
Hingga larut malam Bams tidak menemukan keberadaan Thalita .Ia segera mengantar Najwa pulang dan pergi lagi
" Bams kamu mau kemana ? ini sudah malam .Paling besuk pagi Thalita sudah kembali kamu istirahatlah " bujuk Najwa
" Kamu dirumah aja akumau cari Thalita lagi " kata Bams
" Kalau begitu aku ikut Bams aku takut sendirian dirumah " alasan Najwa padahal dia pingin selalu bersama Bams
" Nggak kamu dirumah aja ,jangan buat masalahku tambah banyak " ucap Bams tak terbantahkan .Akhirnya Bams meninggalkan Najwa ia mencari Thalita kesana kemari namun hasilnya nol besar .menjelang pagi ia tertidur dalam mobilnya. Setelah dirasa cukup tidurnya ia memutuskan untuk pulang berharap Thalit sudah ada dirumahnya .Sesampainya dirumah bukanya Thalita yang menyambutnya namun malah Najwa yang menyambutnya dengan dandanan menor dan pakaian sexynya
" Najwa tolong benahi cara berpakaian kamu ,orang bisa salah faham kalau kamu berdandan kaya begini " ucap Bams begitu melihat penampilan Najwa .Belum sempat Najwa menjawab perkataan Bams sebuah mobil masuk kepelataran Rumahnya
" Itu pasti Thalita " kata Bams sumringah dan berlari menuju halaman rumahnya .Betapa terkejutnya ia melihat yang datang bukanlah Thalita melainkan Rania yang menatapnya dengan tatapan Nyalang
" Plak ..." satu tamparan meluncur dipipi Bams
" Begini rupanya kelakuan kamu ? kakak nggak nyangka sama sekali bukannya mencari istrinya dimana malah asyik asyikan semalaman berduaan dirumah dengan perempuan nggak jelas " cecar Rania tanpa memberi sela
" Kak aku bisa jelasin " ucap Najwa tiba tiba .Seketika amarah Rania memuncak melihat Najwa dengan penampilanya yang menurutnya sangat tidak sopan
" Plak..." dasar perempuan murahan
" Kak ..." ucap Bams kaget ketika Rania menampar dan memaki Najwa
" Apa ...? mau bela dia ternyata benar kata Thalita kamu laki brengsek , semula aku mengharapkan rumah tangga kalian masih bisa diperbaiki tetapi setelah melihat ini semua aku sendiri yang akan mendukung Thalita mengugat cerai kamu " ucap Rania lantang
" Gugat... cerai " tanya Bams tak pernah terpikirkan olehnya kalau Thalita akan menggugat cerai dia ia masih blank dan berpikir apa salah dia sehingga Thalita ingin pisah dari dia .
" Ya Thalita sudah cerita semua aku pikir kamu tidak seburuk itu tapi kenyataanya kamu jauh lebih buruk dari apa yang dikatakan Thalita " kata Rania
" Berarti kakak tau dimana Thalita sekarang ?" tanya Bams
" Itu bukan urusan kamu dan urusi saja gundik kamu itu dan jangan pernah anggap kakak ini kakakmu " ucap Thalita sambil berlalu meninggalkan Bams menuju mobilnya .Bams tidak kehilangan akal ia mengejar mobil Rania
" Kak berhenti kita harus bicara " teriak Bams namun Rania tidak mempedulikan ucapan Bams ia terus mengemudikan mobilnya tanpa berhenti sama sekali ia sudah terlanjur kecewa dengan adeknya .Bams tidak kehilangan akal ia menyalip mobil Rania dan menghadangya didepan mau tidak mau Rania menghentikan mobilnya. Ia tak ingin mati konyol
" Mau apa lagi kamu " Bentak Rania
__ADS_1
" Kak kita bicara sebentar dikafe itu dengerin dulu penjelasanku setelah itu terserah kakak " ucap Bams mulai frustasi .Rania menjadi tidak tega bagaimanapun Bams tetaplah adeknya. Tanpa bicara ia melangkah menuju kafe yang dimaksud Bams
" Apa yang mau kamu jelaskan " hardik Rania
" Kak sumpah aku tidak ada hubungan apa apa dengan Najwa aku juga sudah tidak mencintainya lagi " kata Bams jujur
" Lalu kenapa kamu bilang sayang keperempuan lain yang masuk kekamar kamu .bukannya kamu menyuruhnya pergi malah manggil dia sayang apa kamu pikir Thalita itu nggak punya perasaan " cecar Rania
