
Pagi hari ini Thalita menyiapkan sarapan seadanya lalu ia memutuskan untuk kekampus.Bams menawarkan untuk mengantar ke kampus namun langsung ditolak mentah metah oleh Thalita .perempuan muda itu memesan taxy online .
Setelah pulang dari kampus Thalita memutuskan untuk kerumah Rania .Sesampainya dirumah Rania langsung disambut hangat oleh Rania.Ia juga menceritakan tentang apa yang dilakukanya terhadap Bams dan semua persis seperti yang diceritakan Bams
" Rupanya ia tidak berbohong , tapi tak semudah itu aku memaafkanmu Bams " batin Thalita
Setelah dari rumah Rania ia menyempatkan diri pulang kerumahnya .Suasana rumah tampak sepi
" Oh neng Thalita baru pulang ,kemana aja neng ?" tanya Tetangga Thalita
" Saya dari surabaya bu ,ada tugas dari kampus " jawab Thalita
" Kirain neng kabur ,gara gara perempuan yang diusir pak Bams beberapa waktu yang lalu " kata Ibu ibu tadi
" Memangnya siapa bu yang diusir suami saya " Thalita pura pura bertanya
" Perempuan neng ,kalau tampangnya sih masih cantik neng kemana mana tapi sepertinya perempuan itu suka sama pak Bams ,yah siapa sih yang nggak naksir sama pak Bams yang ganteng maximal gitu ,kalau Ibu masih muda Ibu akan pepet pak Bams mati matian " Ibu itu malah curhat
" Terus perempuan itu gimana bu " tanya Thalita masih kepo
" Ya gitu ,dimarah marahi pak Bams sampai nangis nangis , dan tau nggak neng pak Bams bilang begini kalau kamu berani sentuh Thalitaku kamu akan berurusan denganku " ucap Ibu ibu menirukan perkataan Bams .seketika wajah Thalita merona
" Makanya neng punya laki kaya gitu jangan ditinggal tinggal ,bahaya kalau ibu punya suami kaya pak Bams bakal ibu kekepin terus nggak boleh keluar pokoknya " ucap Ibu ibu tadi
Setelah melihat keadaan rumah Thalita kembali kekontrakanya .ia masih enggan pulang kerumah .sore hari Bams pulang namun rumah masih kosong ia segera menyusul Thalita ke kontrakanya .
" Waduh abang ganteng datang lagi ke sini " goda cewek cewek dan Ibu ibu tetangga kontrakan Thalita .Thalita penasaran melihat diluar ramai ternyata ia melihat Bams tengah dikerubuti ibu ibu dan cewek cewek tetangga kontrakantan
" Huh... dasar ganjen ,nggak ada orang lain apa godain laki orang " guman Thalita yang langsung keluar dan menarik tangan Bams
" Misi Ibu ibu dan mbak mbak ..sepertinya suami saya lelah maaf ya saya bawa masuk dulu " ucap Thalita .Bams tersenyum senang melihat keposesipan Thalita
kesempatan itu tidak disia siakan Bams ia langsung merangkul dan mencium pipi Thalita .
" Cie... romantis bener " ucap Ibu ibu dan cewek cewek disana
" Aku patah hati bang " ucap yang lainya .
Setelah sampai di dalam kontrakan Thalita berubah dingin kembali
" Sayang jangan diem aja dong " runtuk Bams
" Udah puas tebar pesonanya " ucap Thalita sewot
__ADS_1
" Aku nggak tebar pesona sayang ,tapi pesonaku sulit dilawan " ucap Bams mulai narsis
" Mulai deh kumat " ucap Thalita
" Sayang .... aku baru pulang kerja bukanya disambut senyuman tapi malah kamu jutekin gini " ungkap Bams
" Tha ... nanti aku tidur diatas ya ? " ucap Bams memelas
" Aku janji nggak ngapa ngapain ,badanku sakit semua tidur dibawah " ucap Bams memulai aktingnya
" Udah bagus aku suruh masuk ,malah ngelunjak " sewot Thalita
" Iya ..iya aku tidur dibawah " ucao Bams pada akhirnya
Menjelang malam keduanya sudah siap siap untuk tidur .Bams masih berpikir bagaimana caranya bisa tidur berdua lagi dengan Thalita karena Thalita belum tidur juga .Tiba tiba ada sebuah cicak merayab didekat Thalita seketika Thalita melompat dan jatuh diatas tubub Bams .Bams bersorak dalan hati
" Aduh Tha .... badan kamu berat " ucap Bams pura pura protes karena ditindih Thalita padahal ia senang sekali diposisi seintim ini
" Bams gue takut ,usir cicak itu " ucap Thalita segera berdiri dan menjahui tubuh Bams
" Ogah ... tempat tidur gue nggak ada cicaknya kok " ucap Bams
" Gue takut dan sekaligus geli liat cicak Bams " ucap Thalita .
