
Ketika semuanya sibuk mengobrol sambil melihat foto-foto kenangan dari almarhumah ibunya Ica, kemudian om Bramantyo mengatakan sesuatu kepada Lily dan teman-temannya. sehingga membuat Ica menangis.
"nak om mohon jika suatu saat om tiada tolong jagain Ica untuk om" ucap ayahnya Ica yang memegang pundak Lily dan melihat ke semua teman-temannya Ica
"ayah ngomong apa sih,ayah Ica gak mau lagi di tinggal oleh ayah, Ica sayang sama ayah"ucap Ica yang berlari memeluk ayahnya
" ayah juga sayang sama kamu Ica,ayah tidak akan pernah meninggalkan kamu, tapi ayah hanya takut jika suatu saat di kita di pisahkan lagi, dan setidaknya ayah sedikit lebih tenang jika ada yang menjaga kamu selain ayah"ucap ayahnya Ica yang memeluk Ica
"om kita bakal jagain Ica kok, tapi Ica akan lebih merasa nyaman jika ada om di samping dia" ucap Lily dan di iyakan oleh semuanya.
setelah momen haru mereka semua balik ke rumah masing-masing.
pov di rumah Lily
"Ly, tadi siang kepala sekolah menelpon papa lagi, dia terus meminta papa dan daddy untuk datang ke sekolah dan mengeluarkan kamu dari sekolah" ucap papa Irsyad
"terus daddy dan mommy tau pa" tanya Lily
"mama sama papa udah kasih tau sama deddy dan mommy kamu juga sayang. mereka sangat kesal dan rencananya mereka akan pulang juga ke Indonesia" ucap mama Fatya dan Lily hanya menganggukkan kepala nya.
"pa, boleh gak kalau kalian datangnya pas acara pentas kenaikan kelas, rencana nanti kita bakal tampil juga" ucap Lily
"apapun untuk anak perempuan papa" ucap papa Irsyad dan mengelus kepala anaknya.
"Oh ya dek, Rita kenapa ya?" tanya kak Leon tiba-tiba
"kenapa apanya?" balik tanya Lily yang kebingungan
"jadi, kakak gak sengaja ngelihat Rita nangis sendiri tengah malam di halaman depan, dan kakak juga pernah lihat dia nangis di dapur" jelas kak Leon
"hah serius kak, Lily gak tau. soalnya kak rita ya fine fine aja sama kita di sekolah"jawab Lily
" mama juga lihat dia selalu memaksakan senyum di saat kita ngumpul, tapi dia terlihat murung saat sendiri "ujar mama Fatya
Lily pun terdiam memikirkan ucapan dari kakak dan mamanya,
"ya udah Lily mending tidur besok sekolah dan masalah Rita nanti kita tanyakan" ucap papa Irsyad
"eh pa kayaknya biar Lily sendiri aja deh yang nanya" ucap Lily dan di iyakan oleh keluarga nya
"ya udah Lily ke kamar dulu ya mau tidur" ucap Lily yang bangkit dari duduknya dan mencium, mama, papa, dan kakak laki-laki nya.
keesokan harinya Rita dan Lily sudah siap-siap ingin berangkat ke sekolah
"kak Rit bareng aja yuk" ajak Lily
"nanti kalau anak-anak pada curiga gimana"balas Rita
"alah bodoh amat, ayok bareng aja" ajak Lily dan di anggukin oleh Rita
"mah, pa Lily berangkat ya" ucap Lily sambil memeluk mama dan papanya.
"iya sayang hati-hati" ucap mama dan papa barengan
"ibu, ayah Rita sekolah dulu ya" ucap Rita
"iya nak" ucap keduanya
akhirnya Lily dan Rita pun melakukan perjalanan ke sekolah dengan menggunakan mobil. di mobil Lily terus memperhatikan Rita, Lily memilih untuk tidak bertanya dulu pada Rita.
__ADS_1
setelah setengah jam akhirnya mereka sampai di kelas. hari ini grup ASTA akan uji apakah layak tampil di pentas kenaikan kelas.
