AODRA & ASTA

AODRA & ASTA
PENGACAU 2


__ADS_3

Mendengar hal tersebut Irfan, Alex ,Harris, Rizky dan Azmi sangat marah mereka ingin membalas perkataan Riska tadi namun di potong oleh Lily


"π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™Žπ™€π™‰π™π™π™ƒ π™‹π˜Όπ˜Ύπ˜Όπ™ 𝙂𝙐𝙀"ucap Lily dengan menekan perkataannya sambil menarik Irfan yang emang di sampingnya


mendengar ucap Lily membuat yang berada di meja tesebut tersenyum, apalagi Irfan. namun tidak dengan Riska cs yang terlihat kaget.


"pacar loe?, hellowww, loe halu?,sejak kapan?gak usah mimpi?ucap Riska bertubi-tubi


"gak usah sok cantik loe jadi cewek" sarkas Amira


"ihhhh dasar PELAKOR"sambung Keisha


"oh kalian belum tau ya, kalau Lily dan Irfan udah jadian, hahahaha kasian amat, gak laku loe. masa iya suka sama pacar orang, pakai ngomong pelakor segala, gak ngaca situ" enak Rizky


"makanya ngaca itu di cermin bukan di kloset taikkk" sambung Azmi dan di iringi ketawa teman-teman Irfan namun tidak dengan Lily cs yang hanya diam


"Fan, loe jelasin sama gue sekarang apa maksud omongan cewek murahan ini" ucap Riska emosi dan berusaha ditenangkan oleh teman-temannya


"gue sayang sama loe Fan, bahkan gue buat Max dikeluarkan dari sekolah demi loe, karena gue gak mau dia saingin loe, gue gak mau dia selalu cari masalah sama loe" teriak Riska yang berhasil menarik perhatian semua murid di kantin


"demi cewek murahan ini, cewek simpanan om-om, cewek sialan ini kamu jauhi aku?, tega kamu Fan" sambung Riska lain


mendengar Lily yang di hina membuat Irfan emosi, brakkkk suara gebrakan meja yang dilakukan oleh Irfan yang membuat Lily cs dan teman-teman Irfan terkejut, bahkan Riska cs juga terkejut


"sekali lagi loe hina cewek gue, gue bakal beri perhitungan sama loe" sahut Irfan


"loe yang buat Max keluar dari sekolah ini dan loe bilang demi gue?, engga sama sekali, justru karena loe minta nyokap loe buat ngeluarin Max dari sekolah ini dia makin benci sama gue, bahkan dia ngelakuin hal-hal diluar nalar sekarang, Max sering cari masalah sama kita gara-gara loe" ucap Irfan


"dan loe bilang pacar gue murahan? harusnya loe ngaca, siapa yang murahan dan mulai sekarang jauhi gue"sambung Irfan emosi


"engga Fan, engga... aku sayang sama kamu" ucap Riska dan memeluk Irfan. Irfan terus berusaha melepaskan Riska dari tubuhnya, melihat hal tersebut entah kenapa Lily sakit hati, niat pertamanya hanya ingin membuat Riska pergi, tetapi malah melihat Riska yang memeluk Irfan.


"lepasin pacar gue" ucap Lily yang entah kenapa hatinya begitu marah


"gak punya harga diri banget sih jadi cewek, pergi loh dari sini, pergi"sambung Lily lagi, yang membuat seisi kantin beku.


Amira yang melihat sekitarnya sangat merasa malu, dia menarik Riska u tuk pergi dari kantin terlebih dahulu.


" kita pergi dari sini, nanti kita urus masalah ini lagi"ucap Amira sambil menarik tangan Riska


"awas loe cewe sialan gue bakal balas semuanya, dan loe Fan gue gak bakal lepasin loe sama siapapun" teriak Riska ya g sudah menjauh dari kantin


"gue gak peduli" balas teriak Lily


melihat tingkah Lily membuat teman-temannya dan teman-teman Irfan kaget. sedangkan Irfan sangat senang mendengar Lily mengakuinya sebagai pacar.

__ADS_1


"oke Ly duduk dulu, tarik nafas"ucap Rita


"ini minum dulu, tenangkan diri loe dulu"ucap Lisa sambil memberikan air ke Lily


entah kenapa Lily masih sangat emosi mengingat Riska yang memeluk Irfan, tanpa di sadari perasaan cemburu telah menguasai Lily sekarang.


