
"wah bos gue, keren banget, gentleman parah gak kayak si curut Alex" ucap Azmi dengan tatapannya kearah Irfan
"kok lu bawa-bawa gue sih" ucap Alex sambil menoyor kepada Azmi.
"kalian...."sahut papa Irsyad yang langsung di potong oleh mama Fatya, mommy Hyorin dan mama Divia.
"mama setuju, mommy setuju "sahut mama Fatya, mommy Hyorin dan mama Divia barengan dengan full senyum.
"Lily mommy setuju dengan pendapat Irfan, sebaiknya kalian bertunangan dulu" sambung mommy Hyorin yang melewati papa Irsyad, daddy David dan papa Jackson untuk mendekati Lily dan Irfan
"mama setuju banget, sayang kalian boleh bertunangan dulu" sambung mama Divia
"pokoknya kami setuju" sambung mama Fatya
"ma, mom, terus Leon.." ucap Leon yang langsung di sela oleh mama Fatya
"kamu diam Leon, mama sudah minta kamu untuk membawa calon mu ke rumah" ucap mama Fatya dan semua Leoen menggaruk kepalanya yang tak gatal
Mama Fatya, mommy Hyorin dan mama Divia sibuk meyakinkan Lily, sedangkan papa Irsyad, daddy David dan papa Jackson terdiam kaku di ujung sofa.
"anak mu terlalu bringas Jack" ucap daddy David
"aku harus menganggap nya gentle" sambung papa Irsyad
"itulah bibit ku" sahut papa Jackson
"pak sebaiknya izinkan mereka bertunangan, mereka pasangan yang serasi"ujar om Bramantyo
"kau benar Bram" jawab daddy David
"Leon di langkahin oleh si bocah" ucap Leon
"itu salah mu" jawab papa Irsyad
"sabar nak" sahut pak Rido
"makanya ajak calonnya ke rumah" sambung mbok Ani
papa Irsyad pun mendekati Irfan dan Lily, Irfan terlihat berdiri dengan santai, sedangkan Lily sedikit menunduk kepalanya
"kalau itu keputusan kalian dan semuanya sudah setuju, maka papa restuin kalian, dan bertunangan lah terlebih dahulu" ucap papa Irsyad yang memegang pundak Lily dan Irfan.
"kapan rencananya kalian akan bertunangan?" tanya papa Jackson
"secepatnya" sahut mama Fatya, mommy Hyorin dan mama Divia barengan membuat Lily mengalihkan pandangan nya kearah mama Fatya, mommy Hyorin dan mama Divia.
"iya mah, tan, Irfan maunya cepat juga, kalau bisa sebelum berangkat liburan" sahut Irfan dengan senang dan membuat Lily terkejut
"fan itu cepet banget" rengek Irfan
"semakin cepat semakin bagus sayang" ucap Irfan lembut
"oke, mulai besok kita akan buat persiapan" ucap mommy Hyorin yang di anggukin oleh mama Fatya dan mama Divia.
"ya,, ya terserah kalian, kami hanya mengikuti" ucap papa Irsyad yang kembali duduk di sofa dengan kikuk
"wah ucapan gue jadi kenyataan, padahal gue cuma bohongin si monyet" ujar Azmi yang bengong.
"kita ketinggalan jauh" ucap Alex
"lu aja kali, gue kagak" sahut Azmi
"dih belum juga di terima udah songong duluan" sahut Alex yang kesel
setelah berbincang-bincang bahagia semuanya pun pulang ke rumah masing-masing. keesokan harinya Irfan menjemput Lily untuk jalan-jalan bersama yang lain juga.
__ADS_1
di rumah Karl sudah ada Azmi juga yang ingin menjemput Rita.
"pagi bener lo kesini" ucap Irfan yang melihat Azmi di depan rumah Karl
"mau jemput calon pacar" ucap Azmi yang cengengesan sambil menaik turunkan alisnya
"jemput kok calon pacar, calon istri dong kayak gue" sahut Irfan yang langsung masuk ke dalam meninggalkan Azmi
"dih songong banget lu bos" ucap Azmi yang mengejar Irfan untuk ikut masuk.
"eh nak Irfan, nak Azmi mau jemput Lily dan Rita ya" tanya mbok Ani
"iya mbok, iya bu" jawab Irfan dan Azmi sambil tersenyum.
beberapa menit kemudian Rita dan Lily pun turun ke bawah
"Hai calon istri" ucap Irfan
"dih si najis" ucap Azmi dan mendapatkan tatapan tajam dari Irfan
"Rita kita jalan duluan yok, ada hawa-hawa panas di sini" ucap Azmi yang buru-buru menarik tangan Rita
"ibu, Rita jalan dulu ya" ucap Rita yang berteriak
"iya hati-hati di jalan Rit, Azmi ibu titip Rita" balas mbok Ani
"iya bu, siap" sahut Azmi yang langsung keluar dari rumah tersebut.
