Ayahku CEO Keren

Ayahku CEO Keren
Bab 11 - Cinta yang hilang, datang lagi!


__ADS_3

Vandro dan Serly sangat senang memiliki cucu yang sangat lucu, kebahagiaan ini, semakin lengkap dengan kehadiran David dan dua anak buah Sam.


"Selamat datang David," ucap Vandro saat melihat sang sahabat sedang melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumahnya.


Vandro sangat senang, sangat gembira, sangat lama dia ingin David datang.


"Kenapa hanya paman David, padahal ada aku dan Martin."


Tron merasa sangat iri dengan semua ini karena sudah sangat rindu dengan semuanya.


"Haha, kau lebih baik ikut bersamaku saja masuk ke dalam dapur, kita buat kue."


Martin begitu senang karena apa yang ia bayangkan, benar-benar terjadi.


"Haha, Tron, kau ikut bibi Serly saja."


"Baiklah."


Serly dan Tron berjalan menuju dapur, sedangkan Jekey takut melihat David.


"Kakek, dia siapa?" tanya Jekey sambil menunjuk wajah David.


"Dia adalah teman kakek, namanya kakek David. Kau harus suka dengannya sayang," pinta Vandro.


Hanya saja Jekey tidak mudah memberikan kebaikan pada semua orang.

__ADS_1


Vandro memberikan pengertian kepada David, jika bocah itu memang tidak mudah, semuanya karena trauma saat masa lalu.


David memahami semuanya, cinta yang sangat besar untuk cucu Vandro, dia akan menahannya.


"Kakek, dia memiliki kalung yang sama dengan orang yang sering daddy Axel katakan, buyut North."


Deg!


Vandro dan Willy makin paham dengan apa yang ada di hadapannya, Axel akan mengadu domba antara keluarga tuan North dan tuan Justin.


"Bagaimana kau tahu nak?" tanya Vandro.


"Daddy pernah mengatakan jika buyutku sudah hilang dan yang menghilangkan adalah pria dengan kalung ini."


David melepaskan kalungnya, padahal itu milik dari tuan Justin, Vandro memakainya jika ingin saja. Tak di sangka, Axel telah memberikan pengaruh yang luar biasa kepada Jekey.


Karena Martin bisa memberikan rasa nyaman kepada anak itu, akhirnya Martin mendapatkan tugas untuk menjaga Jekey.


.


.


.


"David, kau paham dengan semua ini?" tanya Vandro.

__ADS_1


"Ya aku paham, semuanya sangat baik dan tidak mudah untuk diperbaiki. Cinta yang banyak dan tidak perlu diperlihatkan. Semuanya seakan tidak bisa dilakukan dengan mudah, hanya saja keindahan cinta tak seperti adanya. Tuan North sangat erat kaitannya dengan tuan Justin. Gabungan pebisnis itu juga bagian dari mereka. Aku merasa Axel telah tahu semua ini. Dia ingin membuat cucuku membenci semua orang yang berhubungan dengan tuan Justin dan aku."


Vandro sudah bisa menyimpulkan semuanya dengan mudah karena semua kemungkinan hanya ada satu.


Vandro dan tuan North memang tidak pernah akur, semua pasukannya telah membuat Vandro berada dalam kesulitan, bahkan harus mengalami pengepungan di hutan belantara.


Sang pria sangat ingat, bahkan tidak akan melupakan hal yang membuat istrinya menangis tiada henti.


"Haha, aku juga ikut berkontribusi. Aku dan Angela saling jujur atas perasaan masing-masing, kami memulai hubungan saat disana."


"Hm, kau akan senang dengan semua itu?"


"Iyalah, maka dariku aku sangat senang ketika kau membahas masalah itu."


Kedua orang yang selama ini berada dalam perbincangan, terkejut dengan semua hal.


"Kita sudah tua, saatnya anak-anak menggantikan kita," ucap David.


"Oh ya, aku dengar Sam selalu meminta bantuanmu," jawab Vandro.


"Iya, biarkan saja dia."


"Okelah."


Semuanya sangat tidak baik-baik saja, tapi Vandro sangat senang.

__ADS_1


David berada dalam kebahagiaan setelah adanya kabar baik dari Sam.


*****


__ADS_2