AODRA & ASTA

AODRA & ASTA
AKHIR DARI KEPALA SEKOLAH


__ADS_3

Acara pentas pun mengalami kegaduhan yang begitu luar biasa, kepala sekolah, Riska cs begitu malu, bahkan Satria,Niko dan Aldo menyesal membantu Riska.


"bu Megan mulai hari ini dan untuk kedepannya anda bukan lagi kepala sekolah ini" ucap daddy David


"anda kami pecat" sambung papa Irsyad


semua murid maupun orang tua murid bertepuk tangan. prok prok prok prok


"dan untuk kalian, karena kalian sudah naik kelas tiga, maka saya pertahankan di sini" ucap papa Irsyad


"tapi kalau saya tau kalian mem-bully lagi, saya bukan hanya akan mengeluarkan kalian dari sekolah ini, tapi saya akan menjebloskan kalian ke penjara" ucap daddy David sambil menunjuk kearah Riska cs dan Satria cs.


"pak Karl tolong beri saya kesempatan untuk menebus kesalahan saya" ucap Ibu Megan memohon


"tebuslah kesalahan kamu dengan cara pergi dari sekolah ini" ucap mommy Hyorin


"kepada seluruh murid high school harapan kami ucapkan selamat atas kenaikan kelas kalian, dan kepada seluruh wali murid saya ucapkan beribu maaf atas bullyan yang di terima oleh anak-anak ibu dan bapak sekalian" ucap papa Irsyad


"karena keluarga Karl telah lalai dalam memperhatikan nasib banyak murid di sekolah ini, untung anak putri kami Lily Hyura Karl membongkar semua kejahatan yang terjadi di sekolah ini" sambung papa Irsyad


"sebagai gantinya saya akan memberikan tiket libur sekolah untuk semua murid gratis ke pantai Whitehaven di Australia" daddy David


semua murid pun bersorak senang.horeeeee


"saya akan mengatur paspor kalian, saya harap kalian dapat mengirim data diri kan ke guru kesiswaan untuk mempermudahkan semuanya" sambung daddy David.


acara pun selesai dengan kesenangan seluruh murid yang akan bersiap untuk libur ke Australia.


"kalian nanti datanglah ke rumah untuk makan malam" ucap mama Fatya


"yesss makan-makan nih" ucap Azmi senang


"eh Fatya, Hyorin" sapa mama Divia dan memeluk mama Fatya dan mommy Hyorin


"Divia, apa kabar" jawab mama Fatya dan mommy Hyorin yang membalas pelukan mama Divia


"aku sangat baik" sahut mama Divia tersenyum


"Irsyad, David apa kabar" ucap papa Jackson


"baik Jack " balas papa Irsyad


"bagaimana dengan mu, kau terlalu sibuk belakangan ini" ucap David


"kau terlalu mengada-gada David, bahkan kau baru terbang ke Indonesia" ucap papa Jackson sambil tertawa


"kayaknya dari sahabat, kita bakal jadi besanan nih" sindir mama Divia sambil tersenyum


"iya bakal sering ketemu kita Divia" ucap mommy Hyorin


"mereka harus banyak melewatkan ujian dari Leon nanti" sahut papa Irsyad


"mama, mommy Lily pergi dulu mau ngumpul bentar sama temen-temen" ucap Lily nyengir


"mau ngumpul sama temen-temen atau mau menghindar dari pertanyaan" ejek kak Leon


"minimal penjelasan dulu lah" sambungnya lagi


"ih kak Leon bisa diam gak sih" ucap Lily kesel pada kakaknya


"tuh fan,lu mau sama anak yang suka mukul gini" ucap Leon yang terus menggoda Lily


"apaan sih" ucap Lily yang bete


"udah terlanjur sayang kak, jadi mau-mau aja" gombal Irfan sambil merangkul Lily


"Fan ini di depan orang tua Lily kamu berani merangkul Lily begitu" ucap papa Jackson


"pa, kita pamit dulu ya bye bye" ucap Irfan yang menarik Lily dan di ikuti oleh temen-temennya.

__ADS_1


Lily dan teman-temannya, Irfan dan teman-temannya pun pergi ke kantin sekolah.


"buk seperti biasa ya, bila perlu isinya di banyakin kan ini terakhir sekolah" teriak Azmi


"ada-ada aja kamu Mi, kayak gak masuk sekolah lagi"ucap bu kantin


Lily, Irfan dan teman-temannya pun duduk di tempat biasa, di meja paling pojok. baru saja dudu tatapan semua teman-temannya Lily mengarah ke Lily, kecuali Irfan dan Rita.


"berapa banyak lagi hal yang kamu sembunyiin dari kita?" tanya Rani tiba-tiba


"kayaknya udah gak ada" jawab Lily santai


"sumpah Fan jangan bilang lo udah tau" tanya Rizky yang melihat Irfan terlihat santai.


