Bams Dan Thalita

Bams Dan Thalita
Perang dingin


__ADS_3

Malam hari Bams tetap pulang kerumahnya. Semarah apapun dia rumah adalah tempat ia kembali pulang .Dilihatnya Thalita hanya diam saja perempuan itu masih menyiapkan makam malam untuk Bams meskipun Thalita tidak menemani makan malam.Bams hanya mendiamkan saja hatinya masih sakit ia mengira Thalita menerima cinta Ryan dan menghabiskan malam bersamanya .


" Dasar manusia egois sudah tau salah bukanya minta maaf malah mendiamkan aku .Oke kalau kamu masih seperti ini baik aku ladeni sikab kamu Bams " batin Thalita.


" Ini perempuan bukanya minta maaf malah mendiamkan suaminya .Baik Thalita kita lihat saja sampai kapan kamu mendiamkan aku " batin Bams


Selama tiga hari keduanya tidak bertegur sapa.Thalita masih sakit hati atas tuduhan Bams sementara Bams masih mengira Thalita selingkuh .


" Rasanya sungguh tidak nyaman berada dalam satu rumah tapi kami saling diam .Thalita kenapa kamu gengsi sekali tidak mau minta maaf ,kalau kamu minta maaf aku akan memaafkanmu " batin Bams


" Thalita .... kita hafus bicara " tiba tiba Bams untuk pertama kalinya mengajak Thalita berbicara setelah tiga hari saling diam. Namun Thalita hanya diam hatinya masih sakit atas tuduhan Bams


" Tha... kamu denger nggak sih " ucap Bams mulai geram


" Mau apa lagi kamu , belum puas nuduh aku ?" ucap Thalita lantang


" Thaa... apa tidak sedikitpun terbesit dalam hatimu untuk meminta maaf padaku atas semua sikabmu ? " ucap Bams


" Maaf... untuk apa aku minta maaf ,aku tidak mempunyai salah sama kamu ." ucap Thalita


" Tha... kita berbaikan kamu cukup minta maaf padaku aku akan melupakan penghiatan kamu " ucap Bams lagi


" Maksud kamu apa ?"


" Kamu masih menuduhku selingkuh , keterlaluan kamu Bams .Nyesel aku menikah dengan manusia labil kaya kamu " ucap Thalita mengebu lalu meninggalkan Bams begitu saja.


" Kok malah galakan dia harusnya aku yang marah ,dia yang selingkuh malah dia yang marah .Aneh " guman Bams


Sesampainya dikampus Thalita tampak termenung .Tiba tiba Ryan datang membuat moodnya tambah buruk .


" Kenapa sepertinya kamu lagi ada masalah ?" tanya Ryan


" Maaf pak ,untuk urusan pribadi Bapak tidak berhak tau .Gara gara Bapak hidup saya jadi kacau " ucap Thalita


" Kok kamu yang marah sama saya ,harusnya saya yang marah sama kamu karena cintaku kamu tolak " ucap Ryan


" Misi pak saya mau kekelas dulu , kuliah sudah mau dimulai " ucap Thalita sengaja menghindari Ryan

__ADS_1


" Maunya apa sih laki laki ini .Udah gue tolak masih aja deketin gue .Gara gara dia laki gue nuduh gue selingkuh " batin Thalita


Sepulang kampus Thalita tidak ngafe seperti biasanya namun ia langsung ke kontrakan Laras


" Ras .... malam ini gue nginep disini ya ?" pinta Thalita memelas


" Tha ... bukanya gue nggak ngebolehin elo tidur dimari .Masalahnya elo kan punya suami .Masalah itu dihadapi bukan dihindari " Saran Laras


" Gue udah coba bersabar mengahadapi dia Ras , tapi bukanya meminta maaf tapi malah tetep menuduhku selingkuh " ucap Thalita


" Kalian udah berbicara berdua semacam talk pillow gitu " tanya Laras


" Gimana mau talk pillow ,dia aja tidur disofa tiap malem " ujar Thalita


" Ya.... kamu susul gitu dong " kata Laras enteng


" Ogah banget dia yang salah nuduh nuduh gue nggak jelas ,masa gue yang harus minta maaf." sewot Thalita


" Ras ... please malam ini aja ya ,besuk gue janji pulang " ucap Thalita .Laras pada akirnya hanya bisa pasrah dengan keiginan Thalita


Sementara Bams selepas pulang kantor langsung ngafe dengan Arman dan temen temen sekantor yang lainya .


