Ayahku CEO Keren

Ayahku CEO Keren
Bab 14 - Pertikaian yang terus berlanjut!


__ADS_3

Markas Axel di luar kota ...


Seorang pria datang kepada bosnya, dia tidak menduga jika sang bos telah tiada oleh Fandi.


"Bagaimana bisa kau ada di sini?" ucap sang pria dengan nada yang sangat tidak mengenakan hati.


Mereka berdua nampak membicarakan suatu hal yang penting dan sangat urgen.


"Kau sudah membinasakan bosku?"


Axel sama sekali tidak paham jika selama ini berada dalam pantauan Fandi.


"Haha, kau berurusan dengan keluarga Vandro, aku akan maju nomor satu."


Fandi dan Vandro terlibat pertengkaran, sedangkan anak buahnya, berusaha keras untuk mendapatkan menyelamatkan Friska.


Friska berhasil di bawa pergi, sedangkan Axel sedang berada dalam riwayat yang tidak tentu arah.


Satu jam pertarungan dia tidak mau kalah dan berhasil kabur saat ada waktu.


Fandi memberikan kabar kepada Vandro dan Sam, mereka langsung melakukan pencarian dengan sangat teliti.


.


.


Rumah Vandro ...

__ADS_1


Di sana hanya tersisa Riana dan Serly, sedangkan Jekey sedang di bawa pergi oleh Satria di tempat yang lebih baik.


Dia menunggu kedatangan seorang Friska yang kata sudah mendapatkan kebebasan.


"Bagaimana mommy?" tanya Riana.


Dia sangat cemas dengan semua ini, dia tidak habis pikir dengan Axel, pria itu hanya bisa menganggu saja.


Semua orang bahkan harus mencarinya sampai luar kota, Serly ingin ikut, sayangnya tidak diperbolehkan.


"Aku sudah banyak pengalaman mengenai jalan jauh dengan mobil, kenapa semuanya tidak jadi berubah dalam waktu dekat? aku masih menjadi wanita rumahan saja."


Serly sangat kesal dengan anggapan orang yang merendahkan dirinya.


Padahal selama ini Serly telah merawat lima anak dengan sangat serius.


Riana hanya bisa diam.


Hingga panggilan telepon dari Martin, membuatnya lebih bersemangat.


"Friska akan segera datang, dia pasti akan memberikan hal terbaik padamu. Dia baik dan bersemangat. Kau tenang saja."


"Baiklah."


Nyonya Vandro itu tetap merasa tidak baik-baik saja karena selama ini mendapatkan satu hal yang aneh.


Cintanya berada dalam satu paket lengkap. Tidak ada yang ia harapkan selain cinta anak dan cucunya, Friska sangat baik, dia tidak salah dalam posisi ini.

__ADS_1


.


.


.


Dalam perjalanan menuju rumah ...


"Dua orang yang sangat baik hati, begitu membahagiakan bagi kami. Kau dan Jekey," ucap Martin.


Dia sudah berada di markas dimana Friska berada, Martin tidak bisa menunggu lama, dia ingin sampai di sana dengan tepat waktu hingga harus naik jet pribadi milik Vandro.


Friska dalam keadaan baik-baik saja, semuanya tidak ada kekurangan satu sama sekali.


Cinta yang banyak, begitu menggema di sana.


"Aku sedang berada di dalam kondisi tak terduga, jadi mencoba untuk menyelamatkanmu."


Martin terus saja berjalan menuju tempat dimana semuanya akan baik-baik saja.


"Oh, terima kasih untuk semua hal yang sudah kau lakukan, aku akan menjadi seperti ini. Selalu, menjadi baik untuk anakku tercinta. Darion. Aku tidak berharap apapun darimu, cinta dalam hati yang tidak terhingga."


Friska adalah ibu yang sangat baik, cintanya tidak terbilang, semuanya sangat baik, tapi tidak sebaik yang ia inginkan.


Bahkan keadilan untuk Jekey, dia belum bisa memperjuangkannya.


Raut wajahnya menjadi sedih saat mendengar nama sang putra tercinta.

__ADS_1


"Huft, kau memang berada dalam kondisi yang baik-baik saja, aku juga berharap jika cinta dalam hati bisa menjadi satu dalam keabadian."


*****


__ADS_2