"Hai guys"sapa Lisa dan Rizky barengan
"wihh berdua nih"ucap Azmi
" emang lo sendiri mulu"balas Rizky
"gue mah jangan di tanya, nanti juga bakal berdua, ya gak Rit" ucap Azmi dan hanya mendapatkan senyum tipis dari Rita.
"kalian deg degan gak sih?" ucap Ica
"aku deg degan banget tau" sahut Lisa
"kalau kalian gimana?" tanya Rita pada Rani, Rita dan Lily
"aku lumayan sih" ucap Rani
"aku juga" ucap Rita dengan senyum
sedangkan Lily terus memperhatikan Rita, dia benar-benar teringat dengan perkataan kak Leon dan mama.
akhirnya waktu ASTA menunjukkan bakat mereka pun di mulai, mereka di panggil untuk menampilkan kemampuan mereka.
tak perlu waktu lama Lily dam teman-temannya langsung nyanyi sambil ngedance yang membuat semua murid tercengang dan kemudian memberikan tuk tangan kepa Lily dan teman-temannya.
Riska cs yang melihat penampilan Lily dan teman-temannya sangat marah dan kesel, akhirnya mereka memilih untuk pergi dari ruang musik
selesai menampilkan yang terbaik mereka pun berhasil untuk tampil di acara pentas kenaikan kelas nanti.
"ini awal untuk kita semangat" ucap Lily
"sayang ke kantin yok, aku laper" ucap Irfan manja
"aelah lebay amat, dulu aja kalau mau makan langsung pergi, sekarang harus ngerengek dulu" ejek Azmi
"kalian duluan aja ya, aku mau ke perpus dulu, mau balikin buku" ucap Rita
"kan bisa nanti Rita" ucap Rani
"aku takut lupa" sahut Rita lagi sambil tersenyum
"mau aku temenin" tanya Azmi
"gak usah" jawab Rita cuek dan pergi
Lily terus memperhatikan Rita, dia seperti biasanya saja namun jika di perhatikan ada hal yang aneh dari Rita
skip kantin
"buk kayak biasa ya" teriak Rizky
"iya"balas buk kantin dan tersenyum
"oh ya gue mau ngomong sesuatu sama kalian semua" ucap Azmi
"mau ngomong apa" sahut Harris
"selesai kalian performance nanti di acara pentas kenaikan kelas, gue mau nembak Rita" ujar Azmi
__ADS_1
"hah seriusan" tanya Lisa heboh
"wahhh aku doain berhasil ya"ucap Ica yang juga senang mendengar nya
"shutttt jangan keras-keras ngomongnya nanti ketahuan" ucap Azmi dan di anggukin kepala oleh anak-anak cewek kecuali Lily
"gue cabut bentar ya" ujar Irfan yang membuat pandangan beralih ke dia
"mau kemana lo?" tanya Alex
"gue mau ke mobil bentar, kayaknya HP gue ketinggalan di mobil" ucap Irfan
"bentar sayang ya" ucap Irfan lagi pada Lily dan di anggukin oleh Lily.
beberapa menit kemudian Rita pun datang ke kantin
"udah beres" tanya Rani
"sudah" balas Rita sambil tersenyum lebar
"oh ya, Irfan mana kok gak ada" tanya Rita lagi
"ke mobil katanya,mau ngambil HP nya, tapi udah dari tadi sih, kok lama bener ya" sahut Azmi
"kalau gitu aku susul Irfan dulu ya" ucap Lily yang bangkit dari tempat duduknya
"takut amat jauh dari ayank" ejek Azmi yang membuat semua teman-teman tertawa
"biarin wlekkkk" balas Lily yang kemudian mengejek Azmi
"gue titip HP gue, bye" ucap Lily dan pergi
"dih bucin amat ya tuh anak dua" ucap Rizky
"eh lu juga sama" ucap Azmi dan Harris barengan
"cuma bedanya Irfan kelebihan dosis bucinnya, lu kagak" sahut Alex dan membuat semua teman-teman tertawa
Lily terus berjalan menuju ke parkiran untuk menghampiri Irfan. sesampainya Lily di parkiran dia terkejut melihat Irfan....
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
Hai guys dukung terus author ya
jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.
maaf jika ada kata-kata yang typo
byebye....
...----------------...
......................
__ADS_1