
Hari ini Bams tidak kekantor seharian ia mengikuti Laras secara diam diam.Dan sepertinya nasib baik sedang berpihak padanya hari ini Laras datang ke kontrakan Thalita
" Mau apa Laras kekontrakan kecil begini " batin Bams yang terus mengikuti Laras ia sampai menyamar hanya untuk membuntuti Laras
" Tha... tha... ini gue Laras " ucap Laras didepan sebuah kontrakan sederhana
" Ceklek " pintu dibuka nampak Wajah Thalita yang sangat segar
" OMG itu Thalita kan kenapa tinggal ditempat seperti ini " batin Bams
" Ok ... yang penting gue udah tau dimana elo Tha ,sekarang gue harus pulang dulu .Tunggu aku Tha " Batin Bams
Hari ini Bams semangat sekali .Sampai dikantor ia segera menyelesaikan pekerjaanya agar bisa segera bertemu dengan pujaan hati .
" Tumben hari ini elo ceria amat " tanya Dani teman sekantor Bams
" Gue happy ,bini gue pulang " ucap Bams sumringah
" Dasar pengantin baru ,ditinggal seminggu udah mati gaya " timpal Dani
" Gua pulang dulu ya , bye " pamit Bams pada Dani
" Anjir loh ,gayanya kaya ABG labil lagi jatuh cinta " ejek Dani
" Selamat lembur teman " ucap Bams meninggalkan Dani .Sepanjang perjalanan menuju kontrakan Thalita ia sudah merangakai kata kata yang ingin ia sampaikan ketika bertemu Thalita .
" Ahh... akhirnya sampai juga dikontrakan Bini Gue " batin Bams
" Permisi Bu , Saya Bams suaminya Thalita .Thalitanya ada bu ?" tanya Bams Ramah pada pemilik kontrakan
" Oh... kirain mb Thalita itu single ternyata sudah bersuami tho ,mana bening begini suaminya " ucap Ibu kontrakan sambil memperhatikan Bams
" Ya sudah masuk saja ,tapi saya minta foto kopy surat nikah dulu ya " pinta Ibu kost.dengan segera ia memberi foto copy surat nikah ia sudah menyiapkan jauh jauh hari .Sebelum ia kesini dia sudah menyelidiki peraturan penghuni kontrakan Ibu Sumini.
" Tok..tok..tok.." Bams mengetuk pintu kontrakan Thalita
" Siapa ?" tanya Thalita namun Bams tidak menjawab karena takut Thalita tidak membukakan pintu untuknya .dan benar saja Thalita langsung membukakan pintu untuk Bams
" Elu... ngapain kesini " ucap Thalita lalu Thalita hendak menutup pintu namun ditahan oleh Bams
" Lepasin nggak !!!,gue mau tutup pintu " ucap Thalita masih marah
__ADS_1
" Tha dengerin penjelasan gue dulu Tha .. .please " ucap Bams sambil memohon
" Nggak ada yang perlu dijelasin lagi bagi gue semua sudah jelas ,pergi dari sini gue mau tidur " usir Thalita
" Gue nggak akan pergi sebelum elo maafin gue " ucap Bams lagi
" Terserah " ucap Thalita lalu menutup pintu .sementara Bams masih diam menunggu didepan pintu .dan saat itu kebetulan ibu yang punya kontrakan lewat
" Loh mas ganteng yang tadi kan kok nggak masuk ,perasaan tadi ibu liat Mbak Thalitanya ada .coba ibu panggilkan " ucap Ibu kontrakan.
