AODRA & ASTA

AODRA & ASTA
BERTEMU CHANDRA


__ADS_3

"lemon tea hangat aja" ucap Lily


"ya udah lemon tea hangatnya dua" ucap Irfan pada pelayan tersebut


"baiklah mohon menunggu sebentar" ucap pelayan tersebut.


pelayan itu pun pergi meninggalkan Lily dan Irfan.


"by kamu lelah?" tanya Lily yang memegang wajah Irfan.


"eummm, aku sedikit lelah sayang" ucap Irfan yang memegang tangan Lily yang memegang wajahnya.


"tapi lelah aku hilang karena ada kamu" ucap Irfan sambil tersenyum


"ihh malah becanda" ucap Lily yang memukul pelan lengan Irfan.


Irfan yang mendapatkan pukulan kecil dari Lily hanya tersenyum apa lagi saat melihat wajah Lily yang cemberut.


"by kita masih lama nyampe nya?" tanya Lily dengan manja


"lumayan lah sayang" sahut Irfan yang mengelus pipi Irfan


"ya udah, sini tiduran di pangkuan aku" ucap Lily


"gini dong sayang, dari tadi kek" sahut Irfan yang tidur di pangkuan Lily


Irfan pun tertidur di atas pangkuan Lily, Lily pun mengelus rambut Irfan. setelah 10 menit menunggu dan Irfan pun tertidur di pangkuan Lily, makanan yang mereka pesan pun di bawa oleh pelayan.


"maaf menganggu, ini pesanannya" ucap pelayan dan menyusun makanan nya di meja.


"suaminya tidur mbak?" tanya pelayan restoran tersebut sambil tersenyum


"oh maaf mbak, gak apa-apa kan dia tidur sebentar, soalnya kami dari jauh kesini dan dia belum tidur dari semalam karena menyetir" ucap Lily


"oh tidak apa-apa mbak, silahkan lanjut kan, saya cuma ingin bilang kalian terlihat sangat serasi" ucap pelayan tersebut yang tersenyum dan pergi.


Lily pun membangunkan Irfan untuk makan


"by bangun makan dulu" ucap Lily yang membangunkan Irfan dengan lembut


Irfan pun membuka matanya dan langsung bangun dari pangkuan Lily.


"makan dulu yuk" ajak Lily dan di anggukin oleh Irfan.


"suapin" ucap Irfan dan mendapat anggukan dari Lily


Lily menyuapi Irfan makan dengan mata Irfan yang tertutup karena masih ngantuk.


pagi pun tiba tak terasa sudah sangat lama Irfan dan Lily duduk di restoran itu. Lily dengan senantiasa menunggu Irfan yang tertidur sebentar.


"eummm" lenguhan Irfan yang membuka matanya dan bangun


"kita jalan sekarang yuk sayang" ajak Irfan


"iya by" sahut Lily sambil tersenyum


"aku ke toilet dulu bentar mau cuci muka" ucap Irfan dan di anggukin oleh Lily


Irfan pun pergi ke toilet sedangkan Lily menunggu Irfan di meja yang mereka tepati.


saat Lily sedang menunggu Irfan di mejanya, Lily mendengar ada dua perempuan yang datang dan duduk di meja di samping nya.


kedua perempuan itu sedang bercerita tentang mengangumi seseorang cowok yang baru meraka temui.


Ciri-ciri cowok yang mereka sebutkan merupakan seseorang yang di kenal oleh Lily, bahkan bukan hanya sekedar kenal tapi juga sudah sangat dekat, bahkan akan bertunangan dengannya sebentar lagi.


"kamu lihat gak cowok tadi, ganteng banget ya" ucap perempuan yang pertama dengan heboh


"iya aku lihat, ganteng banget... aku pengen jadi pacarnya" sahut perempuan kedua


"enak aja pacar lo, pacar gue lah" ucap perempuan pertama dengan wajah kesel.


"aaa ganteng, tinggi, pakek kaos hitam, jacket hitam celana hitam dan rambutnya di warnai silver pula, aduhhh ganteng banget" ucap perempuan pertama lagi


Lily yang mendengar nya pun langsung tau siapa yang mereka sebut ganteng.


"eh itu..itu cowoknya, samperin yok" ucap perempuan pertama yang langsung lari kearah Irfan dan di susul perempuan kedua

__ADS_1


"Hai..boleh kenalan gak" ucap perempuan pertama yang caper ke Irfan


"aku juga mau kenalan" ucap perempuan kedua


Irfan melihat kearah Lily yang sudah bete, Irfan pun nyuekin kedua perempuan tadi dan mengajak Lily untuk pergi.



style Irfan~~~


"sorry istri gue udah nunggu" ucap Irfan yang meninggalkan kedua perempuan tadi


"apa istrinya" ucap perempuan yang pertama dengan kaget


"omg... istrinya pasti dengar tadi kita ngegosipin suaminya"ucap perempuan kedua yang merasa malu


"makanya mbak kalau lihat yang ganteng jangan langsung di embat, lihat dulu udah ada yang punya atau belum" ucap pelayan restoran tersebut dan pergi sambil tertawa.


"say...." ucap Irfan ke Lily, namun Lily langsung pergi karena cemburu


"lama" ucap Lily cuek


"eh.." sahut Irfan yang kebingungan


Lily langsung masuk ke mobil, sedangkan Irfan membayar terlebih dahulu, kemudian dia juga menyusul Lily ke mobil


.


"sayang kamu kenapa sih" tanya Irfan yang sudah di mobil


"ganteng banget, aku pengen jadi pacarnya"ejek Lily yang menirukan kedua perempuan tadi.