" Soal itu ,aku tidak tau kalau dia masuk kamar kami ,aku kira dia Thalita sungguh kak aku nggak bohong " ucap Bams
" Lalu ini apa ? "Thalita memperlihatkan foto Bams bersama Najwa dalam satu mobil semalam
" Kakak dapat dari mana ?" tanya Bams kepo
" Itu nggak penting ,kamu bisa jelasin soal ini " sinis Rania
" Semalam aku nyari Thalita dan Najwa ikut .Aku sudah melarangnya tapi dia ngotot mau ikut terpaksa aku ajak dia " ucap Bams jujur
" Setelah itu kalian balik rumah tidur satu rumah berdua atau mungkin malah satu kamar ?" tuduh Rania
" Dan kamu ngapain menapung perempuan lain dirumah kamu ?" tanya Rania lagi
" Aku hanya berniat menolongnya kak dia memohon mohon katanya dia disini tidak punya sanak saudara .dan itu hanya sementara sampai ia dapat kontrakan " ucap Bams tanpa dosa
" Sekarang kakak tanya sama kamu,misalkan temanya Thalita laki laki dan laki laki itu pernah disukai Thalita menginap dirumah kalian kamu mengijinkan nggak ?" pancing Rania
" Ya nggaklah " jawab Bams mantab
" Kamu tau point salah kamu dimana sekarang ?" Bayangkan bagaimana perasaan Thalita saat ini" ucap Rania penuh penekanan
" Kak apa yang harus aku lakukan sekarang aku buntu kak " ucap Bams
" Kalau kamu serius ingin memperbaiki rumah tangga kamu usir perempuan itu sekarang juga " kata Rania
" Tapi dia belum punya tempat tinggal kak " kata Bams yang masih bodoh belum sepenuhnya menyadari kesalahanya
" Ya sudah .... urusi saja perempuan tidak tau diri itu. Thalita pasti juga ada yang mengurusinya scara dari segi apapun Thalita jauh dari segala galanya dari perempuan itu.saat ini banyak laki laki yang berlomba lomba untuk menyembuhkan hati Thalita yang kamu lukai " sinis Rania
__ADS_1
" Nggak kak,jangan katakan itu aku nggak rela .Aku akan bicara dengan Najwa untuk mencari kontrakan sendiri " kata Bams mulai panik mendengar diluar sana banyak laki laki yang mengincar Thalita
" Sekarang kamu hubungi dia ,kakak mau dengar setelah itu block nomor dia " titah Rania .Bams langsung tunduk mengikuti kata Rania
Bams : Hallo Najwa
Najwa : Ya Bams ada apa
Bams : Najwa sorry banget ya ,kamu cari kontrakan sekarang. Istriku sedang tidak ada dirumah aku tidak mau terjadi fitnah dan segera tinggalkan rumahku
Najwa : Apa Bams kamu mengusirku
Bams : Sory Najwa semua gue lakukan demi kelangsungan rumah tangga gue .please loe ngertiin posisi gue dan gue harap kita tidak saling bertukar kabar setelah ini aku tidak ingin Thalita salah faham lagi aku sangat mencintai dia
Najwa : Tega kamu Bams hiks..hiks
ponsel langsung direbut Rania
Rania : Hei pelakor elu nggak punya malu apa bagaimana ? nguntitin laki laki yang sudah beristri .Kamu sama emak kamu sama sama tidak punya akhlak bisa bisanya Emak kamu bilang Thalita nggak pantas buat Bams lalu siapa yang pantas kamu ? cuih.... ngak sudi aku punya ipar kaya kamu .
Rania langsung mematikan sambungan telephonenya
" Kak ... memangnya kapan Emaknya Najwa bilang kaya gitu kok aku nggak tau .Thalita pasti sangat terluka " ucap Bams menyesali semuanya
" Kamu itu taunya apa ? Bego dipiara sudah kamu block nomer perempuan sialan itu " tanya Rania
" Udah kak , lihatlah " Bams memperlihatkan ponselnya
" Kak katakan dimana Thalita kini kak " tanya Bams
" Enak aja kamu pingin tau dimana Thalita setelah kamu sakiti sebegini nya " sungut Rania
" Please kak kasih tau aku dimana dia aku nggak bisa jauh jauh dari dia kak " ucap Bams memelas .Namun Rania hanya cuek
" Kakak pergi dulu mau jemput Eliza " ucap Rania sambil berlalu meninggalkan Bams
" Kak akan aku buktikan kata kataku kak ,sekarang aku akan pulang dan mengusir Najwa " ucap Bams tak ingin lebih lama lagi berpisah denga Thalita
__ADS_1