"dia cewek gue, apa yang gak gue tau tentang dia" balas Irfan santai


"dan parahnya Rita pun diam, gak pernah ngasih tau kita" ucap Lisa


"kan kalian gak nanya" sahut Rita yang santai


"aduhhhh kalian bertiga ya, pokoknya karena kalian bertiga udah bohongin kita, pak bos harus bayarin makanan kita" ucap Azmi


"itu sih mau lo somplak" ucap Alex yang menoyor kepada Azmi


"aku masih belum percaya kalau aku punya teman salah satu anggota Karl, ini semua kayak mimpi" ucap Ica dengan tatapannya mengarah ke Lily


"kamu gak mimpi Ca, ini semua bener, kan kita tadi sama-sama lihat kalau keluarga Karl mengakuinya" ucap Alex yang membelai rambut Ica


"pantes Ly, lo berani ngelawan anak kepala sekolah" ucap Harris


"ya iyalah si cabe hanya anak kepala sekolah, tapi bu bos anaknya pemilik sekolah, sepele doang itu sepele" ucap Azmi yang membuat semuanya tertawa kecuali Lily dan Irfan


"Oh ya btw nih ya pak bos sama ibu bos, kalian gak boleh deh pacaran" ucap Azmi yang membuat semua bingung


"maksud lo" sahut Irfan dengan tatapan tajam


"gini-gini, pak bos kan orang kaya, ibu bos pun orang kaya, jadi kalau kalian pacaran berdua otomatis kaya+kaya jadinya super kaya, jadi kalian itu harus di pisahkan biar gak buat orang-orang iri" ucap Azmi sambil fokus menjelaskan


"kok gue sih" tanya Rita bingung


"dia kan hari ini mau nembak lo" ucap Irfan dan Lily barengan membuat semuanya tertawa, kecuali Azmi dan Rita yang malu


"pasangan cepu ni" ucap Azmi yang malu + kesel


merekapun menikmati makanannya


"Oh ya gimana ya nasib kepala sekolah setelah keluar dari sini" tanya Rani sambil makan makanan yang sudah di bawa ibu kantin


"setau aku sih kepala sekolah bakal di pindahkan ke sekolah di desa-desa plosok"jawab Rita


"bagus deh, biar dia merasa jera" ucap Harris dan di anggukin oleh yang lainnya.


mereka menyantap makannya sambil sesekali bercanda.


sampai mereka pun menghabiskan makanannya dan akan pulang ke rumah masing-masing,


"jangan lupa nanti malam, makan-makan di rumah Lily Karl" ucap Azmi yang mendapat pukulan dari Rita


"diam Mi, berisik banget" ucap Rita sambil memukul lengan Azmi


"wah langsung diam lu" ejek Rizky


"kena tabok sama pawangnya langsung diam" sambung Harris


"ya udah kita pulang duluan ya, nanti malam gue datang sama Ica" ucap Alex yang mengajak Ica pulang


"gue juga" ucap Rizky yang menarik Lisa


"Rani bareng yuk" ajak Harris sambil menjulurkan tangannya untuk menggandeng Rani

__ADS_1


"ayok"ucap Rani yang menerima uluran tangan Harris


"Rit mau bareng gak" ucap Azmi malu-malu


"eummm, boleh yok" ucap Rita dan langsung pergi dengan Azmi


sekarang di kantin cuma tinggal Lily dan Irfan


"yok sayang" ajak Irfan


"ayok" sahut Lily


Riska yang dari tadi memperhatikan Lily sangat marah karena sudah di permalukan.


"awas aja lo sialan gue gak akan tinggal diam" desis Riska


"gue bakal rebut Irfan dan ngehancurin hidup lo" sambungnya lagi


pov Irfan dan Lily di mobil


"hari ini aku senang+ kesel" ucap Irfan yang tatapan berubah


"kenapa?" tanya Lily bingung


"senangnya karena semua kejahatan yang dilakukan oleh kepala sekolah dan Riska terbongkar" sahut Irfan


"keselnya?" tanya Lily


"keselnya gara-gara kamu" ujar Irfan datar


"aku?, kok bisa" tanya Lily yang semakin kebingungan


"ya kamu, kamu waktu perform tadi genit tau, senyum-senyum, kedip-kedip mata, aku gak suka lihat banyak murid cowok yang videoin kamu" ucap Irfan cemberut


"utututu kamu cemburu ya" ejek Lily sambil ketawa


"gak lucu Ly, aku gak suka" rengek Irfan


"aduh ketua gang yang tegas kok manja banget sih" ejek Lily lagi


"kan aku mau nampilin yang terbaik, masa iya ekspresi wajah aku datar" ucap Lily


Irfan pun fokus menyetir dan sampai di depan rumah Lily


"aku duluan ya sayang" ucap Lily yang memeluk Irfan


"eummm padahal masih kangen" ucap Irfan yang engan melepas pelukan nya


"kan tiap hari ketemu, malamnya selalu nelpon" ucap Lily


"sayang nikah yok" ucap Irfan yang melepaskan pelukan nya


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2