Irfan yang menyadari Lily cemburu hanya tersenyum tipis dan menyetir mobilnya.


di dalam mobil Irfan terus mengobrol dengan Lily, walaupun jawaban Lily cuma ejekan yang meniru kedua perempuan tadi.


"sayang udah dong, kan bukan salah aku kalau mereka suka sama aku" ucap Irfan


"makanya jadi cowok gak usah tepar pesona ke cewek-cewek" sahut Lily judes


"lah tepar pesona gimana ?, aku kan emang ganteng sayang" ucap Irfan yang menjahili Lily.


setelah satu jam perjalanan lagi akhirnya mereka sampai ke rumah Candra.


sesampainya di rumah Chandra Lily langsung turun dari mobil, dia benar-benar tak ngomong sepatah kata oun dengan Irfan.


Irfan yang mengetahui Lily masih cemburu membiarkan Lily mendiami dia dulu, dan fokus pada masalah Rita.


tok...tok...tok "permisi" ucap Irfan sambil mengetuk pintunya


"tok...tok...to.." ketukan pintu dan akhirnya di buka


kleeeckkkk suara pintu yang di buka


"eh Irfan" ucap Chandra yang terkejut kemudian memeluk Irfan sesaat


"ngapain lo ke sini?" tanya Chandra lagi


"masuk dulu masuk" ucap Chandra lagi-lagi


"silahkan duduk" ucap Chandra


"wah siapa nih?, cantik banget" ucap Chandra


"cewek gue" sahut Irfan sambil tersenyum


"Hai Lily" sapa Lily yang memperkenalkan diri


"Hai gue Chandra, mantan musuh Irfan yang sudah jadi sahabat Irfan" ucap Chandra sambil tersenyum dan Lily pun ikut tersenyum


"btw kenapa Fan kesini?" tanya Chandra


"gue kesini mau minta bantuan lo Chan"ucap Irfan yang serius


"bantuan apaan?" tanya Chandra lagi yang penasaran


"jadi gini.....~" ucap Irfan yang menceritakan semua kejadian yang menimpa Rita

__ADS_1


"gila emang si Max, dia gak ada kapok-kapoknya ya" ucap Chandra yang marah saat mendengar kejadian yang menimpa Rita


"gue mau lo bantuin kita buat ngehapus foto-foto itu di HP nya Max" ucap Irfan


"Fan Max itu licik, pasti foto itu tidak hanya di hpnya tapi juga di laptop nya, bahkan dia pasti menyimpan foto itu di draf email-nya" ucap Chandra


"makanya itu gue minta bantuan lo, karena lo udah tau gimana Max" sahut Irfan


"gue mau lo masuk ke markas Black Horse dan ngambil email Max untuk ngehapus semua foto Rita" ucap Irfan lagi


"gue minta maaf Fan, kalau ke markas Black Horse lagi gue gak bisa, gue belum bisa ngelupain hal yang dia lakuin ke adek gue, sampe adek gue masuk ke rumah sakit jiwa dan nyokap gue meninggal karena depresi melihat adek gue yang udah gak waras" ucap Chandra sendu


"gue ngerti kok Chan, gue gak bakal maksa lo, nanti gue bakal cari cara lain aja" ucap Irfan dengan raut wajah pasrah


"lo tenang aja Fan gue bakal tetap bantuin lo kok, gue punya punya teman yang bisa ngeretas email Max" ucap Chandra yang membuat Lily dan Irfan tersenyum senang


"lo serius" ucap Irfan


"iya gue serius" sahut Chandra


"dia pasti bakal mau bantuin lo, karena dia juga dendam sama Max" ucap Chandra


"dendam sama Max?" kenapa?"tanya Lily yang kebingungan


"kita ke rumahnya aja, buat jemput dia terus kita balik ke markas kalian" ucap Chandra


"nanti kalian juga bakal tau kenapa dia dendam sama Max" ucap Chandra lagi


"oke kalau gitu" ucap Irfan


"gue ambil kunci motor dulu" ucap Chandra namun di tahan oleh Irfan


"mending lo ikut mobil gue aja, karena kalau Max tau lo udah balik lagi ke kota X, dia pasti bakal ngincar lo" Sara Irfan


"Chan, Max gak pernah anggap lo keluar dari Black Horse, nama lo masih ada di daftar anggota Black Horse" sambung Irfan lagi


"kurang aja lo Max" ucap Chandra yang kesel


"ya udah gue bareng kalian aja, tapi kita jemput teman gue dulu" ucap Chandra dan di anggukin oleh Irfan.


"sini gue yang nyetir" ucap Chandra


"gue senang nih yang kayak begini" ucap Irfan tersenyum sambil melemparkan kunci mobil.


Irfan,Lily dan Chandra pun pergi menuju ke rumah temannya Chandra, hanya dalam waktu 10 menit mereka sampai di rumah temennya Chandra, dan sudah terlihat temannya Chandra berdiri di depan rumah menunggu kedatangan mereka, karena Chandra yang sudah mengabari temannya waktu di mobil.


teman Chandra langsung memasukkan perlengkapan nya ke mobil dan di juga masuk ke mobil duduk di depan dengan Chandra.


"Hai bro, kenalin gue Johan" ucap Johan pada Lily dan Irfan


"gue Irfan, ini cewek gue Lily" ucap Irfan


"Hai" sapa Lily sambil tersenyum


"oke kita berangkat ya" ucap Chandra dan di iyakan oleh Irfan,Lily dan Johan.


...****************...


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


...----------------...


...----------------...


Chandra


__ADS_1


Johan



__ADS_2