
Beberapa hari setelahnya kondisi kesehatan Thalita sudah membaik.Hubungan Bams dan Thalita sudah tidak cangung lagi keduanya kembali harmonis
" Tha... nanti malam kita pulang kerumah ya ?." pinta Bams
" Bams ..sebenarnya aku masih betah dikontrakan ini ,tapi mau bagaimana lagi rumah kita sudah beberapa hari kita tinggalkan " ucap Thalita
" Tha ... nanti pulang kampus aku jemput ya ,kita pulang sama sama." ucap Bams
" Iya bawel " ucap Thalita sambil mencebik
Sepanjang perjalanan menuju ke kampus mereka lalui dengan penuh canda dan tawa .Keduanya sangat bahagia pertengkaran keduanya semakin membuat hubungan mereka menghangat .
" Ada yang Cerah nih... tapi bukan matahari " goda Laras
" Ada yang terang tapi bukan lampu" goda Lisa
" Kalian apaan sih " ucap Thalita malu malu
" Blush... langsung merah pipinya " Laras semakin gencar mengoda Thalita
" Tha... kamu kaya abg lagi jatuh cinta tau nggak sih " ucap Lisa
" Heran deh kalian dari tadi bawel banget padahal nggak gue ngapa ngapain " ucap Thalita mulai kesal karena digoda dua sahabatnya
" Jangan ngambek dong ,ntar nggak ada yang traktir kita di kafe " ucap Laras
" Dasar temen laknat ." ucap Thalita lagi. Sepanjang koridor menuju kelas kedua gadis itu masih sibuk mengoda Thalita , Meskipun sudah banyak yang tau Thalita sudah bersuami namun perhatian cowok cowok tetap kepada Thalita .
" Tha... makin cantik aja " goda seorang mahasiswa ketika berpapasan dengan mereka
" Kutunggu jandamu Tha..." ucap yang lainya
" Tha ... gue mau jadi selingkuhan elo " ucap yang lainya lagi
"Dasat cowok cowok gila ,ada yang masih lajang malah godain istri orang " ucap Lisa
" Kita kalah telak kalau jalan sama Thalita " ucap Laras lagi .
" Udah buruan ... ini jamnya Dosen killer itu aku nggak mau dihukum lagi " ucap Thalita
" Masih ada waktu lima belas menit Tha ,santai gitu loh " ucap Lisa
" Pokoknya gue nggak mau telat sedetikpun ,lebih baik gue nunggu di dalam kelas " ucap Thalita tak terbantahkan.Sampai di kelas ia tidak menyangka Ryan ternyata sudah tiba duluan .
" Pak ,bukannya jam bapak masih sepuluh menit lagi ?" tanya Thalita setengah tidak percaya Ryan sudah berada dikelasnya.
" Aku memang sengaja datang lebih awal supaya tau mahasiswa atau mahasiswi sini yang datangnya paling awal ,dan aku sebagai Dosen memberi contoh datang lebih awal agar mahasiswaku agar tidak mengulangi kebiasaan telat seperti kamu " alasan klise Ryan.Tak lama kemudian kelas dimulai Ryan mulai memaparkan materi yang dia ampu .Setiap saat matanya selalu tertuju pada Thalita .
" Anjir tuh Dosen udah ditolak masih aja ngarepin elo " bisik Laras .Namun rupanya Ryan memperhatikan gerak gerik Laras .
" Kamu kedepan coba kamu presentasikan apa yang barusan saya sampaikan " ucap Ryan
__ADS_1
" Mampus gue ,apa yang mau gue omongin .Gue kagak ngerti sama sekali " batin Laras .Dengan langkah lunglai ia maju kedepan .Ia sudah pasrah bila hukuman akan menantinya .Sampai didepan kelas Laras hanya diam saja karena dia tidak tau harus ngomong apa
" Makanya jangan sok pintar , kalau Dosen lagi menjelaskan itu diperhatikan bukan malah sibuk bergosip.Ingat ini bukan pasar tapi ini kampus tempat orang menuntut ilmu , Setelah ini kamu salin materi yang saya sampaikan hari ini sebelum kamu pulang serahkan keruangan saya " ketus Ryan
" Kuliah saya akiri sampai disini " ucap Ryan meninggalkan kelas
Setelah pulang kampus sesuai janjinya Bams menjemput Thalita .Mereka tidak langsung pulang ,menikmati malam dengan makan malam di sebuah resto
" Tha ... kamu suka nggak tempatnya " tanya Bams
" Suka banget ,kamu pinter banget milih tempat " ujar Thalita dengan mata berbinar
" Ada yang lebih indah dan menarik dari tempat ini " ucap Bams mengantung
" Dimana ?" tanya Thalita
" Disini juga " kata Bams
" Maksudnya ?" tanya Thalita
" Kamu yang bikin semua jadi indah dan menarik " ucap Bams sambil mengecup tangan Thalita .