" Jadi bener cewek yang firal ditembak kemarin itu istri loe ,anjir cantik banget " ucap Arman


" Diem low semua ,pusing gue " ucap Bams


" Tapi bini elo keren ,tegas nolak ditembak Dosenya " ucap Arman .Seketika Bams terbelalak kaget


" Maksud loe bini gue nolak gitu ?" tanya Bams


" Jelas lah ,emang elo nggak liat .Video kemarin " ucap Rico


" Gue udah salah sangka sama bini gue ,pantas aja waktu gue bilang dia selingkuh gue langsung digaplok " ucap Bams .mengingat semua perkataannya terhadap Thalita


" Kalau gue jadi Bini elo ,udah gue tingalin laki macem loe .Asal tuduh aja tanpa tau kebenaranya " ucap Arman


" Gue cabut dulu " ucap Bams langsung ngeloyor pergi

__ADS_1


" Woi ... jangan peegi dulu ini siapa yang bayarin kita " ucap Rico .Namun tidak digubris Bams baginya saat ini adalah bertemu Thalita .Sesampainya dirumah ia tidak menemukan Thalita kemudian dia langsung menghubungi Rania kakaknya,namun ternyata Thalita tidak disana .Bams melanjutkan perjalanan kekontrakan yang dulu pernah ditempati Thalita namun hasilnya sama Thalita sudah tidak pernah kesana.Tujuan terakir yaitu kerumah mertuanya .


" Bams kapan pulang ?" tanya Rahmawati mertua Bams


" Tiga hari yang lalu ma " jawab Bams singkat


" Tiga hari yang lalu kan Thalita nginep disini ,masa kamu sudah pulang ?" tanya Rahmawati heran


" Iya ma ,emang sengaja nggak ngabarin karena udah malam .palingan Thalita juga sudah tidur " Ucap Bams memberi alasan yang masuk akal pada mertuanya .


" Ya udah ... duduk dulu mama buatin minum " ucap Rahmawati


" Saya nggak lama kok ma ,tadi cuma mampir sebentar aja .Ingin tau kondisi mama aja ,ternyata mama sehat sehat aja ,ya udah Ma Bams pulang dulu " pamit Bams


" Ya sudah.... hati hati " sahut Rahmawati


" Gue bener bener udah jahat banget nuduh Thalita yang enggak enggak ,ternyata kemarin dia nginep dirumah mama " batin Bams


" Tha... elu dimana ,maafim gue yang bego ini " guman Bams sembari memajukan mobilnya .Sepanjang perjalanan ia berharap bertemu dengan Thalita .Ia sama sekali tidak kepikiran kalau Thalita nginep dirumah Laras .Pagi hari Thalita pulang kerumahnya dengan muka masam


" Bams ... kita harus bicara " ucap Thalita tiba tiba .Namun Bams langsung memeluk erat tubuh Thalita


" Tha... gue kangen " kata pertama yang dilontarkan Bams bukanya dia minta maaf terlebih dahulu.Thalita semakim dibuat jengkel .Kemudian ia mendorong tubuh Bams


" Lepasin ... gue mau bicara ,Bams hubungan kita ini sudah tidak sehat lagi sebaiknya kita akiri saja dari pada kita sama sama terluka .Mumpung belum ada anak diantara kita " ucap Thalita


" Jederrr...." bagai disambar petir ketika Bams mendengar apa yang baru saja Thalita katakan


" Tha... jangan gini Tha.....maafin gue " ucap Bams sambil bergetar


" Maaf katamu ,kemana aja kamu selama tiga hari ini Bams ,kenapa maaf terucap setelah aku sudah lelah dengan semuanya " ucap Thalita sambil menangis


" Bukan...bukan begitu Tha ... gue bego , ampuni gue Tha ... please jangan tingalin gue " ucap Bams sambil bersimpuh dikaki Thalita


" Bangun Bams ,nggak seharusnya elo kayak gini.Landasan pernikahan kita sangat rapuh Bams .tidak adanya saling kepercayaan diantara kita membuat hubungan kita rapuh " ucap Thalita sambil berderai air mata


" Gue nggak akan berdiri sebelum elo maafin gue " ucap Bams

__ADS_1


" Gue udah maafin elo , tapi kita rasanya perlu break sebentar agar kita bisa berpikir jernih mau dibawa kemana pernikahan kita ini " ucap Bams


" Tha... gue nggak bisa Tha ,maafin gue Tha " ucap Bams yang masih saja bersujud dikaki Thalita


__ADS_2