" Mbak Thalita ... mbak buka pintunya " ucap Ibu pemilik kontrakan. Dengan terpaksa Thalita membukakan pintu
" Ceklek ..." pintu terbuka nampak Thalita dari dalam membukakan pintu
" Ada apa bu ?" tanya Thalita
" Mbak ini bagaimana sih suaminya dibiarkan tidur di luar mbokya di surih masuk gitu ,nanti kalau digondol janda gatel bagaimana " ucap Ibu pemilik kontrakan
" Biarin aja bu " ucap Thalita
" Nggak boleh begitu ,tadi aku liat dia digigitin nyamuk liat mukanya sampai bentol bentol gitu " ucap Ibu kontrakan .Thalita melihat Bams wajahnya bentol bentol dengan terpaksa ia menyuruh masuk .Hati Bams bersorak gembira
" Makasih Tha " ucap Bams .Namun Thalita hanya diam saja sesaat kemudian Thalita mengajak bicara Bams
" Ini udah malam Tha " ucap Bams memelas
" Bodo amat " ucap Thalita
" Gue tidur dibawah juga nggak apa apa ?" ucap Bams masih ngotot tidak mau pergi .ia ingin berbicara dengan Thalita dan menyelesaikan masalahnya .Thalita akhirnya menyerah percuma berdebat dengan lelaki itu dia tetap kekeh akhirnya ia memutuskan untuk tidur diatas sedangkan Bams tidur dilantai .Thalita melihat Bams yang kedinginan ia menjadi tidak tega ia memberikan selimut dan Bantal ke Bams perlahan lahan agar Bams tidak tau namun rupanya Bams belum tertidur saat hendak naik ke atas kasur tiba tiba Bams memeluknya
" Tha... maafin gue ,gue bodoh Tha nggak ngertiin perasaan loe " ucap Bams masih memeluk Thalita .sementara Thalita meronta ronta berusaha melepaskan pelukan Bams
" Lepasin gue ..." teriak Thalita
" Jangan teriak teriak Tha ini sudah malam " ucap Bams
" Makanya lepasin gue " ucap Thalita Lagi
" Gue akan lepasin setelah elu dengerin penjelasan dari gue ,gue kangen sama elu Tha " ucap Bams sambil mengeratkan pelukankanya
" Gue enggap Bams " ucap Thalita
__ADS_1
" Gue akan lepasin asal loe janji mau dengerin penjelasan gue " ucap Bams
" Iya ...buruan lepasin " ucap Thalita sambil monyong bibirnya
" Nggak usah monyong gitu ,jadi pingin nyosor bibir loe " ucap Bams
" Mulai deh mesumnya ,sana sosor si Najwa sampai puas .Bukankah kalian tinggal serumah selama gue pergi udah dipuas puasin sosor sosoranya atau malah mungkin tidur bareng " cecar Thalita dengan nada marah
" Astagfirullah Tha.... gue nggak kaya gitu " ucap Bams
" Nggak kaya gitu gimana ,gue dirumah aja, elo berani bilang sayang sama dia " ucap Thalita sambil berkaca kaca
" Tha ... waktu itu gue kira elo yang masuk kamar ,sumpah " ucap Bams sambil mengankat dua jari
" Hallah alasan ,gue pernah liat waktu itu habis kejadian pagi itu malam hari gue liat elo berduaan di mobil sama dia mau ngeles apalagi " ucap Thalita lagi dengan nada tinggi
"Waktu itu gue cari elo , dia maksa ikut .terus gue antar pulang lalu gue nyari elo sampai menjelang pagi dan pagi harinya gue pulang langsung didamprat kak Rania dia ngira aku tidur serumah dengan Najwa " Bams masih berusaha menjelaskan pada Thalita
" Ya ... elo memang pantas didamprat " kata Thalita
" Pukul gue Tha ... tampar gue Tha asal elo maafin gue " ucap Bams memelas
" Nggak sudi gue maafin laki laki yang masih terjebak pada masa lalunya lebih baik kita pisah Bams " ucap Thalita terisak .hati Bams teriris melihat Thalita menangis seperti ini.
" Tha ...pagi itu juga aku usir Najwa.aku juga udah block nomor dia " kata Bams
" Kamu pikir aku percaya sama kamu " ucap Thalita
" Ini hp aku kamu cek " ucap Bams sembari menyerahkan ponselnya .Sementara Thalita hanya diam saja .ia tidak ingin langsung percaya pada Bams
" Gue capek ...gue mau tidur awas jangan ambil kesempatan dalam kesempitan " ucap Rania
" Iya gue tidur dibawah aja nggak apa apa yang penting elo maafin gue " kata Bams
" Siapa bilang gue maafin elo ,kita liat saja nanti " ucap Thalita .lalu beranjak untuk tidur . Hingga beberapa saat ia tak dapat memejamkan matanya ia melihat ke bawah ternyata Bams sudah tertidur pulas
" Dasar kebo ,cepet banget tidurnya " guman Thalita .kemudian rasa kantukpun langsung menyerang dia akhirnya Thalita tertidur pulas .Sementara Bams ternyata pura pura tertidur kemudian pelan pelan beranjak naik ke ranjang Thalita dan tidur satu selimut dengan istrinya .Thalita tidak menyadari Bams sudah ada disampingnya ia mengeser tubuhnya dan memeluk Bams yang ia kira guling .Malam ini Thalita sangat nyaman sekali tidurnya berbeda dengan malam malam sebelumnya. menjelang pagi Bams terbangun lebih dahulu ia pura pura tidur dibawah dan mengigil kedinginan.
" Ahhh... semalam tidur gue nyenyak banget " guman Thalita lalu ia melihat kebawah Bams tengah meringkuk kedinginan
" Kasian banget dia semalaman tidur di bawah ,biarin ajalah.... salah sendiri nyakitin gue " ucap Thalita yang berajak bangun dan menyelimuti Bams .Dalam hati Bams tersenyum
__ADS_1
love you all...
like & comment ya men temen