"kamu udah tenangkan" ucap Irfan dan mendapatkan tatapan mengerikan dari Lily


"loe jangan ketemu sama gue hari ini, gue kesel sama loe" ucap Lily


"kok aku? emang aku salah apa?" tanya Irfan


"udah ahhh males gue sama loe, sana pelukan lagi sama si Riska cabe itu" ucap Lily dan kemudian meninggal teman-temannya dan Irfan cs


mendengar kata terakhir dari Lily membuat semuanya ketawa kecuali Irfan yang mesin bengong


"hahahahaha, sana bos cari cewe cabe lu peluk tuh"ledek Azmi dan mendapatkan respon tawa dari yang lain


" hahahahah bakal perang panjang sih ini"ucap Rizky lagi


"bentar deh kok jadi gue yang salah" tanya Irfan bingung


"namanya juga cewek cemburu" balas Alex


" aku baru kali ini liat Lily marah kayak tadi" ucap Ica


"itu bukan marah Ca, itu cemburu" sambung Rani


"selama gue kenal Lily gue belum pernah juga liat Lily kayak tadi" ucap Rita


"bakal ribet sih ini" sambung Lisa


"berisik loe semua ah" ucap Irfan sambil beranjak pergi dan diketawain oleh temannya


dari setelah jam istirahat Lily benar-benar nyuekin Irfan, bahkan beberapa kali Irfan memanggilnya tapi tidak di gubris, sampai jam pulang sekolah yang awalnya mereka sudah berjanji untuk datang ke markas yang selalu tempat tinggal Ica, tapi Lily beralasan untuk tidak ikut.


padahal sebelum kejadian di kantin Lily lah yang mengajak pertama kalinya, namun sekarang dia yang gak akan datang. mendengar hal tersebut membuat Irfan langsung mengeluarkan jurus paksaan nya


"kita tunggu di markas" ucap Irfan yang langsung menarik Lily


"aduhhh Irfan.... sakit" teriak Lily yang membuat semua temannya tertawa


"masuk mobil" ucap Irfan yang membukakan pintu mobilnya


"gak mau, gue mau pulang" bantah Lily

__ADS_1


"masuk" tegas Irfan yang membuat Lily tidak bisa membantahnya


di dalam mobil Lily pun hanya diam sambil melihat ke arah kaca pintu mobil, sedangkan Irfan yang menyetir sesekali melirik kearah Lily


"Ly kamu kenapa sih" tanya Irfan


"gak kenapa-napa" sahut Lily


"tadi kamu baik-baik aja sama aku, setelah kejadian di kantin tadi kamu malah marah-marah gini" ucap Irfan


"kamu cemburu ya" sambung Irfan lagi sambil tersenyum jail


"diam dan fokus nyetir aja, gak usah banyak ngomong" ucap Lily


akhirnya Lily dan Irfan sampai ke tempat tujuan mereka, di sana sudah ada teman-temannya yang duluan sampai.


"duluan kalian yang berangkat, kenapa duluan kita yang nyampe" kata Rizky


"palingan juga cimiwiwww dulu" sambung Azmi sambil senyum ngejek


"minggir loe gak usah banyak bacot"sarkas Lily sinis sambil mendorong Azmi


"wihhh gila gue di dorong" ucak Azmi


"Azmi diam ah, bikin suasana tambah riweh aja" ucap Rita


"tau nih anak bacotnya banyak bener, udah tau orang lagi berapi-api" sambung Harris


"gue denger....." teriak Lily dari dalam


"singa betina gue lagi sensitif, kalau gak mau diterkam diam" ucap Irfan dan masuk ke dalam. yang lain tertawa mendengar apa yang Irfan bilang.


di saat mereka di dalam mereka ngobrol tentang banyak hal, mulai dari rencana para cewek yang pengen buat grup musik dance sampai anak cowok yang ngomongin tentang balapan. sampai mereka juga membahas tentang siswi yang bundir dulu, da mereka berencana membuka kasus itu dan menyelidikinya kembali untuk memberikan keadilan bagi keluarga siswi tersebut.


banyak hal yang mereka obrolin, sampai ada yang mengetuk pintu dari luar yang membuat mereka menoleh ke arah pintu


tok...tok...tok..tok...


"biar aku aja yang bukain" ucap Ica


"kamu duduk aja, biar aku yang bukain pintunya" jawab Alex


"gak apa-apa Lex, aku aja" ucap Ica yang berdiri dan berjalan kearah pintu.


Ica pun sudah berada di depan pintu dan di saat dia membuka pintunya....

__ADS_1


__ADS_2