"yok by berangkat" ajak Lily
"ayok sayang" balas Irfan lembut
"eh mbok, mama dan mommy mana?" tanya Lily yang melihat mbok Ani
"ibu Fatya dan ibu Hyorin ikut bapak Irsyad dan bapak David ke kantor" sahut mbok Ani sambil tersenyum
"iya nak, Hati-hati di jalan, nak Irfan ibu juga titip jagain nak Lily" ujar mbok Ani
"siap mbok" jawab Irfan tersenyum
Lily dan Irfan pun berangkat menuju taman untuk bertemu yang lainnya di sana.
pov Azmi dan Rita
Azmi membawa moge nya dengan santai,dan Rita memeluk Azmi erat
"Rit, lo belum jawab pertanyaan gue semalam" teriak Azmi
"pertanyaan apa?" balas Rita
"mau gak jadi pacar gue?" sahut Azmi lagi
Rita pun terdiam
"kok lo diam?" tanya Azmi yang terus membawa moge nya.
"kalau lo risih sama pertanyaan gue, atau pun lo gak nyaman, lo gak usah jawab" ujar Azmi tersenyum dan Rita yang melihat nya langsung murung karena merasa bersalah.
("maafin gue Mi, gue juga sayang dan cinta sama lo, tapi gue gak bisa jawab pertanyaan lo sekarang karena gue gak mu lo dalam masalah")batin Rita
" kita kayak biasa aja ya, lo jangan jauhin gue, anggap aja gue gak pernah ngungkapin perasaan gue ke lo"ujar Azmi lagi sambil tersenyum
Azmi pun terus membawa mogenya hingga sampai ke taman, Azmi tetap bertingkah seperti biasa, seolah-olah tidak ada yang terjadi.
sesampai di taman mereka melihat yang lain sudah pada ngumpul kecuali Irfan dan Lily yang juga baru sampai ke taman
__ADS_1
"wihh udah pada ngumpul nih" ucap Azmi yang mencoba tetap bertingkah seperti biasa
"lo lama bambang" ucap Harris
"sorry tadi gue jemput Rita dulu" sahut Azmi
"hah, tumben panggil nama perasaan dari semalam lo panggil Rita dengan sebutan calon pacar" ucap Alex sambil tersenyum ngejek
"ya kan nama dia Rita tolol" ucap Azmi dan Rita yang melihat Azmi pun merasa bersalah
Mereka pun akhirnya menikmati waktunya di taman, mereka ngobrol dan juga bercanda. Namun semua itu tak berlangsung lama setelah Max datang.
Max dulunya merupakan salah satu sahabat Irfan, Alex, Harris Azmi dan Rizky, semenjak dia menyukai Riska, dan Riska menyukai Irfan, Max mulai menjauhi Irfan, bahkan sering menyaingi Irfan. bahkan Max sering menghasut Alex, Harris Azmi dan Rizky untuk memusuhi Irfan namun tak berhasil.
rasa benci Max kepada Irfan bertambah lagi semenjak dia di keluarkan dari sekolah, dan dia menuduh Irfan yang meminta kepada Riska untuk menyuruh ibu Riska supaya mengeluarkan Max dari sekolah. sejak saat itu lah Max selalu mencari masalah dengan Irfan dan teman-temannya.
bahkan Max membentuk gengnya sendiri yang bernama Black Horses yang terdiri dari Max yang ketua, Satria, Aldo, dan Niko. Max selalu mencari informasi tentang Irfan melalui Satria, Aldo, dan Niko ya g satu sekolah dengan Irfan.
"ngapain lo ke sini" tanya Alex dengan emosi saat melihat Alex
"wo..wo..wo.. santai bro, gue gak mau nyari masalah" ujar Max sambil tersenyum licik
"gue udah tau semua kejadian di sekolah itu"ujar Max
"kalian emang hebat, karena selalu menang" ujar Max lagi
"Max kita gak mau ribut di sini, mending lo pergi" ucap Harris santai
"hahaha gue juga gak mau ribut kali Har, lo lihat kan gue ke sini cuma sendiri doang, jadi gue gak nyari ribut sama lo-lo pada" ujar Max
"oh, ini ya si cantik yang bernama Lily" ucap Max yang ingin memegang dagu Lily namun di tepis kasar oleh Irfan
"lo sentuh cewek gue, gue habisin lo" ucap Irfan dengan tatapan yang mengerikan
"hahahaha santai bro, btw cewek lo emang cantik banget, lebih cantik dari Riska, boleh kali gue pinjem" ucap Max sambil tersenyum licik dan melihat kearah Lily
"lo" bentak Irfan yang ingin menghajar Max namun di tahan oleh Lily
"by jangan, tahan emosi kamu gak usah ladenin dia" ucap Lily yang memegang Irfan
"mending lo pergi dari sini" ucap Rizky emosi
"ini tempat umum, lo gak berhak ngusir gue" ucap Max yang melihat ke seseorang
"lo tau ini tempat umum, berarti lo tau kan tempat ini luas, terus ngapain harus ke sini" tanya Azmi
"santai Mi, sebenarnya gue cuma kebetulan lewat, tapi gue malah lihat cewek gue jalan sama cowok lain, jadi gue ke sini" ujar Max tersenyum licik
"iya kan sayang, sekarang pikirin deh hukuman apa yang pantas buat cewek yang suka jalan sama musuh cowoknya sendiri?" tanya Max yang membuat semua orang terkejut
...----------------...
...----------------...
Hai guys dukung terus author ya
jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.
maaf jika ada kata-kata yang typo
byebye....
...****************...
...****************...
__ADS_1
...****************...