Bams Dan Thalita

Bams Dan Thalita
Hari bahagia


__ADS_3

"Batha nggak boleh, ngomong begitu sama Papa!" nasehat Thalita


"Kata tante pirang itu, Papa punaya anaknya, Batha cuma injam" ucap bocah itu


Hati Bams bagai tercubit mendengar pengakuan anaknya, Celine rupanya sudah bertindak sejauh ini.


"Maafkan Papa sayang!, sudah menyakitimu secara tidak langsung" batin Bams


"Sayang, dengerin Papa!, mulai sekarang dan seterusnya Papa cuma punya Batha dan Mama dan juga adek Batha yang nanti lahir dari Mama"


"Celius? Papa nggak bohong?"


"Ya, enggak dong sayang.Bohongkan dosa" ucap Bams


Batita itu langsung memeluk sang Papa, Thalita sangat bahagia, akhirnya keluarga kecilnya bisa bersatu kembali.


"Tha, setalah pulang liburan kita menikah kembali ya, kata orang yang faham agama kita harus menikah kembali karena kita sudah tidak bersama selama dua tahun" ucap Bams


"Aku ngikut aja gimana baiknya, tapi pastikan dulu hubungan kamu dengan Celine sudah selesai aku tidak mau ada masalah di kemudian hari, aku akan sabar menunggumu" ucap Thalita

__ADS_1


"Terima kasih Tha, atas pengertianya" ucap Bams.


"Boleh nggak malam ini aku tidur disini bersama kalian?" tanya Bams


"No..no...no, sabar kita nikah ulang dulu batu bobok bareng" ucap Thalita


"Kan ada Batha diantara kita, aku janji nggak akan ngapa-ngapain kamu"


"Tak ada yang menjamin tidak terjadi apa-apa apabila ada dua manusia dewasa berlainan jenis dalam satu kamar" ucap Thalita


Bams hanya bisa garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


Keesokan harinya mereka kembali ke tanah air, Bams mengutarakan maksudnya pada keluarganya dan keluarga Thalita, untuk mengadakan nikah ulang dengan Thalita. Semua keluarga menyambut dengan bahagia kabar yang di sampaikan Bams.


"Makasih ya Kak, atas support kakak selama ini. Kakak selalu berada di garda terdepan dalam setiap aku menghadapi masalah, Thalita sayang sama Kakak"


"Kakak juga sayang banget sama Kamu, Papa, Mama kalian adalah orang-orang hebat yang ada dihidup Kakak, tanpa kalian mungkin Kakak sudah bunuh diri ketika ditinggal Mas Bima, aku sayang kalian semua" ucap Rania sambil menangis


"Sudah nggak usah menangis kaya gitu, harusnya kita semua bahagia karena ini adalah hari pernikahan Bams dan Thalita yamg kedua kalinya" ucap Mamanya Thalita.

__ADS_1


"Pengantin expired!" ledek Arya


"Biar Expired, tapi rasa pengantin baru" ucap Bams di sertai gelak tawa semua anggota keluarga.


"Setalah ini kamu harus tancap gas, Batha biar ada temen main kalau Papa, Mamanya main sendiri" goda Arya kembali.


"Kak Arya, sebel deh godain melulu" ucap Thalita malu-malu


"Rania lihat adek kamu, mukanya merah kaya abg habis ditembak pacarnya" ledek Arya lagi


Semua anggota keluarga kompak tertawa bareng, di saat moment-moment bahagia ini sedang berlangsung tiba-tiba Celine datang


"Mau apa lagia dia?" ucap Rania geram sendiri, ia tak mau acara sakral adeknya dirusak oleh Celine.


"Biarkan saja dia Kak, Mari kita lihat bersama, keseriusan Bams dengan pernikahan ini, jika sekali lagi dia menyakitiku, maka detik ini juga aku akan tinggalkan dia" ucap Thalita mantab


Bams menjadi jiper dengan ancaman Thalita, ia juga sama terlejutnya dengan yang lainya dengan kedatangan Celine.


Tanpa di duga Celine langsung bersimpuh di Kaki Thalita. Ia meminta maaf padanya karena sudah merusak rumah tangganya dalam keadaan Bams ingatanya belum pulih, dengan berbesar hati Thalita memaafkan Celine ia mengubur cerita masa lalunya yang menyakitkan dan bersiap menyongsong masa depan yang bahagia bersama keluarga kecilnya.

__ADS_1


END


Akhirnya kisah ini tamat juga makasih buat kalian yang terus dukung karya ini, lope-lope sekebon buat kalian


__ADS_2