" Terus masalahnya apa sama gue dan apa untungnya buat gue ngusir cicak itu " ucap Bams bernegosiasi
" Ok deal ya ,gue usir cicak itu tapi gue boleh tidur sama elo " ucap Bams penuh kemenangan
" Cicak thanks ya udah bantuin gue batin Bams " ia langsung membunuh cicak itu dan membuangnya keluar
" Ayo kita segera tidur " ucap Bams
" Ini ada pembatas kamu nggak boleh melanggar batas ,mengerti ucap Thalita galak
" Mengerti tuan putri " ucap Bams .tiba tiba terbesit ide jail nya
" Tha ... deket kamu ada cicak lagi " ucap Bams membohongi Thalita
" Mana ... "ucap Thalita tanpa ia sadari ia membuang guling penyekat mereka dan memeluk
Bams .
" Itu sebelah kamu " kata Bams lagi
__ADS_1
Thalita mengeratkan pelukanya
" Usir Bams cepetan " ucap Thalita
" Udah gue usir tenang aja " bohong Bams
" Tha ... gue tiba tiba pingin pulang " ucap Bams menakut nakuti Thalita
" Bams please jangan pulang gue takut sama cicak ,nanti kalau cicak datang lagi bagaimana " ucap Thalita
" Ya gimana gue pinginya pulang " kata Bams lagi
" Bams gimana sih ,kemarin gue usir kekeh pingin disini .giliran gue pingin elo disini elonya pingin pulang " runtuk Thalita
" Itukan kemarin ... sekarang gue pingin pulang karena disini elo cuekin terus " ucap Bams
" Gue janji Bams malam ini nggak akan cuekin elo ,tapi please jangan pulang " ucap Thalita memohon pada Bams
" Emang elo mau kasih apa kalau aku tetep stay disini " tantang Bams
" Apapun yang elo mau " ucap Thalita .Bams tersenyum penuh kemenangan
" Kalau gue pingin cium elo gimana " tanya Bams
" Kalau itu ya jangan Bams ,yang lainya aja misalnya gue pijitin elo atau gue masakin elo " Thalita berusaha bernegosiasi dengan Bams
" Ya udah ... gue pulang aja " ucap Bams pura pura merajuk
" Ya ...udah gue mau " ucap Thalita pada akirnya
" Mau apa ?" goda Bams
" Ya itu... " ucap Thalita
" Itu apa ?" goda Bams lagi
" Au ahh...lap " ucap Thalita merajuk
tanpa aba aba Bams langsung meraup bibir merah Thalita dan menyesapnya perlahan ciuman itu semakin lama semakin menuntut Thalita yang juga merasakan kangen dengan Bams membalas permainan Bams .Tangan Bams mulai nakal merayap kemana mana entah siapa yang memulai keduanya sudah siap tempur dan malam panas pun kembali terjadi untuk kedua kalinya .bedanya kali ini keduanya dalam keadaan sadar tanpa pengaruh obat sama sekali .mereka melanjutkan permainan hingga menjelang pagi.
" Pagi sayang " ucap Bams menyapa sang istri yang masih tertidur karena kelelahan
" Aku masih mengantuk Bams ,jangan minta lagi " ucap Thalita
__ADS_1
" Kalau kamu nggak bangun bangun aku buat kamu lelah kembali .cepetan bangun mandi terus sholat " ancam Bams .seketika Thalita langsung bangun dan menjalankan kewajibanya sebagai seorang muslim
"