" Ih...kamu sekarang jago gombal deh " ucap Thalita tersipu
" Serius ... kamu itu seperti cahaya ,bila tak ada kamu semua jadi gelap " ucap Bams
" Udah deh gombalnya ,kita makan aja ,nggak kenyang aku kalau cuma makan gombalan kamu " ucap Thalita
Mereka benar benar menikmati makan malamnya .Hingga akirnya keduanya memutuskan untuk pulang .
" Aku juga seneng banget Bams ,aku nggak pernah nyangka punya suami kaya kamu " ucap Thalita
" Tapi senengkan " goda Bams
" Punya suami kamu itu Rasanya nano nano , ada bahagianya ada jengkelnya ada cueknya ada romantisnya " kata Thalita
" Tha... setelah ini aku harap tidak akan ada pertengkaran lagi yah , aku capek kalau harus ribut sama kamu " ucap Bams
" Kamu pikir aku seneng ribut sama kamu, makanya kamu jangan bikin gara gara " sewot Thalita
" Asalkan kamu jangan deket deket dengan laki laki lain aja ,aku rasa tidak ada masalah diantara kita " ucap Bams
" Maksud kamu ,aku nggak boleh deket deket laki laki lain sementara kamu bebas tepe tepe sama cewek gitu " ucap Thalita sambil memajukan bibirnya
" Chiitttt..." mendadak mobil Bams menepi dipinggir jalan
" Apaan sih Bams kok tiba tiba berhenti dipinggir jalan " ucap Thalita
Tanpa aba aba Bams meraih tengkuk Thalita dan membenamkan bibirnya di bibir Thallita .Mendapat serangan mendadak dari Bams ia hanya bisa pasrah .Ciuman mereka makin lama makin memanas
" Tok..tok..tok " pintu mobil diketuk dari luar
__ADS_1
" Permisi " terdengar suara dari arah pintu mobil
" Bams kamu keluar ,itu sepertinya polisi " kata Thalita panik.Bams segera keluar karena panik ia lupa merapikan penampilanya
" Permisi bapak ,selamat malam " ucap polisi
" Selamat malam pak " ucap Bams
" Bapak melanggar aturan lalu lintas berhenti di sembarang tempat menggangu mobilitas pengendara lain " kata polisi tadi .kemudian polis melihat penampilan Bams yang acak acakan dan memeriksa mobil ada seorang wanita
" Oh anda rupanya pasangan mesum ,kalau begitu anda berdua ikut kami ke kantor polisi " ucap Polisi tadi
" Kami bukan pasangan mesum pak, ini istri saya " ucap bams membela diri
" Anda bisa jelaskan dikantor , mari ikut saya sekarang juga " kata polisi tadi .Kemudian mengelandang Bams dan Thalita ke kantor polisi.
Sesampainya dikantor polisi keduanya langsung diintrogasi
" Kami bukan pasangan mesum pak ,kami suami Istri " Ucapa Bams ketika diintrogasi polisi
" Mana buktinya kalau kalian suami istri " ucap polisi
" Maksud bapak surat nikah ?" tanya Thalita
" Iya mana tunjukan pada kami kalau kalian pasangan suami istri kata Polisi lagi
" Ya mana mungkin kami bawa kemana mana buku nikah pak ,kerajinan banget " ucap Thalita
" Kalau gitu foto nikah ?" tanya polisi
" Tha ... di hpmu ada foto nikah kota nggak " tanya Bams
" Mana sempat aku moto ,waktu kita nikah " ucap Thalita
" Kalian nggak ada bukti sama sekali kan " tanya polisi
" Tapi kami tidak bohong ,besuk saya bawa surat nikah kesini pak ,sekarang tolong bebaskan kami " ucap Bams bernegosiasi
" Mana bisa begitu,itu menyalahi aturan .Sekarang kalian hubungi orang tua kalian suruh kesini kalau kalian pingin keluar dari tempat ini " ucap Polisi
" Bams jangan bilang sama mama dan papa aku malu Bams ,sebaiknya kamu hubungi kak Bima aja " ucap Thalita
" Baik pak kami akan menghubungi keluarga kami " ucap Bams kemudian ia menghubungi Bima
" Hallo kak , tolongin gue sama Thalita saat ini kami dikantor polisi ,kakak kesini bawa buku nikah aku sama Thalita .Bukunya masih dirumah kak Bima dikamarku dulu aku taruh di laci " ucap Bams
" Kok bisa dikantor polisi ,gimana ceritanya " tanya Bima
" Nanti aku jelasin sekarang kakak kesini " titah Bams
To be continue ...
__ADS_1
jangan lupa like ,coment dan fav ya men temen
love you all