Ayahku CEO Keren

Ayahku CEO Keren
Bab 13 - Friska Dalam Bahaya!


__ADS_3

Saat kebahagiaan ini begitu nyata, Riana dan sang suami turun dari lantai dua.


Mereka kepo dengan keramaian yang ada.


Sedangkan Martin dan Tron, harus pergi dari sana karena akan mendapatkan banyak masalah ketika Sam tahu keduanya tidak kunjung on the way menyelamatkan Friska.


Jekey ingin ikut, tapi Vandro menahannya.


Riana juga berada di tengah-tengah semua orang, jadinya tidak terlalu sulit untuk keduanya berada dalam solusi terbaik.


"Darimana saja kau?" tanya Vandro.


"Maaf daddy, suamiku sedang ingin membicarakan suatu hal. Aku tidak bisa membuat semuanya menjadi baik karena pada intinya begitu sulit untuk menolak."


Riana sangat canggung karena mendapati leher ada tanda tak biasa.


Dia mencoba menutupi dengan tangannya.


"Tidak perlu di tutupi, aku sudah tahu."


Vandro langsung menyahut, Riana sangat malu dengan semua lelucon yang diperbuat oleh suaminya.


Selama ini. Riana tidak bisa berada di dalam keadaan yang sangat sulit, kini setelah suaminya pulang, mau apa lagi?


Riana hanya mengikuti apa yang dikatakan oleh suaminya.

__ADS_1


Semuanya, bahkan apapun. Cintanya juga sama besarnya terhadap Willy.


Dia tidak perduli lagi jika Willy memiliki anak dari wanita lain, semuanya bahagia dengan tulus tanpa rasa benci sama sekali.


"Haha kau sangat senang dengan semua ini paman?" ledek Riana.


"Tentu saja. Aku tidak pernah mengira jika Riana bisa menjadi menantu Vandro. Padahal di masa lalu keduanya sangat bertentangan, bahkan bermusuhan. Semua ini sangat ajaib dan tidak bisa dengan mudah di hapuskan. Aku sangat suka dengan kisah cinta kalian berdua."


David sangat senang menggoda besan dari ayah Riana.


Cinta Vandro pada Serly memang sempat terhalang oleh sang besan, tapi pada akhirnya semua pihak merasa bahagia.


"Riana, marilah. Kau harus tahu pria itu seperti apa pas dulu muda," ucap Serly yang sangat ingin membuat Vandro cemburu.


"Serly, jangan membuatku marah. Kau diam saja."


"Hahaha."


Suara tawa sangat mengejek Vandro, dia justru membandingkan antara dirinya dan sang pria.


"Kalian tidak tahu saja jika aku dan mantan kekasih kau, lebih tampan aku. Aku bukan orang yang buruk, hanya saja kurang beruntung sebab mendapatkan jatahnya Xavio."


Serly merasa tersinggung dengan semua ini.


Dia tidak suka dengan banyak hal, terutama saat Vandro berkata demikian. Rasanya sangat sakit.

__ADS_1


Riana meminta sang daddy agar tidak marah. Jekey sedang asik nonton televisi lalu digendong oleh Riana.


"Dia bukan anakku, tetapi aku sangat cinta kepadanya. Hanya saja aku merasa bahwa bekas pacar dan bekas kekasih tidak perlu diragukan lagi. Willy menjadi juara satu untuk masalah ini."


Vandro terdiam, dia meminta maaf kepada Laras.


Semuanya sangat membahagiakan tanpa ada alasan yang harus di utarakan.


Panggilan telepon dari Martin, membuat suasana menjadi sangat sulit.


Martin memberikan kabar jika Friska dibawa ke kota lain, tapi dia sudah tahu.


Sang anak buah sedang menuju kota yang dimaksud.


Orang rumah tidak perlu merasa cemas dengan semua ini.


"Apa yang terjadi sebenarnya?" tanya Vandro.


"Yang terjadi adalah, Friska kabur dan tidak bisa lari dari kejaran Axel. Dia langsung di bawa ke luar kota."


Tron juga memberikan informasi yang sama, keduanya berada dalam satu keadaan yang tidak terduga.


Jekey mendengar, dia sangat histeris.


"Mommy!"

__ADS_1


Dia tidak bisa menahan rasa sakitnya, semua rasa sedih, ia rasakan.


*****


__ADS_2