keluarkan Karl sambil menangis
"Lily tidak bersalah, jika ada yang harus di keluarkan, maka itu saya pak" ucap Ica lagi
"kamu jangan ikut campur, kamu membela teman kamu yang salah itu sikap yang tidak baik" ucap kepala sekolah
"terus bagaimana sikap yang baik, melindungi anaknya dari kasus-kasus jahat yang dilakukan oleh anaknya" ucap Lily tersenyum sinis dan Leon yang melihat adiknya hanya tersenyum.
__ADS_1
"kamu diam, panggil orang tua kamu naik kesini untuk ambil rapor, dan segera keluar dari sini" ucap kepala sekolah
"permisi bu, mohon maaf sebelumnya bukan kah ini sangat keterlaluan mengeluarkan siswi di saat acara besar seperti ini, bukankah itu akan mempermalukan Lily dan keluarganya" ucap mama Divia yang membela Lily
"saya tidak peduli alasan di balik pengeluaran Lily dari sekolah, entah itu benar atau fitnahan saja, yang saya tidak suka adalah cara anda dalam menyikapinya tidak bijak sama sekali" sambung mama Divia yang terus membela Lily dan di anggukin oleh beberapa tamu lainnya.
"buka begitu dokter Divia, siswi ini sudah pernah saya keluarkan baik-baik namun dia tidak mau, berarti dia mau di keluarkan dengan cara seperti ini kani" ucap kepala sekolah tersenyum dan menatap Lily
mendengar hal tersebut mommy Hyorin langsung bangun menuju ke atas panggung, dan di susul oleh mama Fatya.
semua tamu dan murid sangat terkejut melihat mereka naik ke panggung, dan mereka berpikir ini adalah akhir dari Lily untuk menginjakkan kakinya di sini
mommy Hyorin dan mama Fatya langsung memeluk Lily. semua orang sangat kaget dan bertanya-tanya apa yang terjadi sebenarnya.
"seharusnya mommy tidak memintamu untuk sekolah di Indonesia sayang" ucap mommy Hyorin yang fasih berbicara bahasa Indonesia
"maafkan mama sayang" ucap mama Fatya yang masih memeluk Lily.
papa dan daddy naik ke panggung.
"mana rapor dan surat pengeluaran anak saya" tanya daddy David yang membuat semua orang kaget
"a..apa"ucap kepala sekolah dengan kaget
"sungguh di sayangkan, anak saya sendiri harus di keluarkan dari sekolah milik saya"ucap papa Irsyad
"saya sangat kecewa dengan kejadian hari ini bu Megan, anda telah mempe..."ucap papa Irsyad dan langsung di sela oleh Lily
"saya ingin mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah yang begitu bijak, dan sebagai tanda ucap terimakasih saya, saya telah menyiapkan sesuatu untuk ibu" ucap Lily tersenyum sinis
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
Hai guys dukung terus author ya
jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.
maaf jika ada kata-kata yang typo
byebye....
...----------------...
......................
__ADS_1