
Heh calon pacar, calon istri dong kayak gue" ucap Irfan yang menggenggam tangan Lily
"dih sombong amat lu" ucap Azmi
"udah... by kasih tau mereka kita berhenti di market dulu, biar nanti jalannya bareng lagi gak misah-misah" ucap Lily
"oke sayang" ucap Irfan dan mengambil ponselnya.
saat mereka ingin berhenti di market untuk membeli beberapa snack dan minuman, Irfan mendapat telpon dari Alex
"apa? lo serius, oke lo fokus aja nyetirnya dan kita gak usah berhenti" ucap Irfan pada ponselnya dan mematikan panggilan nya.
"Mi, gue yang nyetir, Rit lo pindah ke belakang" ucap Irfan buru-buru dan langsung keluar dari mobil
"kenapa sih by, kita gak jadi berhenti di market dulu?" tanya Lily yang panik
"ada apa sih Fan?" tanya Azmi
"kita di kejar sama black horses"jelas Irfan yang menyetir mobilnya cepat
"apa?"ucap Lily, Rita dan Azmi barengan.
"sialan" ucap Azmi
"kita tunggu mobil Alex dan Rizky dulu ke depan" ucap Irfan yang menghentikan mobilnya di pinggir jalan
beberapa saat kemudian terlihat mobil Alex dan Azmi yang di kejar banyak motor.
titttttt....tiitttt bunyi klakson mobil Alex dan Rizky yang melaju ke depan dan mengkodekan Irfan untuk langsung jalan.
untuk bisa berinteraksi Azmi, Harris dan Chandra saling menelpon untuk menunggu aba-aba dari Irfan.
"Fan kita harus apa?" teriak Alex pada ponsel Harris
__ADS_1
"Lex fokus nyetir aja dulu" ucap Irfan pada ponsel Azmi
"brengsek, sialan, mau Max apa lagi sih" teriak Chandra yang emosi
"Ky turunin gue aja, biar gue yang hadapi mereka semua, bakal gue hajar si brengsek sialan itu" ucap Chandra yang sudah emosi.
"Chandra lo sabar dulu, kita hadapi mereka sama-sama, tapi gak di sini" ucap Irfan yang fokus nyetir
"pokoknya kalian fokus nyetir, gak ada yang boleh terluka" peringat Irfan lagi melalui ponsel
"oke fan" ucap Alex dan Rizky di ponselnya.
mereka terus fokus menyetir, karena mobil Irfan di belakang, salah satu anggota black horses, berhasil memukul kaca di pintu belakang mobil Irfan dengan balok. mereka memukul di sebelah Lily duduk, sehingga membuat Lily terluka karena terkena pecahan kaca.
"akkkhhh" teriak Lily saat pecahan kaca mengenai pipi dan lengannya
"Sayang, Lily" teriak Irfan, Lily barengan.
"berhenti woy" teriak Max
"Lily kamu gak apa-apa?" tanya Ica, Lisa dan Rani yang panik
"aku gak apa-apa kok"sahut Lily
"gak apa-apa gimana, itu lengan dan pipi kamu terluka" ucap Irfan yang panik namun terus menyetir
"By terus jalan aja, kalian gak mungkin ngelawan mereka, jumlah mereka banyak" ucap Lily.
"kita gak bisa elak lagi fan" ucap Alex lewat ponsel
cittttt..*.*.* suara mobil yang di tempat mendadak oleh Irfan. melihat Irfan yang menghentikan mobilnya Alex dan Rizky pun menghentikan mobil merek juga.
Irfan turun dari mobil dengan perasaan yang amat emosi.
__ADS_1
"mau lo apa sih hah" teriak Irfan yang begitu emosi
"hahahahaha, lihat si ketua yang bisanya santai, hari ini mendadak emosi" ejek Max
"lo gila ya, mau apa lagi lo hah" teriak Chandra
"Chandra,, lo diam, lo harus tau diri, lo bagian dari black horses juga" teriak Max
"cuihhhh gue ngasal pernah menjadi bagian dari black horses" ucap Chandra sambil meludah
"kita gak pernah ya gangguin lo, jadi lo gak perlu gangguin gue" ucap Alex
"hahahaha, santai bro" ejek Max
"kita tadi kebetulan lewat, dan kita ngeliat kalian jadi apa salahnya jika kita bermain sebentar" ucap Max sambil tersenyum evil
"oh si cantik kenapa pipi dan lengannya berdarah" ucap Max yang tersenyum dan melihat kearah Lily
"brengsek....
...----------------...
...----------------...
Hai guys dukung terus author ya
jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.
maaf jika ada kata-kata yang typo
byebye..
...----------------...
__ADS_1
...----------------...